Rabu, 21 Okt 2026 19:25 WIB

123 Siswa Banyuwangi Gagal Daftar Ulang Meski Lolos PPDB, Wagub Jatim Minta Evaluasi Sistem

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Jul 2025 14:46 WIB
Emil Dardak
Emil Dardak

selalu.id – Sebanyak 123 calon siswa di SMA Negeri 1 Giri, Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami penolakan saat daftar ulang meski sebelumnya dinyatakan lolos dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025. Kejadian ini memicu kekecewaan dari para siswa dan orang tua.

 

Baca Juga: Top 5 Berita: 3 Anggota DPRD Kader Gerindra hingga Kakek Tewas

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, langsung merespons kasus tersebut dan meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem PPDB.

 

“Sistem PPDB sementara dihentikan untuk mencegah munculnya bukti penerimaan yang serupa,” kata Emil dalam keterangan resminya, Rabu (2/7/2025).

 

Menurut Emil, hasil pengecekan ke seluruh cabang dinas menunjukkan permasalahan ini hanya terjadi di Banyuwangi. Ia menilai kejadian tersebut menunjukkan adanya kesalahan sistem yang harus segera diperbaiki.

 

“Ada yang seharusnya diterima tetapi belum mendapat notifikasi karena kesalahan sistem, dan ada pula yang sudah mendapat bukti penerimaan tetapi ditolak. Ini sangat memprihatinkan,” ujarnya.

 

Baca Juga: Tiga Anggota DPRD Kader Gerindra di Jatim Terjaring Razia Narkoba di Hotel Surabaya

Emil menegaskan pentingnya melindungi hak para calon siswa yang telah menerima bukti diterima dalam sistem. Ia juga meminta agar masalah ini tidak ditangani secara terburu-buru.

 

“Sistem PPDB ini ibarat jalur produksi yang mengalami error, harus segera dihentikan dan diperbaiki agar tidak menimbulkan masalah serupa,” tambahnya.

 

Ia menyampaikan bahwa sistem PPDB tengah diaudit oleh tim dari Dinas Pendidikan Jawa Timur, dan pihaknya telah berkoordinasi dengan perguruan tinggi yang menjadi mitra dalam pengembangan sistem tersebut.

Baca Juga: Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

 

“Kami berkomitmen untuk mencari solusi bagi 123 siswa yang terdampak. Mereka tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegas Emil.

 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini fokus melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang, serta memastikan sistem PPDB menjadi lebih akurat dan transparan ke depannya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.