Selasa, 21 Jul 2026 10:58 WIB

6.144 Siswa Gakin Surabaya Dapat Seragam Gratis dan Uang Saku

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Jul 2025 12:27 WIB
Pelajar Surabaya
Pelajar Surabaya

selalu.id – Sebanyak 6.144 pelajar SMA/SMK dan MA dari keluarga miskin (Gakin) di Surabaya menerima perlengkapan sekolah dan bantuan pendidikan bulanan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui program Beasiswa Pemuda Tangguh.

 

Baca Juga: Beda Warna Seragam Sekolah, Wali Kota Eri: Tanda Dikerjakan Banyak UMKM

Penyaluran dilakukan bertahap di Gelanggang Remaja Surabaya sejak Selasa (22/7/2025) hingga Jumat (25/7/2025).

 

Setiap pelajar menerima satu set seragam putih abu-abu, seragam pramuka, sepatu, kaus kaki, serta uang saku pendidikan sebesar Rp200 ribu per bulan.

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, bantuan ini bertujuan meringankan beban keluarga miskin dan mendorong semangat belajar siswa.

 

“Masih banyak yang pakai seragam SMP karena belum mampu beli yang baru. Sekarang mereka dapat lengkap, termasuk sepatu dan kaos kaki,” ujar Eri, Jumat (25/7/2025).

 

Pemkot juga akan membelikan seragam batik sesuai motif masing-masing sekolah. Mekanismenya, sekolah akan didata dan dana langsung dibayarkan ke pihak sekolah.

 

Menurut Eri, program ini berjalan berkat kontribusi warga, termasuk para dermawan dan orang tua asuh.

 

“Dana dari masyarakat sangat membantu. Harusnya anggaran untuk seragam bisa ratusan miliar, tapi sekarang bisa dialihkan untuk kebutuhan lain,” katanya.

 

Setiap penerima wajib melaporkan aktivitas belajar dan nilai secara berkala kepada pemkot. Laporan akan diteruskan ke orang tua asuh sebagai bentuk transparansi.

 

Baca Juga: 4 Juta Warga Jatim Masih Miskin, Gerindra Desak RPJMD Fokus Wilayah Tertinggal

Pemkot juga menyisir lulusan SMP yang belum melanjutkan pendidikan. “Kalau belum masuk SMA atau pondok, akan kami datangi bersama Satgas Kampung Pancasila,” kata Eri.

 

Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra), Arief Boediarto, menyampaikan bahwa siswa penerima harus melakukan daftar ulang dan akan diberi akun khusus untuk pelaporan pendidikan.

 

“Mereka juga akan dibukakan rekening Bank Jatim untuk menerima bantuan,” jelas Arief.

 

Program ini menyasar siswa SMA/MA atau pondok pesantren dari keluarga miskin dan pra-sejahtera, dengan durasi bantuan maksimal tiga tahun hingga lulus.

 

Dari 12.000 pendaftar daring, hanya 6.144 siswa yang lolos verifikasi. “Kriterianya jelas, warga ber-KTP Surabaya dan dari keluarga tidak mampu. Yang tidak lolos kebanyakan berasal dari keluarga mampu,” tambah Arief.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Bakal Sekolahkan Anak Keluarga Miskin, Begini Syaratnya

 

Total anggaran program ini mencapai Rp60 miliar per tahun, mencakup 21.000 siswa dari semua jenjang. Jumlah penerima tahun ini turun dari 7.000 menjadi 6.000 siswa. Arief berharap penurunan ini seiring dengan meningkatnya kesejahteraan warga.

 

Pemkot juga menggandeng UMKM lokal sebagai penyedia perlengkapan sekolah, termasuk sepatu dan seragam.

 

Salah satu penerima, Muhammad Dimas Kurniawan, siswa kelas X SMKN 2 Surabaya, mengaku terbantu dengan program ini.

 

“Alhamdulillah, bisa meringankan beban orang tua. Terima kasih Pak Wali atas bantuannya,” ujar Dimas.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.