Kamis, 06 Agu 2026 06:53 WIB

Surabaya Padat, Ketua Komisi C Usulkan Konsolidasi Tanah Vertikal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Agu 2025 13:14 WIB
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan

selalu.id – Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfasilitasi program konsolidasi tanah vertikal sebagai solusi penyediaan hunian layak dan terjangkau di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

 

Baca Juga: Banyak Mahasiswa Berprestasi di Surabaya Terancam Gagal Beasiswa, DPRD Desak Dinsos Benahi Data Desil

“Untuk penataan ruang ke depan, kita harus mendorong perkembangan kota ke atas, bukan melebar ke samping. Penduduk Surabaya terus bertambah dengan laju pertumbuhan 0,45% per tahun, sedangkan ruang tidak bertambah. Konsolidasi tanah vertikal bisa menjadi bagian dari solusi,” kata Eri, Kamis (21/8/2025).

 

Ia menjelaskan skema konsolidasi tanah vertikal dilakukan dengan menggabungkan beberapa bidang tanah dalam satu kawasan untuk dikembangkan menjadi bangunan bertingkat, seperti rumah susun atau flat 4–6 lantai.

 

Menurutnya, penggunaan lahan di Surabaya masih didominasi hunian tapak, meski kepadatan penduduk sangat tinggi. Data BPS 2022 mencatat kepadatan penduduk Surabaya mencapai 8.600 jiwa per kilometer persegi, jauh di atas rata-rata nasional 147 jiwa per kilometer persegi.

 

“Artinya, kita harus mendorong vertikalitas sebagai strategi perkotaan, baik untuk tujuan ekologi, sosial-ekonomi, maupun estetika kota,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Baca Juga: Di Balik Pagar Besi Mal Surabaya, DPRD Endus Adanya Kekhawatiran

 

Eri mencontohkan program serupa di Jakarta yang berhasil mengubah rumah sempit berukuran 5–6 meter persegi menjadi hunian flat 18 meter persegi melalui konsolidasi tanah vertikal di kawasan Palmerah dan Tanah Tinggi.

 

“Konsolidasi tanah vertikal menciptakan hunian layak sekaligus menjamin kepastian hukum tanpa relokasi bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Surabaya Tak Tunggu Laporan Warga untuk Normalisasi Saluran Air

Namun, ia menekankan keberhasilan program ini bergantung pada kesepakatan warga, keterlibatan komunitas, dan regulasi yang jelas. Pemkot Surabaya diharapkan dapat memfasilitasi penataan zona sekaligus menghubungkan dengan Kementerian ATR/BPN.

 

“Pembentukan koperasi perumahan bisa menjadi opsi pengelolaan. Sekaligus ini mencerminkan gotong royong khas Surabaya, dari proses awal hingga konsolidasi lahan,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Gus Barra Pimpin Razia Rokok Ilegal di Pasar Sawahan Mojokerto, Ratusan Ribu Batang Disita

Gus Barra menegaskan bahwa langkah kolaboratif ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam melindungi penerimaan negara.

DPRD dan Pemprov Jatim Sahkan KUA-PPAS P-APBD 2026, Kejar Target IKU hingga Pokir

Penyesuaian target pendapatan nantinya akan digodok matang bersama komisi membidangi agar presisi dengan potensi riil tiap sektor penerimaan daerah.

Gempur Miras Ilegal di Sidoarjo: 3 Penjual Diseret ke Sidang Tipiring, Didenda hingga Rp1 Juta

Tak berhenti pada sanksi denda, seluruh barang bukti miras yang disita dan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dijadwalkan bakal dimusnahkan.

Sikat Premanisme, Polrestabes Surabaya Tahan Tiga Tersangka Penyerobot Ruko LeIang

Proses penyidikan saat ini masih terus berjalan untuk membongkar keterlibatan aktor lain di balik aksi penyerobotan tersebut.

DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, Total 4 Jenazah Sudah Diserahkan

Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim tercatat telah menyerahkan total empat jenazah teridentifikasi kepada pihak keluarga.

Langkah Tegas Polres Pasuruan Usut Tuntas Tewasnya Terduga Pelaku Judol di Beji

Hasil dari pemeriksaan internal ini nantinya juga bakal dibuka secara terbuka kepada publik sebagai wujud transparansi institusi.