Gedung DPRD Surabaya Sepi, Anggota Dewan Diminta WFA Pasca Kericuhan
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 01 Sep 2025 16:24 WIB
selalu.id – Gedung DPRD Kota Surabaya di Jalan Yos Sudarso, Senin (1/9/2025), tampak sepi. Aktivitas wakil rakyat dan pegawai jauh berkurang, berbeda dengan hari kerja biasanya.
Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes
Pantauan selalu.id, kantor dewan dijaga ketat aparat TNI sebagai langkah antisipasi pasca kericuhan yang menyebabkan Gedung Negara Grahadi terbakar.
Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, menyebut banyak anggota dewan diminta bekerja dari rumah atau Work From Anywhere (WFA) menyusul eskalasi aksi massa di Kota Pahlawan.
“Hari ini banyak anggota dewan bekerja daring. Ada juga yang bertugas di lapangan sesuai kebutuhan komisi masing-masing,” kata Cahyo saat dihubungi.
Ia menjelaskan, tidak ada agenda rapat resmi di kantor dewan. Meski demikian, rapat tetap berjalan dengan format fleksibel sesuai kebijakan tiap komisi.
“Komisi A sendiri tidak ada rapat di kantor. Kalau ada pertemuan dengan warga atau dinas, sifatnya tentatif, bisa online atau offline,” ujarnya.
Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas
Meski aktivitas melambat, pengamanan di sekitar kantor DPRD diperketat. Lebih dari 170 personel gabungan TNI-Polri disiagakan, jumlahnya dinamis sesuai perkembangan situasi.
“Sabtu-Minggu kemarin sempat 200-an personel. Sekarang menurun, tapi tetap menyesuaikan kondisi,” tambahnya.
Sekretariat DPRD juga menerapkan sistem WFA fleksibel. Namun sebagian pegawai tetap masuk kantor karena pekerjaannya tidak bisa dilakukan dari rumah.
Baca Juga: DPRD Surabaya Bakal Panggil Lagi DPRKPP Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari
Cahyo menegaskan, kebijakan WFA belum bisa dipastikan sampai kapan.
“Kita menyesuaikan kondisi di lapangan,” pungkasnya.
Editor : Ading
URL : https://selalu.id/news-10688-gedung-dprd-surabaya-sepi-anggota-dewan-diminta-wfa-pasca-kericuhan
