Kamis, 23 Jul 2026 15:43 WIB

DPRD Surabaya Usul Hapus Jam Parkir di Tunjungan, Sebut Tak Lagi Relevan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 30 Jul 2025 14:15 WIB
Foto : Kondisi Parkir Pinggir Jalan Tunjungan
Foto : Kondisi Parkir Pinggir Jalan Tunjungan

selalu.id – DPRD Kota Surabaya mendukung langkah Wali Kota Eri Cahyadi dalam menata ulang sistem parkir di Jalan Tunjungan. Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menyatakan penataan ulang ini penting demi mengurai kemacetan yang semakin parah sejak kawasan tersebut menjadi destinasi wisata.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

“Faktanya, sebelum jadi wahana wisata, Tunjungan sudah macet setiap hari. Setelah ada parkir di badan jalan, kemacetannya makin parah. Karena itu kami apresiasi penataan ulang yang dilakukan wali kota,” kata Fathoni saat dihubungi selalu.id, Rabu (30/7/2025).

 

Fathoni juga mengusulkan agar kebijakan pembatasan jam parkir pada pukul 16.00–19.00 dihapus. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak lagi efektif diterapkan di kawasan yang kini menjadi magnet wisata.

 

“Kebijakan itu dulu dibuat saat Tunjungan belum jadi magnet wisata. Kalau sekarang jelas tidak efektif, lebih baik ditiadakan saja,” tegasnya.

 

Ia mendorong Pemerintah Kota Surabaya untuk berdialog dengan para juru parkir dan mengarahkan kendaraan ke kantong-kantong parkir terdekat, seperti di area eks kantor BPN atau jalan kecil sekitar Tunjungan yang tidak padat lalu lintasnya.

 

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurutnya, optimalisasi kantong parkir lebih efektif daripada membangun gedung parkir atau parking center. Ia juga menyarankan pemasangan kamera pengawas (CCTV) untuk mengontrol arus keluar-masuk kendaraan agar tidak terjadi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD).

 

“Daripada menghabiskan anggaran untuk gedung parkir yang belum tentu terpakai, lebih baik manfaatkan lahan yang ada. Yang penting pasang CCTV agar bisa dipantau keluar-masuknya kendaraan,” ucap politisi Golkar tersebut.

 

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa evaluasi larangan parkir di tepi Jalan Tunjungan akan berlangsung hingga 31 Juli 2025. Jika evaluasi menunjukkan dampak positif dan respons masyarakat baik, maka larangan itu akan diberlakukan secara permanen.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

 

“Kalau masyarakat senang, tidak ada macet, dan lalu lintas lancar, kenapa tidak kita lanjutkan? Dinas Perhubungan yang akan evaluasi dan menampung respons warga juga,” ujar Eri.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.