Selasa, 20 Okt 2026 01:04 WIB

Merasa Dirugikan Proses Lelang, Warga Kutisari Surabaya Laporkan Kasusnya hingga ke Presiden

  • Penulis : Redaksi
  • | Selasa, 09 Sep 2025 22:06 WIB

Selalu.id - Upaya hukum dilakukan oleh Oei Benny Wiyogo, warga Kutisari, Kota Surabaya, demi mempertahankan rumah miliknya agar tidak dilelang oleh pihak bank. Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) terhadap Bank Benta kini telah memasuki tahap mediasi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Rumah milik Benny yang terletak di Perum Royal Park Dua, Blok D10, Tenggilis Mejoyo, dengan luas 135 meter persegi, menjadi objek sengketa setelah masuk dalam proses lelang oleh pihak bank. Pada Selasa (9/9/2025), proses mediasi kembali digelar secara tertutup di PN Surabaya.

Baca Juga: PN Surabaya Kabulkan Gugatan Pembeli Apartemen Trans Icon di Surabaya

Dalam mediasi tersebut, pihak prinsipal penggugat dan tergugat dari Bank Benta hadir. Namun, perwakilan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) selaku pihak yang mengurus proses lelang, tidak hadir.

Kuasa hukum penggugat, Tonny Agung, menegaskan bahwa fokus utama dalam mediasi kali ini adalah permintaan penundaan lelang. Namun, ia menyayangkan tidak adanya transparansi dari pihak tergugat saat diminta menjelaskan sejumlah hal penting, seperti Rincian jumlah angsuran yang telah dibayar oleh kliennya, nilai pinjaman yang disebut telah melebihi plafon, hingga tambahan jaminan berupa mobil yang juga dijual.

“Kami tidak mendapat jawaban yang jelas soal jumlah angsuran yang sudah dibayar, bahkan ketika kami pertanyakan mengenai jaminan tambahan, tak ada kejelasan. Ini yang kami anggap merugikan,” ungkap Tonny. Lebih lanjut, ketidakhadiran pihak KPKNL juga menjadi perhatian penting. 

Menurut Tonny, pihaknya masih belum mendapat konfirmasi siapa pemenang lelang, serta belum menerima risalah lelang secara resmi. Padahal, penggugat menyatakan siap menebus rumah tersebut sesuai dengan nilai lelang yang sah.

Sementara itu, Oei Benny Wiyogo selaku penggugat merasa diperlakukan tidak adil dalam proses ini. Ia bahkan mengaku siap melaporkan kasus ini hingga ke Presiden, demi memperjuangkan keadilan bagi rakyat kecil.

“Saya hanya ingin keadilan. Rumah ini bukan cuma aset, tapi tempat tinggal kami sekeluarga. Proses lelang yang sepihak seperti ini sangat merugikan,” ujar Benny.

Dari pihak tergugat, perwakilan Bank Benta yang hadir, termasuk Prinsipal dan perwakilan dari tergugat dalam hal ini Bank Benta, Dody Junaedi, tidak bersedia memberikan pernyataan resmi usai mediasi.

Karena belum tercapai titik temu dan ketidakhadiran KPKNL, mediator dari PN Surabaya memutuskan bahwa mediasi akan dilanjutkan pada pekan depan, dengan harapan seluruh pihak yang berkepentingan dapat hadir.

Baca Juga: Cabuli Anak di Bawah Umur, Eks Pengurus Perbankin Surabaya Cuma Divonis Dua Tahun

 

 

 

 

 

Baca Juga: Gagal Dapat Motor, Dua Pemuda Surabaya Kini Tidur di Penjara

 

 

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).