Kamis, 04 Jun 2026 04:46 WIB

Analisis Kecelakaan Bus di Surabaya: Tak Ada Jejak Pengereman

selalu.id – Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jatim bersama tim TAA Mabes Polri dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan bus di Surabaya. Pemeriksaan dilakukan sepanjang 60 meter dari titik tabrak pertama.

 

Baca Juga: Polres Probolinggo Tetapkan Sopir Bus Tersangka Kecelakaan Bromo

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menyampaikan bahwa tidak ditemukan jejak pengereman di lokasi. Selain itu, terdapat bekas benturan panjang pada dinding kanan jalan. Dugaan sementara, bus melaju dengan kecepatan antara 64 hingga 80 kilometer per jam.

 

“Ditemukan fakta bahwa tidak ditemukan jejak pengereman. Kemudian ada benturan cukup panjang pada dinding kanan jalan dari arah atas ke bawah,” ujar Iwan, Selasa (16/9/2025).

 

Kerusakan parah terjadi pada sisi kanan bus, mulai dari bagian depan hingga belakang. Keterangan saksi menyebutkan, korban meninggal berada di sisi kanan bus mulai dari baris keempat ke belakang.

Baca Juga: Kecelakaan Bus Pariwisata di Batu: Polda Jatim Periksa Pemilik PO Sakhindra Trans

 

“Korban meninggal sudah teridentifikasi dan segera dibawa ke pihak keluarganya di Jember. Sedangkan korban luka sehari setelahnya dipindahkan ke RS Bina Sehat Jember karena mereka merupakan keluarga besar tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut,” jelasnya.

 

Baca Juga: Sopir Bus Maut di Kota Batu Resmi Jadi Tersangka, Ancaman 12 Tahun Penjara

Meski begitu, hasil pemeriksaan kelayakan bus menunjukkan seluruh administrasi kendaraan dan pengemudi lengkap. Hasil tes narkoba juga negatif, memastikan pengemudi dalam kondisi sadar saat kejadian.

 

“Hasil pengecekan kondisi kelayakan bus lengkap. Administrasi kendaraan dan pengemudi sesuai ketentuan, termasuk STNK, SIM, serta KIR dalam kondisi aktif,” pungkas Iwan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.