Jumat, 18 Sep 2026 00:04 WIB

DPRD Surabaya Usul Hapus Jam Parkir di Tunjungan, Sebut Tak Lagi Relevan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 30 Jul 2025 14:15 WIB
Foto : Kondisi Parkir Pinggir Jalan Tunjungan
Foto : Kondisi Parkir Pinggir Jalan Tunjungan

selalu.id – DPRD Kota Surabaya mendukung langkah Wali Kota Eri Cahyadi dalam menata ulang sistem parkir di Jalan Tunjungan. Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menyatakan penataan ulang ini penting demi mengurai kemacetan yang semakin parah sejak kawasan tersebut menjadi destinasi wisata.

 

Baca Juga: Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

“Faktanya, sebelum jadi wahana wisata, Tunjungan sudah macet setiap hari. Setelah ada parkir di badan jalan, kemacetannya makin parah. Karena itu kami apresiasi penataan ulang yang dilakukan wali kota,” kata Fathoni saat dihubungi selalu.id, Rabu (30/7/2025).

 

Fathoni juga mengusulkan agar kebijakan pembatasan jam parkir pada pukul 16.00–19.00 dihapus. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak lagi efektif diterapkan di kawasan yang kini menjadi magnet wisata.

 

“Kebijakan itu dulu dibuat saat Tunjungan belum jadi magnet wisata. Kalau sekarang jelas tidak efektif, lebih baik ditiadakan saja,” tegasnya.

 

Ia mendorong Pemerintah Kota Surabaya untuk berdialog dengan para juru parkir dan mengarahkan kendaraan ke kantong-kantong parkir terdekat, seperti di area eks kantor BPN atau jalan kecil sekitar Tunjungan yang tidak padat lalu lintasnya.

 

Baca Juga: Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Menurutnya, optimalisasi kantong parkir lebih efektif daripada membangun gedung parkir atau parking center. Ia juga menyarankan pemasangan kamera pengawas (CCTV) untuk mengontrol arus keluar-masuk kendaraan agar tidak terjadi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD).

 

“Daripada menghabiskan anggaran untuk gedung parkir yang belum tentu terpakai, lebih baik manfaatkan lahan yang ada. Yang penting pasang CCTV agar bisa dipantau keluar-masuknya kendaraan,” ucap politisi Golkar tersebut.

 

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa evaluasi larangan parkir di tepi Jalan Tunjungan akan berlangsung hingga 31 Juli 2025. Jika evaluasi menunjukkan dampak positif dan respons masyarakat baik, maka larangan itu akan diberlakukan secara permanen.

Baca Juga: Tagihan Retribusi Sampah Perumahan Elit Surabaya Capai Puluhan Juta, Ini Penjelasan DLH

 

“Kalau masyarakat senang, tidak ada macet, dan lalu lintas lancar, kenapa tidak kita lanjutkan? Dinas Perhubungan yang akan evaluasi dan menampung respons warga juga,” ujar Eri.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Penyelenggaraan SRC merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya bersama KONI untuk memastikan atlet tetap memiliki ruang bertanding dan kembangkan prestasi.

Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

Dinkopumdag Surabaya meminta masyarakat atau pihak yang dirugikan segera melapor jika memiliki bukti transaksi jual beli maupun sewa-menyewa lapak.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.