Rabu, 04 Feb 2026 03:52 WIB

Jurnalis Surabaya Bongkar Aset Tidur, Belajar dari Sukses Gedung Diklat Prigen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Agu 2025 18:30 WIB

Selalu.id – Ratusan wartawan Surabaya dari berbagai media lokal dan nasional mengikuti Workshop Wartawan Surabaya bertema “Membaca Potensi Aset Pemkot Surabaya untuk Optimalisasi PAD” di Gedung Diklat Pemkot Surabaya, Prigen, Pasuruan, Sabtu–Minggu (23–24/8/2025).

Workshop ini menghadirkan Kepala BPKAD Surabaya Wiwik Widayati, Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Pdt. Rio Pattiselanno, anggota Komisi D Imam Syafi’i, hingga akademisi dari Untag Surabaya.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

Dalam paparannya, Wiwik mencontohkan kisah sukses Gedung Diklat Prigen yang dulunya terbengkalai, kini berubah menjadi aset produktif lewat aplikasi SIGenDiS.

“Semua penyewaan kini transparan dan digital. Hanya dalam enam bulan, Gedung Diklat sudah menyumbang PAD Rp100,32 juta,” jelas Wiwik.

Aplikasi berbasis online booking ala Traveloka itu bahkan sudah tercatat resmi di Kemenkumham sebagai hak cipta pada Januari 2025.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Sementara itu, Rio Pattiselanno menyoroti problem klasik aset Pemkot: pendataan tak lengkap, sertifikasi lamban, hingga aturan sewa yang kaku.

“Aset daerah jangan jadi beban. Kalau PAD tidak optimal, berarti ada yang salah dalam pengelolaan,” tegas Rio. Ia bahkan mengusulkan adanya unit khusus pengelola aset seperti di DKI Jakarta.

Senada, akademisi Untag Surabaya, Dr. Syofyan Hadi menekankan pentingnya kajian ilmiah dalam pengelolaan aset. “Universitas siap membantu valuasi, peta potensi, hingga rekomendasi berbasis data, bukan sekadar keputusan politis,” ujarnya.

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

Sesi akhir menjadi menarik saat Imam Syafi’i, mantan jurnalis senior yang kini duduk di Komisi D, memberi pesan khusus kepada peserta.

“Wartawan jangan hanya menulis aset dikelola. Yang penting: berapa hasilnya, apakah masuk PAD, dan bisa diakses masyarakat. Itu yang harus dikawal,” tegasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.