Minggu, 01 Feb 2026 22:28 WIB

Analisis Kecelakaan Bus di Surabaya: Tak Ada Jejak Pengereman

selalu.id – Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jatim bersama tim TAA Mabes Polri dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan bus di Surabaya. Pemeriksaan dilakukan sepanjang 60 meter dari titik tabrak pertama.

 

Baca Juga: Polres Probolinggo Tetapkan Sopir Bus Tersangka Kecelakaan Bromo

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menyampaikan bahwa tidak ditemukan jejak pengereman di lokasi. Selain itu, terdapat bekas benturan panjang pada dinding kanan jalan. Dugaan sementara, bus melaju dengan kecepatan antara 64 hingga 80 kilometer per jam.

 

“Ditemukan fakta bahwa tidak ditemukan jejak pengereman. Kemudian ada benturan cukup panjang pada dinding kanan jalan dari arah atas ke bawah,” ujar Iwan, Selasa (16/9/2025).

 

Kerusakan parah terjadi pada sisi kanan bus, mulai dari bagian depan hingga belakang. Keterangan saksi menyebutkan, korban meninggal berada di sisi kanan bus mulai dari baris keempat ke belakang.

Baca Juga: Kecelakaan Bus Pariwisata di Batu: Polda Jatim Periksa Pemilik PO Sakhindra Trans

 

“Korban meninggal sudah teridentifikasi dan segera dibawa ke pihak keluarganya di Jember. Sedangkan korban luka sehari setelahnya dipindahkan ke RS Bina Sehat Jember karena mereka merupakan keluarga besar tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut,” jelasnya.

 

Baca Juga: Sopir Bus Maut di Kota Batu Resmi Jadi Tersangka, Ancaman 12 Tahun Penjara

Meski begitu, hasil pemeriksaan kelayakan bus menunjukkan seluruh administrasi kendaraan dan pengemudi lengkap. Hasil tes narkoba juga negatif, memastikan pengemudi dalam kondisi sadar saat kejadian.

 

“Hasil pengecekan kondisi kelayakan bus lengkap. Administrasi kendaraan dan pengemudi sesuai ketentuan, termasuk STNK, SIM, serta KIR dalam kondisi aktif,” pungkas Iwan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.