Senin, 02 Feb 2026 10:53 WIB

PII Jatim Soroti Proyek SWL, Desak Pemkot dan Pemprov Batalkan

selalu.id – Proyek Surabaya Water Front Land (SWL) menuai kritik dan penolakan terkait potensi kerusakan lingkungan serta dampak sosial ekonomi masyarakat pesisir. Meski Komisi IV DPR RI telah menyetujui penolakan warga, pemerintah kota Surabaya dan pemerintah provinsi Jawa Timur belum menyatakan sikap tegas untuk membatalkan proyek ini.

 

Baca Juga: Gelombang Penolakan SWL Membesar, Pemkot dan Pemprov Belum Ambil Sikap

Ali Yusa, mahasiswa doktoral Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya sekaligus pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Timur, menilai pembangunan SWL bertentangan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 14 tentang konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya kelautan.

 

“Tentunya proyek ini juga dinilai akan berdampak negatif pada sistem sosial masyarakat pesisir, terutama nelayan dan keluarga mereka yang memiliki hubungan erat dengan laut,” ujarnya saat dikonfirmasi selalu.id, Sabtu (20/9/2025).

 

Menurut Yusa, pembangunan SWL berpotensi mengusir masyarakat pesisir dari ruang hidupnya, merusak jaringan sosial, dan menghancurkan mata pencaharian tradisional yang telah turun-temurun.

 

Baca Juga: Penolakan Meluas, Proyek SWL Surabaya Disebut Rugikan Ekonomi Total

Sikap pemerintah kota Surabaya dan pemerintah provinsi Jawa Timur yang belum tegas menimbulkan pertanyaan. Yusa menyebut pemerintah daerah seharusnya menjadi pelindung utama bagi warga dan lingkungan.

 

“Pemerintah daerah seharusnya menjadi garda terdepan untuk memastikan aspirasi masyarakat didengar dan diwujudkan, bukan malah berdiam diri,” tegasnya.

 

Baca Juga: Demo Nelayan Surabaya Tolak Reklamasi Berujung Ricuh

Ia menambahkan, pembangunan tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan masyarakat dan lingkungan. Menurutnya, pembangunan berkelanjutan harus menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

 

“Proyek Surabaya Water Front Land, dengan segala dampak negatifnya, dinilai tidak memenuhi kriteria ini dan oleh karena itu, harus dibatalkan,” pungkas Yusa.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.