Rabu, 22 Jul 2026 18:59 WIB

KKN UPN Veteran Jatim di Rungkut Tengah Tuai Kritik, Dinilai Minim Manfaat

KKN ilustrasi
KKN ilustrasi

selalu.id – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur di Kelurahan Rungkut Tengah, Surabaya, tahun 2025, menuai kritik dari warga setempat. Salah satu sorotan utama adalah ketidakhadiran dosen pembimbing lapangan (DPL) selama pelaksanaan program.

 

Baca Juga: Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

Ali Yusa, anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur, menilai KKN ini gagal menjawab kebutuhan warga. Menurutnya, mahasiswa menyusun program tanpa arahan dan riset lapangan memadai.

 

“DPL sama sekali tidak pernah hadir. Mahasiswa bekerja berdasarkan asumsi sendiri dan program yang dibuat tidak relevan,” kata Ali Yusa saat dihubungi selalu.id, Jumat (11/7/2025).

 

Beberapa kegiatan mahasiswa disebut tumpang tindih dengan program kelurahan yang sudah berjalan. Hal ini menyebabkan rendahnya partisipasi warga dalam kegiatan KKN.

 

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Rungkut Tengah juga menyampaikan kekecewaan atas kurangnya koordinasi. Program dianggap bersifat seremonial dan minim dampak jangka panjang.

Baca Juga: Unej Tarik Ribuan Mahasiswa KKN dari Lumajang Akibat Kasus Curanmor

 

Beberapa program seperti pelatihan digitalisasi UMKM dan manajemen sampah dinilai tidak menarik karena tidak diawali pendekatan yang partisipatif.

 

“Tanpa dukungan dan bimbingan DPL, semangat mahasiswa menurun, bahkan beberapa kelompok mengalami konflik internal,” ujar Ali Yusa.

Baca Juga: Hadiri Wisuda UPN Veteran Jatim, Pj. Gubernur Adhy: Perguruan Tinggi Harus Jadi Intellectual Capital

 

Ia menilai kegagalan ini mencoreng citra UPN Veteran Jawa Timur dan bisa berdampak pada hubungan kerja sama ke depan antara kampus dan kelurahan.

 

“Evaluasi menyeluruh terhadap sistem penugasan dan kualitas DPL harus dilakukan. DPL berperan penting dalam keberhasilan mahasiswa dan dampak program di masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.