83 Personel Polri Terluka Saat Amankan Demo Anarkis di Jatim, 18 Dirawat Inap
- Penulis : Dony Maulana
- | Selasa, 02 Sep 2025 13:45 WIB
selalu.id – Sebanyak 83 personel Polri mengalami luka-luka saat mengamankan aksi unjuk rasa anarkis di enam wilayah Jawa Timur pada 29–30 Agustus 2025. Dari jumlah tersebut, 65 personel menjalani rawat jalan, sementara 18 lainnya dirawat inap karena mengalami luka serius.
Baca Juga: Provokator Kerusuhan Kediri Diamankan, Polda Jatim Janjikan Usut Tuntas
Biddokes Polda Jatim mencatat, 15 personel dirawat di RS Bhayangkara Surabaya akibat luka robek, patah tulang, hingga cedera otak ringan. Satu personel dirawat di RSSA Malang karena patah tulang selangka, satu personel di RS Mitra Keluarga Surabaya dengan luka robek di kepala, dan satu personel Polwan di RS Bhayangkara Kediri akibat luka robek di bagian depan kepala.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto melalui Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para personel di lapangan.
“Personel kami menjadi garda terdepan menjaga ketertiban. Mereka menghadapi risiko serius, mulai dari lemparan benda keras, serangan fisik, hingga upaya pembakaran fasilitas kepolisian,” ujar Kombes Jules, Selasa (2/9/2025).
Baca Juga: 997 Orang Diamankan dalam Demo Anarkis Jatim, 415 Anak di Bawah Umur
Selain menimbulkan korban aparat, kericuhan juga berdampak pada trauma sosial. Puluhan pos polisi dan kantor pemerintahan rusak, sementara arus lalu lintas di sejumlah jalan protokol sempat lumpuh akibat blokade massa.
Baca Juga: Kasus Anarkis di Kediri, Polisi Amankan Dua Orang Asal Klaten dan Jakarta
Polda Jatim menegaskan komitmen menjaga stabilitas keamanan bersama seluruh elemen masyarakat. Kombes Jules juga mengimbau warga tidak mudah terprovokasi.
“Kesadaran warga jaga warga kini tumbuh di berbagai kota dan kabupaten. Inilah kunci menjaga Jawa Timur tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Editor : Ading