Senin, 07 Sep 2026 16:34 WIB

Hari Pertama Sekolah, Dispendik Imbau Orang Tua Dampingi Anak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Jul 2025 10:25 WIB
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh

selalu.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memastikan seluruh sekolah siap menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai Senin (14/7/2025).

 

Baca Juga: Antisipasi Siswa Bolos, Sekolah di Mojokerto Resmikan Absensi Digital di MPLS

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, mengatakan MPLS akan berlangsung selama lima hari dengan materi mencakup pembentukan karakter, pengenalan lingkungan sekolah, dan pengenalan mata pelajaran.

 

Ia menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman, terutama bagi siswa yang baru memasuki jenjang pendidikan baru.

 

“Untuk siswa SD yang akan melanjutkan ke SMP, ada penyesuaian besar terkait mata pelajaran dan guru yang berbeda. Itu akan diperkenalkan selama MPLS,” ujarnya, Minggu (13/7/2025).

 

Yusuf juga mengimbau orang tua ikut mendampingi anak di masa awal sekolah, terutama siswa kelas 1 SD.

 

“Luangkan waktu untuk hadir menemani putra-putri di sekolah. Setelah anak beradaptasi, orang tua bisa mulai mempercayakan mereka kepada para guru,” katanya.

 

Ia menegaskan bahwa pencegahan perundungan menjadi fokus utama dalam pelaksanaan MPLS. Seluruh SD dan SMP telah diminta menerapkan pendekatan edukatif dan membangun sinergi antara guru dan siswa senior.

Baca Juga: Dispendik Terjunkan Tim Supervisi Awasi MPLS di Surabaya

 

“Sinergi antara sekolah, orang tua, dan komite akan terus diperkuat untuk memberi pemahaman menyeluruh mengenai program sekolah, termasuk jadwal pelajaran dan kepulangan anak. Ini penting agar pengawasan bisa dilanjutkan di rumah,” jelasnya.

 

Pemkot Surabaya juga tengah menyiapkan pembagian seragam gratis bagi siswa dari keluarga miskin (gamis). Yusuf menyebut pendataan sudah dilakukan, dan seragam ditargetkan sudah dipakai pada Agustus 2025.

 

Terkait penerimaan peserta didik baru (PPDB), Yusuf memastikan tidak ada penambahan kuota untuk SD dan SMP negeri di luar ketentuan.

 

Baca Juga: MPLS Surabaya Dimulai Besok, Siswa Dibekali Bahaya Narkoba hingga Cegah Kejahatan Siber

“Sistem penerimaan yang diatur pemerintah pusat sudah sangat ketat dan otomatis mengunci data jika terjadi kelebihan kuota,” tegasnya.

 

Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak mudah percaya pada tawaran dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

 

“Pagu sudah ditentukan. Dan baik sekolah negeri maupun swasta, kualitasnya sama-sama bagus,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Pilu PMI Jember yang Meninggal Usai Tertusuk Paku di Malaysia

Pembiayaan kepulangan jenazah almarhum ditanggung penuh secara pribadi oleh Bupati Jember Muhammad Fawait tanpa menggunakan dana APBD.

Hidupkan Ekosistem Kreatif, Dekesda Gelar Darjonesia Dance Festival dan Proyeksikan Museum Narotama

Sidoarjo layaknya kertas putih. Pembangunan fisik yang masif jangan sampai mengikis nilai-nilai kebudayaan yang menjadi identitas daerah.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.