Jumat, 06 Nov 2026 18:00 WIB

KKN UPN Veteran Jatim di Rungkut Tengah Tuai Kritik, Dinilai Minim Manfaat

KKN ilustrasi
KKN ilustrasi

selalu.id – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur di Kelurahan Rungkut Tengah, Surabaya, tahun 2025, menuai kritik dari warga setempat. Salah satu sorotan utama adalah ketidakhadiran dosen pembimbing lapangan (DPL) selama pelaksanaan program.

 

Baca Juga: Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

Ali Yusa, anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur, menilai KKN ini gagal menjawab kebutuhan warga. Menurutnya, mahasiswa menyusun program tanpa arahan dan riset lapangan memadai.

 

“DPL sama sekali tidak pernah hadir. Mahasiswa bekerja berdasarkan asumsi sendiri dan program yang dibuat tidak relevan,” kata Ali Yusa saat dihubungi selalu.id, Jumat (11/7/2025).

 

Beberapa kegiatan mahasiswa disebut tumpang tindih dengan program kelurahan yang sudah berjalan. Hal ini menyebabkan rendahnya partisipasi warga dalam kegiatan KKN.

 

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Rungkut Tengah juga menyampaikan kekecewaan atas kurangnya koordinasi. Program dianggap bersifat seremonial dan minim dampak jangka panjang.

Baca Juga: Unej Tarik Ribuan Mahasiswa KKN dari Lumajang Akibat Kasus Curanmor

 

Beberapa program seperti pelatihan digitalisasi UMKM dan manajemen sampah dinilai tidak menarik karena tidak diawali pendekatan yang partisipatif.

 

“Tanpa dukungan dan bimbingan DPL, semangat mahasiswa menurun, bahkan beberapa kelompok mengalami konflik internal,” ujar Ali Yusa.

Baca Juga: Hadiri Wisuda UPN Veteran Jatim, Pj. Gubernur Adhy: Perguruan Tinggi Harus Jadi Intellectual Capital

 

Ia menilai kegagalan ini mencoreng citra UPN Veteran Jawa Timur dan bisa berdampak pada hubungan kerja sama ke depan antara kampus dan kelurahan.

 

“Evaluasi menyeluruh terhadap sistem penugasan dan kualitas DPL harus dilakukan. DPL berperan penting dalam keberhasilan mahasiswa dan dampak program di masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Asa Baru Kebangkitan Jaranan Pogogan Nganjuk

Jaranan Pogogan mengisahkan perjalanan prajurit dari Bantarangin, Ponorogo, menuju Kediri untuk melamar Putri Kediri Dewi Songgolangit.

Nasdem Setuju Pemprov Sisihkan Dana 600 Miliar Lewat Skema Dana Ditanggung Bersama

Pengumpulan dana dilakukan bertahap selama 3 tahun anggaran.

DPRD Jatim Desak Evaluasi Sabo Dam dan Percepat Relokasi Warga Rawan Banjir Lahar Semeru

selalu.id — Anggota DPRD Jawa Timur Lailatul Qodriyah meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur mitigasi bencana Gunung Semeru, m

Pemkot Surabaya Bangun Shortcut Saluran Atasi Genangan di Semolowaru

Infrastruktur tersebut dirancang mengalirkan debit air hingga 23 meter kubik per detik.

DPRD Surabaya Pertanyakan Ratusan Miliar Anggaran Kecamatan Masuk Pos Pendidikan

Kondisi tersebut menjadi perhatian Komisi D DPRD Surabaya saat membahas RAPBD 2027 bersama jajaran OPD.

Antisipasi Bencana, Sidoarjo Perkuat Kesiapsiagaan di 4 Kecamatan

BPBD Sidoarjo mencatat sedikitnya 13 hingga 14 desa di sejumlah kecamatan masuk dalam wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih se