Program Makan Bergizi Gratis Jadi Andalan Bentuk Generasi Emas
- Penulis : Dony Maulana
- | Kamis, 14 Agu 2025 20:10 WIB
selalu.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi strategi utama dalam menciptakan generasi emas bangsa. Program ini menekankan pentingnya gizi berkualitas sebagai fondasi utama untuk membangun generasi yang cerdas dan sehat.
Baca Juga: Sengketa Lahan Kakek Wawan vs Pelindo Ramai, DPRD Surabaya Minta Publik Tak Seret MBG
Sosialisasi program MBG diadakan di Balai Warga RW 07, Balasklumprik, pada hari Minggu, 10 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Anggota Komisi IX DPR RI Indah Kurnia Kurniawati, Perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Teguh Suparngadi, Lurah Balasklumprik Moch Soeltoni, serta tokoh masyarakat setempat.
Indah Kurniawati menjelaskan bahwa BGN dibentuk langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan menciptakan SDM unggul, profesional, berkualitas, dan berdaya saing. "MBG bukan hanya sekadar memberikan makanan, tetapi juga bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap masa depan anak-anak Indonesia," ujarnya. Ia menekankan pentingnya gizi seimbang sejak usia dini untuk mencegah stunting dan membentuk generasi unggul.
Teguh Suparngadi dari BGN menambahkan bahwa program MBG difokuskan pada anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang paling membutuhkan perhatian gizi. "Dengan memenuhi kebutuhan gizi mereka sejak dini, MBG menjadi langkah nyata dalam mencegah stunting dan mencapai Generasi Indonesia Emas 2045," katanya.
Baca Juga: Ini Dugaan Penyebab Ratusan Orang di Mojokerto Keracunan MBG
Program MBG juga dirancang untuk meningkatkan perekonomian warga lokal melalui keterlibatan aktif dalam dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Warga sekitar, terutama pelaku UMKM, dilibatkan langsung mulai dari penyedia bahan baku hingga tenaga kerja. "Program ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga membuka peluang kerja dan mendorong kesejahteraan masyarakat," lanjut Teguh.
Baca Juga: Cerita Ibu dua Anak yang Keracunan MBG di Mojokerto
Masyarakat yang ingin menjadi mitra dapat mendaftar melalui portal resmi BGN, www.mitra.bgn.go.id, tanpa biaya. Provinsi Jawa Timur menargetkan memiliki 421 SPPG dengan 1.473.500 penerima manfaat. Surabaya, sebagai ibukota provinsi, masih jauh dari jumlah ideal dalam mengatasi masalah gizi. Teguh mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan mengingatkan agar berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN.
Lurah Balasklumprik Moch Soeltoni menjelaskan bahwa MBG adalah langkah strategis untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Rajabasa. "Dengan adanya MBG, anak-anak mendapatkan akses makanan bergizi secara rutin, yang sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal," pungkasnya.
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-10559-program-makan-bergizi-gratis-jadi-andalan-bentuk-generasi-emas
