Kamis, 04 Jun 2026 11:07 WIB

PGN percepat perluasan GasKita di Sleman Yogyakarta

selalu.id - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mempercepat pembangunan jaringan gas (jargas) GasKita di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Percepatan ini bertujuan menghadirkan gas bumi yang tersedia 24 jam, hemat, praktis, dan ramah lingkungan.

Jargas di Sleman menyasar rumah tangga, pelanggan kecil, dan sektor komersial seperti hotel dan rumah sakit. Untuk menyalurkan gas bumi, PGN menggunakan moda beyond pipeline berupa CNG serta membangun Stasiun Pengatur Tekanan (PRS) yang terhubung ke jaringan pipa distribusi sepanjang 100 km. Infrastruktur ini ditargetkan melayani hingga 12.900 pelanggan.

Baca Juga: Kembangkan Blue Ammonia di Indonesia, PGN Gandeng JSA pada Ajang IPA Convex 2026

“Kami berkomitmen pembangunan jargas untuk terus berlanjut, tidak hanya di Sleman, tetapi di seluruh wilayah Yogyakarta,” ujar PTH Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Rosa Permata Sari. Ia menyebut pertumbuhan sektor kuliner di Yogyakarta menjadi peluang pengembangan jargas.

Baca Juga: PGN Pastikan Keamanan Jaringan Gas Bumi dengan Layanan Tanggap Darurat 24 Jam

Rosa berharap ketersediaan infrastruktur dapat mendorong warga memanfaatkan gas bumi. Untuk proyek ini, PGN menggandeng PT Kian Santang Muliatama Tbk (KSM) sebagai kontraktor.

Kerja sama dengan KSM juga mencakup pengembangan jargas di wilayah lain seperti Medan, Dumai, Banyuasin, Batam, Cilegon, Bogor, dan Surabaya. Rosa menegaskan seluruh pelaksanaan proyek tetap mengutamakan prinsip kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE).

Baca Juga: PGN Jaga Kinerja Solid di Triwulan I 2026, Fokus Layanan Dosmetik dan Disiplin Keuangan

“HSSE bukan hanya hal yang biasa dan bisa dilakukan, tetapi menjadi budaya. Kami memastikan pekerja harian mendapat induksi safety agar seluruh proyek jargas selesai dengan sehat, selamat, aman, dan bertanggung jawab,” tegas Rosa.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.