Minggu, 06 Sep 2026 13:31 WIB

6.144 Siswa Gakin Surabaya Dapat Seragam Gratis dan Uang Saku

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Jul 2025 12:27 WIB
Pelajar Surabaya
Pelajar Surabaya

selalu.id – Sebanyak 6.144 pelajar SMA/SMK dan MA dari keluarga miskin (Gakin) di Surabaya menerima perlengkapan sekolah dan bantuan pendidikan bulanan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui program Beasiswa Pemuda Tangguh.

 

Baca Juga: Beda Warna Seragam Sekolah, Wali Kota Eri: Tanda Dikerjakan Banyak UMKM

Penyaluran dilakukan bertahap di Gelanggang Remaja Surabaya sejak Selasa (22/7/2025) hingga Jumat (25/7/2025).

 

Setiap pelajar menerima satu set seragam putih abu-abu, seragam pramuka, sepatu, kaus kaki, serta uang saku pendidikan sebesar Rp200 ribu per bulan.

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, bantuan ini bertujuan meringankan beban keluarga miskin dan mendorong semangat belajar siswa.

 

“Masih banyak yang pakai seragam SMP karena belum mampu beli yang baru. Sekarang mereka dapat lengkap, termasuk sepatu dan kaos kaki,” ujar Eri, Jumat (25/7/2025).

 

Pemkot juga akan membelikan seragam batik sesuai motif masing-masing sekolah. Mekanismenya, sekolah akan didata dan dana langsung dibayarkan ke pihak sekolah.

 

Menurut Eri, program ini berjalan berkat kontribusi warga, termasuk para dermawan dan orang tua asuh.

 

“Dana dari masyarakat sangat membantu. Harusnya anggaran untuk seragam bisa ratusan miliar, tapi sekarang bisa dialihkan untuk kebutuhan lain,” katanya.

 

Setiap penerima wajib melaporkan aktivitas belajar dan nilai secara berkala kepada pemkot. Laporan akan diteruskan ke orang tua asuh sebagai bentuk transparansi.

 

Baca Juga: 4 Juta Warga Jatim Masih Miskin, Gerindra Desak RPJMD Fokus Wilayah Tertinggal

Pemkot juga menyisir lulusan SMP yang belum melanjutkan pendidikan. “Kalau belum masuk SMA atau pondok, akan kami datangi bersama Satgas Kampung Pancasila,” kata Eri.

 

Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra), Arief Boediarto, menyampaikan bahwa siswa penerima harus melakukan daftar ulang dan akan diberi akun khusus untuk pelaporan pendidikan.

 

“Mereka juga akan dibukakan rekening Bank Jatim untuk menerima bantuan,” jelas Arief.

 

Program ini menyasar siswa SMA/MA atau pondok pesantren dari keluarga miskin dan pra-sejahtera, dengan durasi bantuan maksimal tiga tahun hingga lulus.

 

Dari 12.000 pendaftar daring, hanya 6.144 siswa yang lolos verifikasi. “Kriterianya jelas, warga ber-KTP Surabaya dan dari keluarga tidak mampu. Yang tidak lolos kebanyakan berasal dari keluarga mampu,” tambah Arief.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Bakal Sekolahkan Anak Keluarga Miskin, Begini Syaratnya

 

Total anggaran program ini mencapai Rp60 miliar per tahun, mencakup 21.000 siswa dari semua jenjang. Jumlah penerima tahun ini turun dari 7.000 menjadi 6.000 siswa. Arief berharap penurunan ini seiring dengan meningkatnya kesejahteraan warga.

 

Pemkot juga menggandeng UMKM lokal sebagai penyedia perlengkapan sekolah, termasuk sepatu dan seragam.

 

Salah satu penerima, Muhammad Dimas Kurniawan, siswa kelas X SMKN 2 Surabaya, mengaku terbantu dengan program ini.

 

“Alhamdulillah, bisa meringankan beban orang tua. Terima kasih Pak Wali atas bantuannya,” ujar Dimas.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item