Rabu, 04 Feb 2026 10:21 WIB

Hibah Pokir DPRD Jatim Rp23,1 Miliar Berpotensi Jadi Silpa, Komisi E Desak Pergeseran Anggaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Sep 2025 15:09 WIB
Juru Bicara Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso
Juru Bicara Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso

selalu.id – Komisi E DPRD Jawa Timur menyoroti potensi sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) sebesar Rp23,1 miliar dari belanja hibah yang bersumber dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dalam Raperda Perubahan APBD (P-APBD) Jatim 2025.

 

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

Juru Bicara Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso, menyampaikan berdasarkan data Biro Kesra, ada 49 lembaga yang telah menerima hibah tahun 2024 senilai Rp18 miliar. Namun, 11 lembaga mengundurkan diri dengan nilai Rp1,68 miliar, sementara 19 lembaga menerima hibah ganda dengan nilai Rp3,5 miliar.

 

“Sehingga terdapat sekitar Rp23,183 miliar dari total belanja hibah Pokir yang dipastikan tidak bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2025. Anggaran ini nantinya akan menjadi Silpa,” ujar Cahyo, Minggu (7/9/2025).

 

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Komisi E merekomendasikan agar Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jatim bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) segera melakukan pergeseran anggaran. Dana yang tidak terserap itu diusulkan dialihkan ke program yang lebih mendesak.

 

“Komisi E menekankan agar anggaran yang tidak terserap dari hibah Pokir bisa diarahkan untuk program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat Jawa Timur,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

 

DPRD Jatim berharap langkah ini dapat memastikan penggunaan anggaran 2025 lebih tepat sasaran, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.