Kamis, 04 Jun 2026 14:46 WIB

Eri Cahyadi Nilai Pemilu Terpisah 2029 Bisa Kurangi Gesekan Politik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 30 Jun 2025 16:53 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dan pemilu daerah mulai 2029. Ia menilai pemilu tidak serentak lebih efektif dalam menghindari potensi gesekan politik.

 

Baca Juga: Golkar Surabaya Apresiasi Putusan MK soal Pemilu Nasional dan Daerah

“Kalau itu sudah diputuskan, tapi memang lebih baik kalau dipastikan ada perbedaan ya, tidak berbarengan. Itu memang jauh lebih baik. Sehingga apa? Sehingga tidak berbarengan dan tidak menimbulkan gesekan yang seperti kemarin. Orang itu bosan,” ujar Eri, Senin (30/6/2025).

 

Ia menilai, pemisahan jadwal antara pemilihan presiden dan legislatif pusat dengan pilkada dan DPRD akan memberi ruang lebih jelas bagi pemilih dalam menentukan pilihan.

 

“Jadi misalnya Presiden dan Pileg digelar sendiri, lalu Pilkada dan DPRD Kota digelar terpisah, itu kan daerah, itu mungkin bisa lebih bagus,” ujarnya.

Baca Juga: Hemat Biaya, Bayu Airlangga Dukung Pilkada Lewat DPRD

 

Eri menyatakan yakin bahwa keputusan MK telah mempertimbangkan manfaat dan risiko secara matang.

 

Baca Juga: Kritik Sosial terhadap Penyelenggaraan Pemilukada 2024 di Jawa Timur

“Saya yakin keputusan-keputusan itu pasti akan mempertimbangkan lebih baik manfaatnya daripada mudaratnya,” tegasnya.

 

Seperti diketahui, MK menetapkan skema baru untuk Pemilu 2029. Pemilu nasional (Presiden, DPR, dan DPD) akan digelar lebih awal, disusul pemilu daerah (Pilkada dan DPRD) pada waktu berbeda.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.