Selasa, 21 Jul 2026 16:02 WIB

4 Juta Warga Jatim Masih Miskin, Gerindra Desak RPJMD Fokus Wilayah Tertinggal

Juru Bicara Fraksi Gerindra, Farid Kurniawan Aditama
Juru Bicara Fraksi Gerindra, Farid Kurniawan Aditama

selalu.id – Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Namun, persetujuan tersebut disertai catatan kritis terkait ketimpangan wilayah dan persoalan sosial ekonomi.

 

Baca Juga: Gubernur Lemhannas Apresiasi Jatim jadi Role Model Penguatan SDM dan Ketahanan Pangan Nasional

Juru Bicara Fraksi Gerindra, Farid Kurniawan Aditama, menegaskan bahwa RPJMD harus menjadi panduan nyata pembangunan lima tahun ke depan, bukan sekadar formalitas. Ia mendesak agar RPJMD selaras dengan target besar menuju Indonesia Emas 2045.

 

Salah satu sorotan utama adalah masih tingginya angka kemiskinan di Jatim. Hingga 2024, hampir 4 juta warga hidup di bawah garis kemiskinan. Wilayah seperti Madura, Probolinggo, Tuban, dan Ngawi disebut membutuhkan kebijakan afirmatif.

 

“Kami mendorong percepatan pembangunan di wilayah tersebut melalui peningkatan layanan dasar dan kualitas SDM,” ujarnya.

 

Gerindra juga menyoroti ketimpangan pembangunan yang terpusat di kawasan Gerbangkertasusila. Mereka mendesak pengembangan pusat ekonomi baru di Madura, Pantura, Mataraman, dan Tapal Kuda untuk pemerataan wilayah.

 

Dari sisi kebencanaan, Gerindra meminta Pemprov mampu merespons bencana dalam waktu maksimal 2x24 jam, mengingat Jawa Timur merupakan daerah rawan.

 

Baca Juga: Said Abdullah Tegaskan Konferda-Konfercab PDIP Jatim Perkuat Solidaritas Kader

Di sektor fiskal, Fraksi Gerindra menilai target pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 1,87 persen terlalu rendah. Mereka mendorong target ditingkatkan menjadi 5–7 persen, dengan efisiensi anggaran yang fokus pada program prioritas.

 

Pengelolaan aset dan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga menjadi sorotan. Gerindra menilai banyak aset mangkrak dan beberapa BUMD justru menjadi beban. Pihaknya meminta evaluasi menyeluruh dan masterplan optimalisasi aset untuk mendukung sektor UMKM.

 

Sektor pertanian dan perikanan juga mendapat perhatian. Kontribusi sektor ini terhadap PDRB dinilai menurun. Gerindra mendorong hilirisasi, perlindungan lahan pangan, serta dukungan teknologi dan insentif untuk pelaku sektor.

 

Baca Juga: Satukan 10 Ribu Warga Kalimantan, K3 Jatim Perkuat Jejaring dan Kolaborasi

Persoalan sosial turut disorot, seperti kasus perkawinan anak (8.753 kasus), kekerasan (1.800 kasus), dan perceraian (lebih dari 77 ribu kasus) pada 2024. Fraksi Gerindra menekankan pentingnya ketahanan keluarga, pendidikan perempuan, dan peran ibu dalam pembangunan sosial.

 

Meski mengapresiasi capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang melebihi target, Gerindra menekankan penguatan program lingkungan melalui pendekatan Green dan Blue Economy yang terintegrasi dengan sektor industri, pertanian, dan pariwisata.

 

Fraksi Gerindra juga mendorong agar RPJMD selaras dengan program nasional, seperti Sekolah Rakyat, Makanan Bergizi Gratis, dan Koperasi Merah Putih.

Editor : Ading
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.