Minggu, 06 Sep 2026 15:38 WIB

123 Siswa Banyuwangi Gagal Daftar Ulang Meski Lolos PPDB, Wagub Jatim Minta Evaluasi Sistem

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Jul 2025 14:46 WIB
Emil Dardak
Emil Dardak

selalu.id – Sebanyak 123 calon siswa di SMA Negeri 1 Giri, Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami penolakan saat daftar ulang meski sebelumnya dinyatakan lolos dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025. Kejadian ini memicu kekecewaan dari para siswa dan orang tua.

 

Baca Juga: Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, langsung merespons kasus tersebut dan meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem PPDB.

 

“Sistem PPDB sementara dihentikan untuk mencegah munculnya bukti penerimaan yang serupa,” kata Emil dalam keterangan resminya, Rabu (2/7/2025).

 

Menurut Emil, hasil pengecekan ke seluruh cabang dinas menunjukkan permasalahan ini hanya terjadi di Banyuwangi. Ia menilai kejadian tersebut menunjukkan adanya kesalahan sistem yang harus segera diperbaiki.

 

“Ada yang seharusnya diterima tetapi belum mendapat notifikasi karena kesalahan sistem, dan ada pula yang sudah mendapat bukti penerimaan tetapi ditolak. Ini sangat memprihatinkan,” ujarnya.

 

Baca Juga: Foto: Kemacetan Parah Menuju Akses Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Emil menegaskan pentingnya melindungi hak para calon siswa yang telah menerima bukti diterima dalam sistem. Ia juga meminta agar masalah ini tidak ditangani secara terburu-buru.

 

“Sistem PPDB ini ibarat jalur produksi yang mengalami error, harus segera dihentikan dan diperbaiki agar tidak menimbulkan masalah serupa,” tambahnya.

 

Ia menyampaikan bahwa sistem PPDB tengah diaudit oleh tim dari Dinas Pendidikan Jawa Timur, dan pihaknya telah berkoordinasi dengan perguruan tinggi yang menjadi mitra dalam pengembangan sistem tersebut.

Baca Juga: Akses Pelabuhan Ketapang Lumpuh, Macet Mengular hingga 10 Kilometer

 

“Kami berkomitmen untuk mencari solusi bagi 123 siswa yang terdampak. Mereka tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegas Emil.

 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini fokus melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang, serta memastikan sistem PPDB menjadi lebih akurat dan transparan ke depannya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item