Jumat, 05 Jun 2026 03:07 WIB

Eri Cahyadi Nilai Pemilu Terpisah 2029 Bisa Kurangi Gesekan Politik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 30 Jun 2025 16:53 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dan pemilu daerah mulai 2029. Ia menilai pemilu tidak serentak lebih efektif dalam menghindari potensi gesekan politik.

 

Baca Juga: Golkar Surabaya Apresiasi Putusan MK soal Pemilu Nasional dan Daerah

“Kalau itu sudah diputuskan, tapi memang lebih baik kalau dipastikan ada perbedaan ya, tidak berbarengan. Itu memang jauh lebih baik. Sehingga apa? Sehingga tidak berbarengan dan tidak menimbulkan gesekan yang seperti kemarin. Orang itu bosan,” ujar Eri, Senin (30/6/2025).

 

Ia menilai, pemisahan jadwal antara pemilihan presiden dan legislatif pusat dengan pilkada dan DPRD akan memberi ruang lebih jelas bagi pemilih dalam menentukan pilihan.

 

“Jadi misalnya Presiden dan Pileg digelar sendiri, lalu Pilkada dan DPRD Kota digelar terpisah, itu kan daerah, itu mungkin bisa lebih bagus,” ujarnya.

Baca Juga: Hemat Biaya, Bayu Airlangga Dukung Pilkada Lewat DPRD

 

Eri menyatakan yakin bahwa keputusan MK telah mempertimbangkan manfaat dan risiko secara matang.

 

Baca Juga: Kritik Sosial terhadap Penyelenggaraan Pemilukada 2024 di Jawa Timur

“Saya yakin keputusan-keputusan itu pasti akan mempertimbangkan lebih baik manfaatnya daripada mudaratnya,” tegasnya.

 

Seperti diketahui, MK menetapkan skema baru untuk Pemilu 2029. Pemilu nasional (Presiden, DPR, dan DPD) akan digelar lebih awal, disusul pemilu daerah (Pilkada dan DPRD) pada waktu berbeda.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.