Selasa, 21 Jul 2026 09:13 WIB

Analisis Kecelakaan Bus di Surabaya: Tak Ada Jejak Pengereman

selalu.id – Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jatim bersama tim TAA Mabes Polri dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan bus di Surabaya. Pemeriksaan dilakukan sepanjang 60 meter dari titik tabrak pertama.

 

Baca Juga: Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu vs Truk Fuso di Nganjuk, 27 Orang Terluka

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menyampaikan bahwa tidak ditemukan jejak pengereman di lokasi. Selain itu, terdapat bekas benturan panjang pada dinding kanan jalan. Dugaan sementara, bus melaju dengan kecepatan antara 64 hingga 80 kilometer per jam.

 

“Ditemukan fakta bahwa tidak ditemukan jejak pengereman. Kemudian ada benturan cukup panjang pada dinding kanan jalan dari arah atas ke bawah,” ujar Iwan, Selasa (16/9/2025).

 

Kerusakan parah terjadi pada sisi kanan bus, mulai dari bagian depan hingga belakang. Keterangan saksi menyebutkan, korban meninggal berada di sisi kanan bus mulai dari baris keempat ke belakang.

Baca Juga: Polres Probolinggo Tetapkan Sopir Bus Tersangka Kecelakaan Bromo

 

“Korban meninggal sudah teridentifikasi dan segera dibawa ke pihak keluarganya di Jember. Sedangkan korban luka sehari setelahnya dipindahkan ke RS Bina Sehat Jember karena mereka merupakan keluarga besar tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut,” jelasnya.

 

Baca Juga: Kecelakaan Bus Pariwisata di Batu: Polda Jatim Periksa Pemilik PO Sakhindra Trans

Meski begitu, hasil pemeriksaan kelayakan bus menunjukkan seluruh administrasi kendaraan dan pengemudi lengkap. Hasil tes narkoba juga negatif, memastikan pengemudi dalam kondisi sadar saat kejadian.

 

“Hasil pengecekan kondisi kelayakan bus lengkap. Administrasi kendaraan dan pengemudi sesuai ketentuan, termasuk STNK, SIM, serta KIR dalam kondisi aktif,” pungkas Iwan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.