Jumat, 05 Jun 2026 13:05 WIB

Permintaan Pemotongan Capai 10 Ribu Ekor, Komisi B Minta Pemkot Tambah RPHU  

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Agu 2025 15:42 WIB
Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya, Mochamad Machmud
Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya, Mochamad Machmud

selalu.id – Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya, Mochamad Machmud, menilai keberadaan Rumah Pemotongan Hewan Unggas (RPHU) Jeruk, Lakarsantri, sangat dibutuhkan warga. Fasilitas yang baru diresmikan Wali Kota Eri Cahyadi pada Kamis (21/8/2025) itu disebut mampu menekan pencemaran lingkungan akibat pemotongan unggas di pasar tradisional.

 

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

“Darahnya mengalir ke mana-mana dan bisa menimbulkan penyakit. Kalau dipusatkan di RPHU, limbah bisa ditampung dan tidak mencemari lingkungan,” kata Machmud, Selasa (25/8/2025).

 

Namun, Machmud mengungkapkan kapasitas RPHU yang hanya 5 ribu ekor per hari sudah tidak mencukupi. Menurutnya, permintaan pemotongan justru tembus 10 ribu ekor.

 

“Yang mau potong kemarin langsung terungkap, sudah ada 10 ribu. Artinya lebih besar dari kapasitas,” jelas politisi Demokrat itu.

 

Permintaan bahkan datang dari luar kota. Selama ini, pemotongan unggas masih banyak dilakukan hingga ke Jawa Tengah karena keterbatasan fasilitas di Surabaya.

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

 

Machmud menyebut Pemkot berencana membangun rumah potong ayam khusus. Selain menekan limbah, fasilitas baru itu juga bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD).

 

“Harapan saya dari situ tidak ada limbah, sekaligus menjadi potensi pendapatan baru bagi kota. Karena setiap pemotongan dikenai Rp1.000 per ekor, dan jumlahnya ribuan setiap hari,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

 

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan RPHU Jeruk sudah dilengkapi peralatan modern. Ia menyebut Pemkot bersama PT RPH Perseroda tengah mengurus sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan sertifikasi halal.

 

“Nanti setelah ini kami akan mengurus NKV sekaligus sertifikasi halalnya. Kalau untuk ekspor, maka NKV RPHU ini harus satu. Jadi kalau ada yang mau ekspor ayam atau unggas, bisa memotong di tempat ini,” kata Eri.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.