Rabu, 22 Jul 2026 22:54 WIB

Kos-kosan di Surabaya Wajib Diawasi, Wali Kota Eri: Harus Ada Ibu atau Bapak Kos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 24 Sep 2025 12:53 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap rumah indekos di kawasan permukiman warga untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan.

 

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Dalam pengarahan kepada kepala perangkat daerah, camat, dan lurah di Graha Sawunggaling, Rabu (24/9/2025), Eri menyoroti aspek perizinan dan pola pengawasan kos-kosan.

 

“Kalau kos berada di pemukiman, maka harus ada ibu atau bapak kos yang tinggal di lokasi untuk mengawasi. Kalau tidak ada, potensi tindak pencabulan atau gangguan keamanan akan tinggi,” tegas Eri.

 

Eri meminta agar setiap pembangunan kos di kawasan kampung mendapat persetujuan minimal sepertiga hingga dua pertiga warga setempat. Menurutnya, hal itu penting agar aktivitas penghuni kos tidak mengganggu lingkungan sekitar.

 

“Kalau kos dibangun di pinggir jalan raya utama, tidak perlu izin warga. Tapi kalau di dalam kampung, tanpa izin, jelas mengganggu keamanan dan kenyamanan,” ujarnya.

 

Eri mencontohkan kasus rumah di ujung gang yang dijadikan kos tanpa persetujuan warga. “Itu jelas bisa bikin kampung tidak aman, lalu siapa yang mengontrol?” katanya.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

Selain pengawasan, Eri juga menyinggung soal perizinan dan retribusi kos-kosan. Ia meminta Dispendukcapil dan DPMPTSP berkoordinasi dengan Komisi A DPRD Surabaya untuk membahas regulasi terkait.

 

“Selama ini kos tidak ada retribusinya. Nanti tolong koordinasi dengan Komisi A,” ujarnya.

 

Eri juga mengingatkan kos campur antara laki-laki dan perempuan di dalam kampung dapat berdampak buruk bagi anak-anak. Karena itu, aturan harus sejalan dengan semangat Kampung Pancasila.

 

Baca Juga: KBS Bakal Masuk Penataan Besar, Wali Kota Eri Siapkan Satwa Rahasia dari Jepang

“Nilai-nilai Pancasila harus ditanamkan dalam kehidupan kampung. Kalau itu kuat, keamanan dan ketertiban bisa lebih terjaga,” tambahnya.

 

Menurut Eri, pengawasan kos-kosan juga penting untuk mendukung program pemetaan warga miskin dan pra-miskin. Dengan data akurat, Pemkot menargetkan program beasiswa hingga lulus sarjana dapat terealisasi pada 2026.

 

“Karena saya ingin di tahun 2026, satu pun warga miskin bisa sekolah sampai sarjana. Kalau datanya jelas, intervensi bisa tepat sasaran,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.