Rabu, 04 Feb 2026 02:27 WIB

Gedung DPRD Surabaya Sepi, Anggota Dewan Diminta WFA Pasca Kericuhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 01 Sep 2025 16:24 WIB
Gedung DPRD Surabaya
Gedung DPRD Surabaya

selalu.id – Gedung DPRD Kota Surabaya di Jalan Yos Sudarso, Senin (1/9/2025), tampak sepi. Aktivitas wakil rakyat dan pegawai jauh berkurang, berbeda dengan hari kerja biasanya.

 

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

Pantauan selalu.id, kantor dewan dijaga ketat aparat TNI sebagai langkah antisipasi pasca kericuhan yang menyebabkan Gedung Negara Grahadi terbakar.

 

Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, menyebut banyak anggota dewan diminta bekerja dari rumah atau Work From Anywhere (WFA) menyusul eskalasi aksi massa di Kota Pahlawan.

 

“Hari ini banyak anggota dewan bekerja daring. Ada juga yang bertugas di lapangan sesuai kebutuhan komisi masing-masing,” kata Cahyo saat dihubungi.

 

Ia menjelaskan, tidak ada agenda rapat resmi di kantor dewan. Meski demikian, rapat tetap berjalan dengan format fleksibel sesuai kebijakan tiap komisi.

“Komisi A sendiri tidak ada rapat di kantor. Kalau ada pertemuan dengan warga atau dinas, sifatnya tentatif, bisa online atau offline,” ujarnya.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

 

Meski aktivitas melambat, pengamanan di sekitar kantor DPRD diperketat. Lebih dari 170 personel gabungan TNI-Polri disiagakan, jumlahnya dinamis sesuai perkembangan situasi.

“Sabtu-Minggu kemarin sempat 200-an personel. Sekarang menurun, tapi tetap menyesuaikan kondisi,” tambahnya.

 

Sekretariat DPRD juga menerapkan sistem WFA fleksibel. Namun sebagian pegawai tetap masuk kantor karena pekerjaannya tidak bisa dilakukan dari rumah.

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

 

Cahyo menegaskan, kebijakan WFA belum bisa dipastikan sampai kapan.

“Kita menyesuaikan kondisi di lapangan,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.