Kamis, 06 Agu 2026 12:06 WIB

Studi ke Kendal, DPRD Surabaya Ingin Adopsi Model Rumah Hijau

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 03 Jul 2025 15:30 WIB
Perumahan Bumi Svarga Asri (BSA) di Desa Margosari, Kecamatan Limbangan, Kendal.
Perumahan Bumi Svarga Asri (BSA) di Desa Margosari, Kecamatan Limbangan, Kendal.

selalu.id – Panitia Khusus (Pansus) Raperda Hunian Layak DPRD Kota Surabaya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (3/7/2025), untuk meninjau praktik penyediaan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

 

Baca Juga: Banyak Mahasiswa Berprestasi di Surabaya Terancam Gagal Beasiswa, DPRD Desak Dinsos Benahi Data Desil

Rombongan pansus meninjau kawasan Perumahan Bumi Svarga Asri (BSA) di Desa Margosari, Kecamatan Limbangan, Kendal. Perumahan seluas 4,2 hektare tersebut dibangun dengan konsep rumah hijau dan menyasar warga MBR sebagai penerima manfaat utama.

 

“Perumahan BSA ini berdiri di atas lahan 4,2 hektare dengan total 386 unit rumah. Ini yang kami pelajari, apakah akan ada tahap-tahap berikutnya dengan konsep serupa,” kata Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko.

 

Unit rumah yang dibangun bertipe 36 dengan luas lahan 60 meter persegi. Pemerintah Kendal juga memprioritaskan guru sebagai penerima manfaat, yang dinilai sebagai kebijakan layak dicontoh.

 

“Luar biasa, pemerintah Kendal memprioritaskan para guru untuk mendapatkan rumah di BSA. Ini akan kami adopsi sebagai bahan masukan bagi Pemerintah Kota Surabaya,” tambah Yona.

 

Pansus juga menekankan pentingnya grand design penyediaan rumah murah oleh pemerintah daerah, termasuk target unit dan rentang waktu pembangunan.

 

“Kami ingin tahu, berapa target ribuan unit rumah yang ingin disediakan pemerintah Kendal untuk MBR dalam beberapa tahun ke depan. Kalau Kendal bisa, Surabaya tentu tidak ada alasan untuk kesulitan,” ujar politisi Gerindra tersebut.

Baca Juga: Di Balik Pagar Besi Mal Surabaya, DPRD Endus Adanya Kekhawatiran

 

Dalam pertemuan bersama Pemkab Kendal, pansus mendapatkan informasi tentang pola pembangunan hunian, termasuk rusunami, ruko, serta pemanfaatan aset negara milik Bank Tanah di bawah ATR/BPN.

 

Salah satu penghuni, Tusyani, menyampaikan kemudahan skema pembiayaan yang ditawarkan. “Total DP saya Rp5 juta, angsurannya Rp1.060.000 per bulan selama 240 bulan,” ujarnya.

 

Ketua Pansus Raperda Hunian Layak, Mohammad Saifuddin, menyebut Surabaya memiliki potensi lahan di wilayah barat dan timur yang bisa dikembangkan untuk hunian MBR, baik rumah tapak maupun vertikal.

Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Surabaya Tak Tunggu Laporan Warga untuk Normalisasi Saluran Air

 

“Surabaya punya lahan di barat dan timur, meski kontur lahannya berbeda. Di timur, pembangunan vertical housing masih sangat mungkin,” katanya.

 

Pemkab Kendal sendiri menargetkan pembangunan 3.400 unit rumah dari total sekitar 34.000 warga MBR. Model seperti BSA dinilai efisien karena memanfaatkan lahan negara tanpa membebani APBD secara besar.

 

Pansus berharap hasil studi ini dapat memperkaya penyusunan Raperda Hunian Layak Surabaya agar lebih adaptif terhadap kebutuhan warga MBR dan memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Gus Barra Pimpin Razia Rokok Ilegal di Pasar Sawahan Mojokerto, Ratusan Ribu Batang Disita

Gus Barra menegaskan bahwa langkah kolaboratif ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam melindungi penerimaan negara.

DPRD dan Pemprov Jatim Sahkan KUA-PPAS P-APBD 2026, Kejar Target IKU hingga Pokir

Penyesuaian target pendapatan nantinya akan digodok matang bersama komisi membidangi agar presisi dengan potensi riil tiap sektor penerimaan daerah.

Gempur Miras Ilegal di Sidoarjo: 3 Penjual Diseret ke Sidang Tipiring, Didenda hingga Rp1 Juta

Tak berhenti pada sanksi denda, seluruh barang bukti miras yang disita dan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dijadwalkan bakal dimusnahkan.

Sikat Premanisme, Polrestabes Surabaya Tahan Tiga Tersangka Penyerobot Ruko LeIang

Proses penyidikan saat ini masih terus berjalan untuk membongkar keterlibatan aktor lain di balik aksi penyerobotan tersebut.

DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, Total 4 Jenazah Sudah Diserahkan

Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim tercatat telah menyerahkan total empat jenazah teridentifikasi kepada pihak keluarga.

Langkah Tegas Polres Pasuruan Usut Tuntas Tewasnya Terduga Pelaku Judol di Beji

Hasil dari pemeriksaan internal ini nantinya juga bakal dibuka secara terbuka kepada publik sebagai wujud transparansi institusi.