Senin, 02 Nov 2026 00:40 WIB

Pinjaman Rp 452 Miliar Pemkot Surabaya Dikaji DPRD, Risiko Fiskal Jadi Sorotan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Jul 2025 17:06 WIB
Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya
Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya

selalu.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya tengah mengkaji rencana Pemerintah Kota Surabaya untuk mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp 452 miliar kepada Bank Jatim.

 

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Pinjaman ini diajukan untuk menjaga keberlanjutan program-program prioritas yang terancam tidak terealisasi akibat turunnya pendapatan daerah, terutama dari dana bagi hasil provinsi.

 

Anggota Banggar DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menyatakan bahwa rencana tersebut akan dikaji lebih lanjut oleh masing-masing fraksi selama sepekan ke depan guna memastikan tidak menyalahi aturan dan tidak menimbulkan risiko fiskal.

 

“Awalnya, beberapa program yang sudah masuk dalam APBD Murni 2025 terancam tidak bisa direalisasikan karena ada pengurangan dana bagi hasil dari Pemprov. Dari Rp 1,6 triliun turun jadi sekitar Rp 1,1 sampai Rp 1,2 triliun. Maka dari itu, Pemkot mencari skema pembiayaan alternatif,” kata Achmad, Senin (28/7/2025).

 

Menurutnya, secara normatif skema pinjaman ini diperbolehkan dalam ketentuan APBD Perubahan, selama tercantum dalam dokumen perencanaan seperti RPJMD dan RKPD.

 

“Secara aturan diperbolehkan. Tapi Banggar tetap meminta kajian tambahan, tidak hanya dari sisi kelayakan teknis (FS), tapi juga dari sisi sosial dan ekonomi. Kita harus lihat apakah pembiayaan ini memberi dampak negatif bagi masyarakat atau tidak,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, prinsip kehati-hatian tetap menjadi dasar dalam pengambilan keputusan. Banggar disebut telah berkonsultasi dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, BPKP, serta melibatkan pakar kebijakan fiskal.

 

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

Terkait bunga pinjaman, Achmad menyebutkan bahwa besarannya masih dalam tahap negosiasi dan dalam paparan awal disebutkan sekitar 6 persen per tahun.

 

“Angkanya belum final, tapi kami juga mempertimbangkan apakah bunga itu terlalu tinggi. Ini masih akan dibahas lebih lanjut,” ujarnya.

 

Achmad menjelaskan, kemampuan fiskal Kota Surabaya masih mencukupi untuk menanggung pinjaman tersebut. Berdasarkan perhitungan, kapasitas pinjaman jangka menengah Surabaya diperkirakan mencapai Rp 6,1 triliun dalam lima tahun.

 

“Namun kita tetap ingin pembayarannya bertahap, per tahun, agar tidak memberatkan APBD. Apalagi pinjaman ini harus lunas sebelum masa jabatan Wali Kota berakhir. Jangan sampai ada beban ke pemerintahan berikutnya,” tegasnya.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

 

Ia juga memastikan bahwa sejumlah program prioritas seperti perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan beasiswa pendidikan tidak terdampak oleh skema pinjaman ini.

 

“Rutilahu tetap jalan, beasiswa SMK juga ditambah. Tapi kami tetap harus berhati-hati, jangan sampai pinjaman ini justru menimbulkan masalah baru jika tidak dikelola dengan baik,” ujarnya.

 

Kajian antarfraksi, kata dia, ditargetkan selesai dalam satu minggu ke depan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.