Sabtu, 07 Feb 2026 05:29 WIB

Kakorlantas Dorong Polantas Menyapa dan Senyum Polisi di Pelayanan Publik

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho

selalu.id — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mendorong jajarannya memperkuat pelayanan publik yang responsif dan humanis melalui program Polantas Menyapa dan Senyum Polisi.

 

Baca Juga: Bantahan Tim Hukum Terlapor dalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Gereja GBI TOC Surabaya

“Kedua program tersebut merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik Polri di bidang lalu lintas,” kata Irjen Agus saat dikonfirmasi, Rabu (16/7/2025).

 

Ia menyebut, program ini ditujukan sebagai bentuk interaksi dua arah antara polisi lalu lintas dan masyarakat demi menciptakan kedisiplinan dan keselamatan di jalan.

 

“Polantas Menyapa adalah pendekatan komunikasi langsung, di mana polisi lalu lintas tidak hanya mengawasi dan menegakkan hukum, tetapi juga aktif menyapa pengguna jalan secara simpatik,” ujarnya.

 

Menurutnya, sapaan hangat dan kehadiran yang bersahabat akan mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, termasuk pengemudi, pejalan kaki, maupun pelajar.

 

Sementara itu, slogan Senyum Polisi adalah Marka Utama Lalu Lintas menjadi pengingat pentingnya sikap ramah dan humanis bagi setiap personel di lapangan.

 

“Senyum menjadi simbol komitmen pelayanan bersahabat dan keteladanan. Ini mampu meredakan ketegangan di tengah padatnya arus kendaraan,” jelasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

 

Ia menambahkan, melalui dua program ini, Polantas diharapkan menjadi lebih dekat dengan masyarakat, tidak sekadar bertugas sebagai pengatur lalu lintas.

 

“Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polantas adalah sahabat masyarakat. Interaksi yang hangat dan edukatif menjadi pondasi pelayanan berbasis empati,” lanjutnya.

 

Kakorlantas menegaskan, interaksi ini juga menjadi sarana edukasi. Saat polisi menyapa, masyarakat diberi ruang untuk bertanya, memberi saran, hingga menyampaikan keluhan.

Baca Juga: Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

 

Beberapa daerah, kata dia, sudah mulai menerapkan program ini, khususnya saat jam-jam sibuk di perempatan padat. Interaksi langsung dinilai mampu menurunkan tingkat stres pengguna jalan, sekaligus menjadi media imbauan keselamatan.

 

Melalui langkah ini, Polantas diharapkan mampu menjalankan prinsip Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang menjadi kebijakan Polri saat ini.

 

“Polantas bukan sekadar penegak hukum di jalan, tapi juga wajah ramah Polri di ruang publik,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

KPK Ungkap Tren Emas Kini Jadi Alat Suap

Hal ini membuat KPK lebih menaruh perhatian terhadap emas terkait komoditas korupsi di samping uang tunai dan kripto.

Pembentukan DJENPES Dekati Final, Menag: Bukti Keseriusan Pemerintahan Prabowo!

Menurut Menag, pesantren saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan dukungan komprehensif. 

Dugaan Korupsi di KBS, Wali Kota Eri Minta Kejati Jatim Usut Tuntas

Eri mengungkapkan, dugaan persoalan pengelolaan keuangan di tubuh KBS tersebut sudah berlangsung lama, bahkan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota.

DPRD Surabaya Turut Sesalkan Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo

DPRD Surabaya langsung bergerak menelusuri informasi karena bangunan tersebut memiliki nilai sejarah penting bagi perjuangan bangsa dan Kota Surabaya.

Jember Resmi Launching FORPROV Jatim III 2026, KORMI Siap Berikan yang Terbaik

KORMI Jember optimistis FORPROV III Jawa Timur 2026 akan berjalan sukses serta menjadi salah satu festival olahraga rekreasi terbaik di tingkat provinsi.

Sekjen: Kemenag Terus Perjuangkan Guru Swasta Bisa Diangkat PPPK

Selain soal PPPK, Sekjen Kemenag juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan akselerasi dalam program sertifikasi guru.