Senin, 07 Sep 2026 01:40 WIB

Fraksi PKB DPRD Jatim Dorong Percepatan Pembahasan Raperda Pelindungan Perempuan dan Anak

selalu.id – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur mendesak percepatan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Pelindungan Perempuan dan Anak. Desakan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jatim, Senin (11/8/2025), mengingat tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Timur.

 

Baca Juga: DPRD Jatim Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikut Catatan Penting untuk Pemprov

Juru Bicara Fraksi PKB, Laili Abidah, mengatakan regulasi pelindungan perempuan dan anak harus komprehensif dan adaptif. Fraksi PKB mengusulkan penggabungan Perda No. 16 Tahun 2012 dan Perda No. 2 Tahun 2014 untuk mempermudah pelaksanaan dan koordinasi lintas sektor.

 

"Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jatim masih tinggi dan terus terjadi dari tahun ke tahun," ujarnya.

 

Baca Juga: Vandalisme Birokrasi di Balai Pemuda: Siasat Pemkot Surabaya 'Membunuh' Sejarah DKS

Fraksi PKB juga menyoroti perbedaan data antara Komisi E DPRD dan aplikasi Simfoni Kementerian PPPA. Mereka merekomendasikan sinkronisasi data dari berbagai sumber resmi agar Raperda memiliki landasan empiris yang akurat.

 

Menurut Laili, pelindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. Penyederhanaan regulasi diyakini akan mempermudah koordinasi antarinstansi.

Baca Juga: Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

 

Fraksi PKB berharap Pemprov Jatim berkomitmen menyediakan anggaran, membentuk kelembagaan yang kuat, serta memastikan mekanisme pelaporan dan penanganan kasus yang efektif dan ramah korban setelah Raperda disahkan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.