Jumat, 06 Feb 2026 19:50 WIB

Surabaya Padat, Ketua Komisi C Usulkan Konsolidasi Tanah Vertikal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Agu 2025 13:14 WIB
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan

selalu.id – Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfasilitasi program konsolidasi tanah vertikal sebagai solusi penyediaan hunian layak dan terjangkau di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

 

Baca Juga: Polisi Juga Bakal Panggil Anggota DPRD Surabaya dalam Kasus Bimtek, Siapa Jadi Tersangka?

“Untuk penataan ruang ke depan, kita harus mendorong perkembangan kota ke atas, bukan melebar ke samping. Penduduk Surabaya terus bertambah dengan laju pertumbuhan 0,45% per tahun, sedangkan ruang tidak bertambah. Konsolidasi tanah vertikal bisa menjadi bagian dari solusi,” kata Eri, Kamis (21/8/2025).

 

Ia menjelaskan skema konsolidasi tanah vertikal dilakukan dengan menggabungkan beberapa bidang tanah dalam satu kawasan untuk dikembangkan menjadi bangunan bertingkat, seperti rumah susun atau flat 4–6 lantai.

 

Menurutnya, penggunaan lahan di Surabaya masih didominasi hunian tapak, meski kepadatan penduduk sangat tinggi. Data BPS 2022 mencatat kepadatan penduduk Surabaya mencapai 8.600 jiwa per kilometer persegi, jauh di atas rata-rata nasional 147 jiwa per kilometer persegi.

 

“Artinya, kita harus mendorong vertikalitas sebagai strategi perkotaan, baik untuk tujuan ekologi, sosial-ekonomi, maupun estetika kota,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Baca Juga: Dalami Kasus Bimtek 2011, Anggota DPRD Surabaya Aktif juga Bakal Diperiksa

 

Eri mencontohkan program serupa di Jakarta yang berhasil mengubah rumah sempit berukuran 5–6 meter persegi menjadi hunian flat 18 meter persegi melalui konsolidasi tanah vertikal di kawasan Palmerah dan Tanah Tinggi.

 

“Konsolidasi tanah vertikal menciptakan hunian layak sekaligus menjamin kepastian hukum tanpa relokasi bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Baca Juga: DPRD Soroti Reklame di Taman Median Jalan Surabaya

Namun, ia menekankan keberhasilan program ini bergantung pada kesepakatan warga, keterlibatan komunitas, dan regulasi yang jelas. Pemkot Surabaya diharapkan dapat memfasilitasi penataan zona sekaligus menghubungkan dengan Kementerian ATR/BPN.

 

“Pembentukan koperasi perumahan bisa menjadi opsi pengelolaan. Sekaligus ini mencerminkan gotong royong khas Surabaya, dari proses awal hingga konsolidasi lahan,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jember Resmi Launching FORPROV Jatim III 2026, KORMI Siap Berikan yang Terbaik

KORMI Jember optimistis FORPROV III Jawa Timur 2026 akan berjalan sukses serta menjadi salah satu festival olahraga rekreasi terbaik di tingkat provinsi.

Sekjen: Kemenag Terus Perjuangkan Guru Swasta Bisa Diangkat PPPK

Selain soal PPPK, Sekjen Kemenag juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan akselerasi dalam program sertifikasi guru.

Balita 2 Tahun di Probolinggo yang Hilang Misterius Belum Ditemukan

Sebelum dikabarkan hilang, korban terlihat berada di depan teras rumahnya. Tak berselang lama, korban dikabarkan hilang.

Persid Jember Tembus 8 Besar, Gus Fawait Siapkan Revitalisasi JSG

Gus Fawait menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung kebangkitan Persid Jember secara menyeluruh.

Dukung Program Presiden Prabowo, Pemkot Mojokerto Gelar Kerja Bakti Massal

Kerja bakti massal ini bukan program baru, melainkan agenda rutin yang telah berjalan sejak periode pertama kepemimpinannya dan terus berlanjut hingga saat ini.

Gempa Pacitan Terasa hingga Mojokerto, Warga Panik

Hasan Assegaf, salah satu warga Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto mengatakan, getaran sangat terasa dan sempat membuat warga panik.