Surabaya Padat, Ketua Komisi C Usulkan Konsolidasi Tanah Vertikal
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 21 Agu 2025 13:14 WIB
selalu.id – Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfasilitasi program konsolidasi tanah vertikal sebagai solusi penyediaan hunian layak dan terjangkau di tengah keterbatasan lahan perkotaan.
Baca Juga: Polisi Juga Bakal Panggil Anggota DPRD Surabaya dalam Kasus Bimtek, Siapa Jadi Tersangka?
“Untuk penataan ruang ke depan, kita harus mendorong perkembangan kota ke atas, bukan melebar ke samping. Penduduk Surabaya terus bertambah dengan laju pertumbuhan 0,45% per tahun, sedangkan ruang tidak bertambah. Konsolidasi tanah vertikal bisa menjadi bagian dari solusi,” kata Eri, Kamis (21/8/2025).
Ia menjelaskan skema konsolidasi tanah vertikal dilakukan dengan menggabungkan beberapa bidang tanah dalam satu kawasan untuk dikembangkan menjadi bangunan bertingkat, seperti rumah susun atau flat 4–6 lantai.
Menurutnya, penggunaan lahan di Surabaya masih didominasi hunian tapak, meski kepadatan penduduk sangat tinggi. Data BPS 2022 mencatat kepadatan penduduk Surabaya mencapai 8.600 jiwa per kilometer persegi, jauh di atas rata-rata nasional 147 jiwa per kilometer persegi.
“Artinya, kita harus mendorong vertikalitas sebagai strategi perkotaan, baik untuk tujuan ekologi, sosial-ekonomi, maupun estetika kota,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.
Baca Juga: Dalami Kasus Bimtek 2011, Anggota DPRD Surabaya Aktif juga Bakal Diperiksa
Eri mencontohkan program serupa di Jakarta yang berhasil mengubah rumah sempit berukuran 5–6 meter persegi menjadi hunian flat 18 meter persegi melalui konsolidasi tanah vertikal di kawasan Palmerah dan Tanah Tinggi.
“Konsolidasi tanah vertikal menciptakan hunian layak sekaligus menjamin kepastian hukum tanpa relokasi bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: DPRD Soroti Reklame di Taman Median Jalan Surabaya
Namun, ia menekankan keberhasilan program ini bergantung pada kesepakatan warga, keterlibatan komunitas, dan regulasi yang jelas. Pemkot Surabaya diharapkan dapat memfasilitasi penataan zona sekaligus menghubungkan dengan Kementerian ATR/BPN.
“Pembentukan koperasi perumahan bisa menjadi opsi pengelolaan. Sekaligus ini mencerminkan gotong royong khas Surabaya, dari proses awal hingga konsolidasi lahan,” pungkasnya.
Editor : Ading
URL : https://selalu.id/news-10595-surabaya-padat-ketua-komisi-c-usulkan-konsolidasi-tanah-vertikal
