Unej Tarik Ribuan Mahasiswa KKN dari Lumajang Akibat Kasus Curanmor
- Penulis : Dony Maulana
- | Rabu, 13 Agu 2025 16:11 WIB
selalu.id – Universitas Jember (Unej) secara resmi menarik 1.307 mahasiswa dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 2025 di Kabupaten Lumajang, menyusul serangkaian insiden pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menimpa para peserta KKN. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Rektorat Unej.
Baca Juga: KKN UPN Veteran Jatim di Rungkut Tengah Tuai Kritik, Dinilai Minim Manfaat
Menurut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unej, Prof. Yuli Witono, penarikan ini dilakukan sebagai langkah untuk menjamin keselamatan dan keamanan mahasiswa. "Keselamatan mahasiswa adalah prioritas utama kami. Kami tidak ingin mengambil risiko apapun," ujarnya saat dikonfirmasi awak media, Rabu (13/8/2025).
Kasus curanmor terjadi di dua lokasi berbeda, yaitu di posko KKN Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, dan Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh. Total empat sepeda motor milik mahasiswa Unej dilaporkan hilang. Insiden ini juga berdampak pada peserta KKN dari tujuh perguruan tinggi lain yang berpartisipasi dalam program KKN Kolaboratif di Lumajang.
Baca Juga: Komitmen Tak Ada Nepotisme, Ganjar Pranowo: Duit Rakyat Tak Boleh Dicopet!
Prof. Yuli menjelaskan bahwa Unej akan memberikan dispensasi kepada mahasiswa yang terkena dampak penarikan ini. "Sebagian besar program di desa sudah selesai. Mahasiswa akan fokus pada evaluasi, pembuatan laporan, video asesmen, dan sosialisasi," tambahnya.
Unej sebelumnya menempatkan 1.307 mahasiswa di 102 desa di seluruh Kabupaten Lumajang dalam program KKN Kolaboratif ini. Selain Unej, beberapa perguruan tinggi lain seperti Universitas Lumajang, Universitas Islam Negeri KH Achmad Shidiq Jember, dan STKIP PGRI Lumajang juga mengambil langkah serupa dengan menghentikan program KKN mereka di Lumajang.
Baca Juga: Dukung Penerapan Kampus Merdeka, SIER Kolaborasi dengan Universitas Jember
Prof. Yuli berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, dan perguruan tinggi mitra. "Kami berharap ada kolaborasi yang lebih baik untuk memastikan keamanan dan kondusivitas di lapangan," pungkasnya.
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-10547-unej-tarik-ribuan-mahasiswa-kkn-dari-lumajang-akibat-kasus-curanmor
