Minggu, 18 Okt 2026 18:05 WIB

Cerita Ibu dua Anak yang Keracunan MBG di Mojokerto

Ida Dwi Rahayu, ibu dua anak yang keracunan MBG di Mojokerto
Ida Dwi Rahayu, ibu dua anak yang keracunan MBG di Mojokerto

selalu.id - Peristiwa keracunan makan bergizi gratis (MBG) menyebabkan ratusan siswa dan orang tua bahkan keluarga juga mengalami mual, muntah, pusing usai menyantap menu soto ayam.

Seperti yang dirasakan Ida Dwi Rahayu, dirinya dan dua anaknya harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit usai menyantap soto ayam dari SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03.

Baca Juga: Green Action, Pemuda Kota Mojokerto Tanam Pohon di Taman Bahari Mojopahit

"Kemarin masuk rumah sakit itu karena makan MBG dari aslinya yang mendapat itu menunya nasi soto kejadian kita dapat MBG-nya hari jumat pagi. nasinya yang dapat itu anak saya yang TK. Dapat nasinya nasi kuah soto. Nasi kuah soto itu terdiri dari nasi, telur, sama ayam, kuahnya juga ada," kata Ida Dwi Rahayu.

Ia menambahkan, satu anaknya yang duduk di bangku sekolah taman kanak-kanak (TK) membawa pulang menu soto ayam yang dapat dari makan bergizi gratis tersebut.

"Anak saya tidak dimakan di sekolah makanya itu dibawa pulang dibawa pulang yang dimakan itu ayamnya aja yang di sekolah. Dibawa pulang, dimakan kakaknya itu telurnya karena adiknya tahu kakaknya suka telur dikasihkan sama kakaknya. Jadi kemarin itu kita sekeluarga, saya ini sama itu masuk rumah sakit," terangnya.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Wisata Air Terjun di Mojokerto yang Cocok Buat Healing dan Bikin Betah

Menurut Ida Dwi Rahayu, dirinya hanya makan sedikit telur sisa anak pertamanya yang tidak habis. Meski hanya sedikit, Ida juga mengalami keracunan.

"Habis telurnya masuk udah selesai kan makannya di depan tv gitu kan udah selesai, sudah beresin tuh mau tak cuci kan telurnya masih sedikit itu mau tak cuci tak ginikan aja kan, eman ya masih ada telur tak emplok aja tak makan lah tak makan abis itu tak cuci saya itu kena. Jam 9 malam jumat malam saya diare," tuturnya.

Baca Juga: Kisah Tragis Pasangan Muda di Mojokerto jadi Spesialis Maling Motor

Masih kata Ida, dirinya dan dua anaknya sempat berobat ke dokter umum, karena tidak ada perkembangan baru ke rumah sakit.

"Kita enggak mempan dokter umum baru minggunya ke sini, sabtunya baru tahu kalau ada berita apa itu keracunan itu aku Minggunya ke sini. Baru tahu soalnya di grup baru itu hari Sabtunya heboh," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.