Selasa, 03 Feb 2026 03:29 WIB

123 Siswa Banyuwangi Gagal Daftar Ulang Meski Lolos PPDB, Wagub Jatim Minta Evaluasi Sistem

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Jul 2025 14:46 WIB
Emil Dardak
Emil Dardak

selalu.id – Sebanyak 123 calon siswa di SMA Negeri 1 Giri, Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami penolakan saat daftar ulang meski sebelumnya dinyatakan lolos dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025. Kejadian ini memicu kekecewaan dari para siswa dan orang tua.

 

Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, langsung merespons kasus tersebut dan meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem PPDB.

 

“Sistem PPDB sementara dihentikan untuk mencegah munculnya bukti penerimaan yang serupa,” kata Emil dalam keterangan resminya, Rabu (2/7/2025).

 

Menurut Emil, hasil pengecekan ke seluruh cabang dinas menunjukkan permasalahan ini hanya terjadi di Banyuwangi. Ia menilai kejadian tersebut menunjukkan adanya kesalahan sistem yang harus segera diperbaiki.

 

“Ada yang seharusnya diterima tetapi belum mendapat notifikasi karena kesalahan sistem, dan ada pula yang sudah mendapat bukti penerimaan tetapi ditolak. Ini sangat memprihatinkan,” ujarnya.

 

Baca Juga: Dilantik Jadi Kapolresta, Kombes Rofiq Ajak Warga Banyuwangi Manfaatkan Call Center 110

Emil menegaskan pentingnya melindungi hak para calon siswa yang telah menerima bukti diterima dalam sistem. Ia juga meminta agar masalah ini tidak ditangani secara terburu-buru.

 

“Sistem PPDB ini ibarat jalur produksi yang mengalami error, harus segera dihentikan dan diperbaiki agar tidak menimbulkan masalah serupa,” tambahnya.

 

Ia menyampaikan bahwa sistem PPDB tengah diaudit oleh tim dari Dinas Pendidikan Jawa Timur, dan pihaknya telah berkoordinasi dengan perguruan tinggi yang menjadi mitra dalam pengembangan sistem tersebut.

Baca Juga: Laporan Warga ke 110, Polisi Banyuwangi Gerebek Kos dan Sita Ratusan Pil Terlarang

 

“Kami berkomitmen untuk mencari solusi bagi 123 siswa yang terdampak. Mereka tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegas Emil.

 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini fokus melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang, serta memastikan sistem PPDB menjadi lebih akurat dan transparan ke depannya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.