Jumat, 25 Sep 2026 01:44 WIB

Surabaya Padat, Ketua Komisi C Usulkan Konsolidasi Tanah Vertikal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Agu 2025 13:14 WIB
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan

selalu.id – Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfasilitasi program konsolidasi tanah vertikal sebagai solusi penyediaan hunian layak dan terjangkau di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

 

Baca Juga: Pungli Rekrutmen Pemkot Surabaya: Jangan Cuma Tangkap Kroco, Seret Penikmat Aliran Dananya!

“Untuk penataan ruang ke depan, kita harus mendorong perkembangan kota ke atas, bukan melebar ke samping. Penduduk Surabaya terus bertambah dengan laju pertumbuhan 0,45% per tahun, sedangkan ruang tidak bertambah. Konsolidasi tanah vertikal bisa menjadi bagian dari solusi,” kata Eri, Kamis (21/8/2025).

 

Ia menjelaskan skema konsolidasi tanah vertikal dilakukan dengan menggabungkan beberapa bidang tanah dalam satu kawasan untuk dikembangkan menjadi bangunan bertingkat, seperti rumah susun atau flat 4–6 lantai.

 

Menurutnya, penggunaan lahan di Surabaya masih didominasi hunian tapak, meski kepadatan penduduk sangat tinggi. Data BPS 2022 mencatat kepadatan penduduk Surabaya mencapai 8.600 jiwa per kilometer persegi, jauh di atas rata-rata nasional 147 jiwa per kilometer persegi.

 

“Artinya, kita harus mendorong vertikalitas sebagai strategi perkotaan, baik untuk tujuan ekologi, sosial-ekonomi, maupun estetika kota,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Baca Juga: DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

 

Eri mencontohkan program serupa di Jakarta yang berhasil mengubah rumah sempit berukuran 5–6 meter persegi menjadi hunian flat 18 meter persegi melalui konsolidasi tanah vertikal di kawasan Palmerah dan Tanah Tinggi.

 

“Konsolidasi tanah vertikal menciptakan hunian layak sekaligus menjamin kepastian hukum tanpa relokasi bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Baca Juga: Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

Namun, ia menekankan keberhasilan program ini bergantung pada kesepakatan warga, keterlibatan komunitas, dan regulasi yang jelas. Pemkot Surabaya diharapkan dapat memfasilitasi penataan zona sekaligus menghubungkan dengan Kementerian ATR/BPN.

 

“Pembentukan koperasi perumahan bisa menjadi opsi pengelolaan. Sekaligus ini mencerminkan gotong royong khas Surabaya, dari proses awal hingga konsolidasi lahan,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.