Selasa, 03 Feb 2026 03:07 WIB

PGN percepat perluasan GasKita di Sleman Yogyakarta

selalu.id - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mempercepat pembangunan jaringan gas (jargas) GasKita di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Percepatan ini bertujuan menghadirkan gas bumi yang tersedia 24 jam, hemat, praktis, dan ramah lingkungan.

Jargas di Sleman menyasar rumah tangga, pelanggan kecil, dan sektor komersial seperti hotel dan rumah sakit. Untuk menyalurkan gas bumi, PGN menggunakan moda beyond pipeline berupa CNG serta membangun Stasiun Pengatur Tekanan (PRS) yang terhubung ke jaringan pipa distribusi sepanjang 100 km. Infrastruktur ini ditargetkan melayani hingga 12.900 pelanggan.

Baca Juga: Dukung Operasional 24 Jam, PGN Pastikan Pasokan Gas ke RSUP Dr. Sardjito

“Kami berkomitmen pembangunan jargas untuk terus berlanjut, tidak hanya di Sleman, tetapi di seluruh wilayah Yogyakarta,” ujar PTH Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Rosa Permata Sari. Ia menyebut pertumbuhan sektor kuliner di Yogyakarta menjadi peluang pengembangan jargas.

Baca Juga: Libur Nataru 2026, BPH Migas dan PGN Jamin Keandalan Gas Bumi di Jatim

Rosa berharap ketersediaan infrastruktur dapat mendorong warga memanfaatkan gas bumi. Untuk proyek ini, PGN menggandeng PT Kian Santang Muliatama Tbk (KSM) sebagai kontraktor.

Kerja sama dengan KSM juga mencakup pengembangan jargas di wilayah lain seperti Medan, Dumai, Banyuasin, Batam, Cilegon, Bogor, dan Surabaya. Rosa menegaskan seluruh pelaksanaan proyek tetap mengutamakan prinsip kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE).

Baca Juga: Infrastruktur Offtake Tandes Perkuat Layanan Gas Bumi Surabaya

“HSSE bukan hanya hal yang biasa dan bisa dilakukan, tetapi menjadi budaya. Kami memastikan pekerja harian mendapat induksi safety agar seluruh proyek jargas selesai dengan sehat, selamat, aman, dan bertanggung jawab,” tegas Rosa.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.