Kamis, 06 Agu 2026 10:37 WIB

Buleks Kritik Lemotnya Perizinan Surabaya, Sebut Hambat Investasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 15 Jul 2025 16:59 WIB
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, H Budi Leksono
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, H Budi Leksono

selalu.id — Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, H Budi Leksono, menyoroti lambannya proses perizinan di Surabaya.

 

Baca Juga: Banyak Mahasiswa Berprestasi di Surabaya Terancam Gagal Beasiswa, DPRD Desak Dinsos Benahi Data Desil

Buleks, sapaan akrabnya, menilai kondisi ini berdampak langsung terhadap investasi dan laju pertumbuhan ekonomi di Surabaya.

 

“Banyak pelaku usaha dan investor mengeluhkan proses perizinan yang terlalu panjang dan berbelit. Ini jelas menjadi penghambat masuknya investasi baru dan percepatan pembangunan,” kata Buleks kepada selalu.id, Selasa (15/7/2025).

 

Anggota Komisi B DPRD Surabaya itu menegaskan keterlambatan perizinan tidak hanya merugikan investor, tetapi juga masyarakat dan pemerintah daerah karena berpotensi mengurangi pendapatan asli daerah (PAD) dan memperlambat penciptaan lapangan kerja.

 

Menurutnya, sejumlah faktor menyebabkan lambannya proses perizinan, mulai dari regulasi tumpang tindih, lemahnya koordinasi antarinstansi, kurangnya SDM yang kompeten, hingga birokrasi yang tidak efisien dan minim transparansi.

 

Baca Juga: Di Balik Pagar Besi Mal Surabaya, DPRD Endus Adanya Kekhawatiran

“Permasalahan klasik ini akan terus jadi penghambat jika tidak segera dibenahi. Harus ada terobosan nyata, bukan hanya janji,” ujarnya.

 

Sebagai solusi, Buleks mendorong Pemkot Surabaya untuk segera menyederhanakan regulasi, memperkuat koordinasi lintas OPD, dan memaksimalkan pemanfaatan sistem perizinan online.

 

“Transparansi dan keterlibatan masyarakat di tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan, hingga organisasi kepemudaan juga penting. Ini bagian dari akuntabilitas pelayanan publik,” tambahnya.

Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Surabaya Tak Tunggu Laporan Warga untuk Normalisasi Saluran Air

 

Buleks menilai percepatan perizinan akan memberikan kepastian hukum, meningkatkan kepercayaan investor, dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Surabaya.

 

“Jangan sampai niat baik pelaku usaha pupus karena birokrasi yang lambat. Kalau ini terus dibiarkan, Surabaya bisa kehilangan momentum,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Gus Barra Pimpin Razia Rokok Ilegal di Pasar Sawahan Mojokerto, Ratusan Ribu Batang Disita

Gus Barra menegaskan bahwa langkah kolaboratif ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam melindungi penerimaan negara.

DPRD dan Pemprov Jatim Sahkan KUA-PPAS P-APBD 2026, Kejar Target IKU hingga Pokir

Penyesuaian target pendapatan nantinya akan digodok matang bersama komisi membidangi agar presisi dengan potensi riil tiap sektor penerimaan daerah.

Gempur Miras Ilegal di Sidoarjo: 3 Penjual Diseret ke Sidang Tipiring, Didenda hingga Rp1 Juta

Tak berhenti pada sanksi denda, seluruh barang bukti miras yang disita dan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dijadwalkan bakal dimusnahkan.

Sikat Premanisme, Polrestabes Surabaya Tahan Tiga Tersangka Penyerobot Ruko LeIang

Proses penyidikan saat ini masih terus berjalan untuk membongkar keterlibatan aktor lain di balik aksi penyerobotan tersebut.

DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, Total 4 Jenazah Sudah Diserahkan

Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim tercatat telah menyerahkan total empat jenazah teridentifikasi kepada pihak keluarga.

Langkah Tegas Polres Pasuruan Usut Tuntas Tewasnya Terduga Pelaku Judol di Beji

Hasil dari pemeriksaan internal ini nantinya juga bakal dibuka secara terbuka kepada publik sebagai wujud transparansi institusi.