Kamis, 17 Sep 2026 05:20 WIB

Pinjaman Rp 452 Miliar Pemkot Surabaya Dikaji DPRD, Risiko Fiskal Jadi Sorotan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Jul 2025 17:06 WIB
Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya
Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya

selalu.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya tengah mengkaji rencana Pemerintah Kota Surabaya untuk mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp 452 miliar kepada Bank Jatim.

 

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Pinjaman ini diajukan untuk menjaga keberlanjutan program-program prioritas yang terancam tidak terealisasi akibat turunnya pendapatan daerah, terutama dari dana bagi hasil provinsi.

 

Anggota Banggar DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menyatakan bahwa rencana tersebut akan dikaji lebih lanjut oleh masing-masing fraksi selama sepekan ke depan guna memastikan tidak menyalahi aturan dan tidak menimbulkan risiko fiskal.

 

“Awalnya, beberapa program yang sudah masuk dalam APBD Murni 2025 terancam tidak bisa direalisasikan karena ada pengurangan dana bagi hasil dari Pemprov. Dari Rp 1,6 triliun turun jadi sekitar Rp 1,1 sampai Rp 1,2 triliun. Maka dari itu, Pemkot mencari skema pembiayaan alternatif,” kata Achmad, Senin (28/7/2025).

 

Menurutnya, secara normatif skema pinjaman ini diperbolehkan dalam ketentuan APBD Perubahan, selama tercantum dalam dokumen perencanaan seperti RPJMD dan RKPD.

 

“Secara aturan diperbolehkan. Tapi Banggar tetap meminta kajian tambahan, tidak hanya dari sisi kelayakan teknis (FS), tapi juga dari sisi sosial dan ekonomi. Kita harus lihat apakah pembiayaan ini memberi dampak negatif bagi masyarakat atau tidak,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, prinsip kehati-hatian tetap menjadi dasar dalam pengambilan keputusan. Banggar disebut telah berkonsultasi dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, BPKP, serta melibatkan pakar kebijakan fiskal.

 

Baca Juga: Jam Operasional Tak Relevan, Perda Surabaya Diprotes Pedagang Buah Pasar Tanjung Sari

Terkait bunga pinjaman, Achmad menyebutkan bahwa besarannya masih dalam tahap negosiasi dan dalam paparan awal disebutkan sekitar 6 persen per tahun.

 

“Angkanya belum final, tapi kami juga mempertimbangkan apakah bunga itu terlalu tinggi. Ini masih akan dibahas lebih lanjut,” ujarnya.

 

Achmad menjelaskan, kemampuan fiskal Kota Surabaya masih mencukupi untuk menanggung pinjaman tersebut. Berdasarkan perhitungan, kapasitas pinjaman jangka menengah Surabaya diperkirakan mencapai Rp 6,1 triliun dalam lima tahun.

 

“Namun kita tetap ingin pembayarannya bertahap, per tahun, agar tidak memberatkan APBD. Apalagi pinjaman ini harus lunas sebelum masa jabatan Wali Kota berakhir. Jangan sampai ada beban ke pemerintahan berikutnya,” tegasnya.

Baca Juga: Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

 

Ia juga memastikan bahwa sejumlah program prioritas seperti perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan beasiswa pendidikan tidak terdampak oleh skema pinjaman ini.

 

“Rutilahu tetap jalan, beasiswa SMK juga ditambah. Tapi kami tetap harus berhati-hati, jangan sampai pinjaman ini justru menimbulkan masalah baru jika tidak dikelola dengan baik,” ujarnya.

 

Kajian antarfraksi, kata dia, ditargetkan selesai dalam satu minggu ke depan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.