Sabtu, 12 Sep 2026 07:32 WIB

Kos-kosan di Surabaya Wajib Diawasi, Wali Kota Eri: Harus Ada Ibu atau Bapak Kos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 24 Sep 2025 12:53 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap rumah indekos di kawasan permukiman warga untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri: Pemilik Kos Surabaya Jangan Cuma Cari Untung, Jaga Keamanan Lingkungan!

Dalam pengarahan kepada kepala perangkat daerah, camat, dan lurah di Graha Sawunggaling, Rabu (24/9/2025), Eri menyoroti aspek perizinan dan pola pengawasan kos-kosan.

 

“Kalau kos berada di pemukiman, maka harus ada ibu atau bapak kos yang tinggal di lokasi untuk mengawasi. Kalau tidak ada, potensi tindak pencabulan atau gangguan keamanan akan tinggi,” tegas Eri.

 

Eri meminta agar setiap pembangunan kos di kawasan kampung mendapat persetujuan minimal sepertiga hingga dua pertiga warga setempat. Menurutnya, hal itu penting agar aktivitas penghuni kos tidak mengganggu lingkungan sekitar.

 

“Kalau kos dibangun di pinggir jalan raya utama, tidak perlu izin warga. Tapi kalau di dalam kampung, tanpa izin, jelas mengganggu keamanan dan kenyamanan,” ujarnya.

 

Eri mencontohkan kasus rumah di ujung gang yang dijadikan kos tanpa persetujuan warga. “Itu jelas bisa bikin kampung tidak aman, lalu siapa yang mengontrol?” katanya.

 

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

Selain pengawasan, Eri juga menyinggung soal perizinan dan retribusi kos-kosan. Ia meminta Dispendukcapil dan DPMPTSP berkoordinasi dengan Komisi A DPRD Surabaya untuk membahas regulasi terkait.

 

“Selama ini kos tidak ada retribusinya. Nanti tolong koordinasi dengan Komisi A,” ujarnya.

 

Eri juga mengingatkan kos campur antara laki-laki dan perempuan di dalam kampung dapat berdampak buruk bagi anak-anak. Karena itu, aturan harus sejalan dengan semangat Kampung Pancasila.

 

Baca Juga: Rp1 Triliun Disiapkan untuk Penanganan Genangan Surabaya, Sasar 200 Titik Lokasi

“Nilai-nilai Pancasila harus ditanamkan dalam kehidupan kampung. Kalau itu kuat, keamanan dan ketertiban bisa lebih terjaga,” tambahnya.

 

Menurut Eri, pengawasan kos-kosan juga penting untuk mendukung program pemetaan warga miskin dan pra-miskin. Dengan data akurat, Pemkot menargetkan program beasiswa hingga lulus sarjana dapat terealisasi pada 2026.

 

“Karena saya ingin di tahun 2026, satu pun warga miskin bisa sekolah sampai sarjana. Kalau datanya jelas, intervensi bisa tepat sasaran,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bukan Cuma Jual Beli, Pasar Buah Tanjung Sari 77 Surabaya Rutin Santuni Yatim dan Dhuafa

Pemilik Pasar Buah Tanjung Sari 77, Haji Ali, menyampaikan bahwa aksi berbagi ini didasari semangat untuk membawa kemanfaatan bagi lingkungan sekitar.

Akhir Pelarian Pengedar Pil Koplo di Surabaya Setelah Diteriaki Copet

Dari tangan tersangka, polisi menyita 3 ribu butir pil koplo, satu unit iPhone 15, dan sepeda motor Honda Scoopy bernopol L 30XX CAE.

Klasemen Liga Inggris: Arsenal Sapu Bersih 3 Laga Awal, MU Tertahan di Posisi 11

Nasib apes justru menghampiri Manchester United (MU) saat bertandang ke markas Everton di Hill Dickinson Stadium. Setan merah ditahan imbang 2-2.

Peduli Pendidikan di Ring Satu Kawasan, SIER Tebus Ijazah dan Bantu Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu

Selain itu, SIER juga memberikan bantuan biaya operasional sekolah kepada seorang siswa dari keluarga kurang mampu yang mengalami kesulitan biaya pendidikan.

Kasihan! Usai Cari Rumput, Lansia di Sidoarjo Ditemukan Tewas dalam Kereta Kelinci

Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong untuk menjalani pemeriksaan medis. Polisi juga tengah menyelidiki penyebab kematiannya.

Serapan Anggaran APBD Minim, Ketua DPRD Surabaya Desak Legislator Turun Lapangan Lakukan Sidak

Pasalnya, hingga evaluasi dilakukan, realisasi anggaran tersebut dicatat baru menyentuh angka sekitar Rp11 miliar atau berkisar 11 hingga 13 persen.