Selasa, 09 Jun 2026 05:11 WIB

Studi ke Kendal, DPRD Surabaya Ingin Adopsi Model Rumah Hijau

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 03 Jul 2025 15:30 WIB
Perumahan Bumi Svarga Asri (BSA) di Desa Margosari, Kecamatan Limbangan, Kendal.
Perumahan Bumi Svarga Asri (BSA) di Desa Margosari, Kecamatan Limbangan, Kendal.

selalu.id – Panitia Khusus (Pansus) Raperda Hunian Layak DPRD Kota Surabaya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (3/7/2025), untuk meninjau praktik penyediaan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

 

Baca Juga: Dipanggil DPRD, Begini Alasan Klasik Gion Spa yang Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Rombongan pansus meninjau kawasan Perumahan Bumi Svarga Asri (BSA) di Desa Margosari, Kecamatan Limbangan, Kendal. Perumahan seluas 4,2 hektare tersebut dibangun dengan konsep rumah hijau dan menyasar warga MBR sebagai penerima manfaat utama.

 

“Perumahan BSA ini berdiri di atas lahan 4,2 hektare dengan total 386 unit rumah. Ini yang kami pelajari, apakah akan ada tahap-tahap berikutnya dengan konsep serupa,” kata Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko.

 

Unit rumah yang dibangun bertipe 36 dengan luas lahan 60 meter persegi. Pemerintah Kendal juga memprioritaskan guru sebagai penerima manfaat, yang dinilai sebagai kebijakan layak dicontoh.

 

“Luar biasa, pemerintah Kendal memprioritaskan para guru untuk mendapatkan rumah di BSA. Ini akan kami adopsi sebagai bahan masukan bagi Pemerintah Kota Surabaya,” tambah Yona.

 

Pansus juga menekankan pentingnya grand design penyediaan rumah murah oleh pemerintah daerah, termasuk target unit dan rentang waktu pembangunan.

 

“Kami ingin tahu, berapa target ribuan unit rumah yang ingin disediakan pemerintah Kendal untuk MBR dalam beberapa tahun ke depan. Kalau Kendal bisa, Surabaya tentu tidak ada alasan untuk kesulitan,” ujar politisi Gerindra tersebut.

Baca Juga: DPRD Surabaya Janji Segera Sahkan Perda Disabilitas

 

Dalam pertemuan bersama Pemkab Kendal, pansus mendapatkan informasi tentang pola pembangunan hunian, termasuk rusunami, ruko, serta pemanfaatan aset negara milik Bank Tanah di bawah ATR/BPN.

 

Salah satu penghuni, Tusyani, menyampaikan kemudahan skema pembiayaan yang ditawarkan. “Total DP saya Rp5 juta, angsurannya Rp1.060.000 per bulan selama 240 bulan,” ujarnya.

 

Ketua Pansus Raperda Hunian Layak, Mohammad Saifuddin, menyebut Surabaya memiliki potensi lahan di wilayah barat dan timur yang bisa dikembangkan untuk hunian MBR, baik rumah tapak maupun vertikal.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

 

“Surabaya punya lahan di barat dan timur, meski kontur lahannya berbeda. Di timur, pembangunan vertical housing masih sangat mungkin,” katanya.

 

Pemkab Kendal sendiri menargetkan pembangunan 3.400 unit rumah dari total sekitar 34.000 warga MBR. Model seperti BSA dinilai efisien karena memanfaatkan lahan negara tanpa membebani APBD secara besar.

 

Pansus berharap hasil studi ini dapat memperkaya penyusunan Raperda Hunian Layak Surabaya agar lebih adaptif terhadap kebutuhan warga MBR dan memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pakar ITS Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari: Test Pile Harus Berizin!

Pengujian pondasi melalui test pile menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi tanah sesuai dengan kebutuhan desain konstruksi yang telah direncanakan.

Pemkab Sidoarjo Perkuat TPS 3R dan Digitalisasi, Targetkan Kota Bebas Sampah Liar

Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab DLHK, tetapi seluruh elemen masyarakat.

Komplotan Curanmor Spesialis Minimarket di Surabaya Ditembak, Ini Tampang dan Jejak Kejahatannya

Saat ini penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang turut terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut.

Pesan Khusus Gus Barra saat Resmikan GOR di Kelulusan SMPN 1 Ngoro Mojokerto

Gus Barra mengatakan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan peran aktif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Mahasiswa di Surabaya Dikeroyok Kelompok Pesilat Mabuk: HP Raib, Kini Masuk Rumah Sakit

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan pengembangan penyidikan untuk menangkap satu pelaku yang masih buron.

Awas! Ada Razia Kendaraan Besar-besaran di Surabaya hingga Akhir Tahun 2026

Salah satu titik operasi berlangsung di Jalan Ir Soekarno (MERR). Kegiatan serupa akan digelar bergilir di lima wilayah Surabaya hingga akhir tahun 2026.