Sabtu, 07 Feb 2026 09:07 WIB

Komisi A DPRD Surabaya Ingatkan Seleksi Sekda Bebas Kepentingan Politik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 27 Jun 2025 18:14 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan bahwa seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya harus berjalan profesional dan bebas dari kepentingan politik praktis.

“Seleksi Sekda ini bukan ajang politik, melainkan untuk mencari figur terbaik yang profesional, punya integritas, dan memahami kebutuhan rakyat Surabaya,” ujar Yona, Jumat (27/6/2025).

Baca Juga: DPRD Surabaya Turut Sesalkan Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo

Politisi Gerindra yang akrab disapa Cak YeBe ini menyebut, pihaknya akan mengawal ketat proses seleksi agar tidak tercampur tarik-menarik kepentingan.

“Jabatan Sekda terlalu strategis jika hanya dijadikan objek politik. Harus dicari figur yang benar-benar punya dedikasi untuk masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, tantangan pembangunan Surabaya yang semakin kompleks membutuhkan Sekda dengan kapasitas kepemimpinan kuat serta mampu mengawal program prioritas Pemkot secara efektif.

Baca Juga: Polisi Juga Bakal Panggil Anggota DPRD Surabaya dalam Kasus Bimtek, Siapa Jadi Tersangka?

“Sekda itu jantung birokrasi. Harus orang yang mampu menjalankan program agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Komisi A DPRD Surabaya memastikan akan mengawasi seluruh tahapan seleksi agar tidak menjadi formalitas semata.

Baca Juga: Dalami Kasus Bimtek 2011, Anggota DPRD Surabaya Aktif juga Bakal Diperiksa

“Proses ini menyangkut masa depan kota. Kami akan kawal penuh,” ujar Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya tersebut.

Diketahui, Pemkot Surabaya telah membentuk panitia seleksi (pansel) Sekda yang disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan bahwa proses seleksi direncanakan dimulai pekan depan dan akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube untuk menjamin keterbukaan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

KPK Ungkap Tren Emas Kini Jadi Alat Suap

Hal ini membuat KPK lebih menaruh perhatian terhadap emas terkait komoditas korupsi di samping uang tunai dan kripto.

Pembentukan DJENPES Dekati Final, Menag: Bukti Keseriusan Pemerintahan Prabowo!

Menurut Menag, pesantren saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan dukungan komprehensif. 

Dugaan Korupsi di KBS, Wali Kota Eri Minta Kejati Jatim Usut Tuntas

Eri mengungkapkan, dugaan persoalan pengelolaan keuangan di tubuh KBS tersebut sudah berlangsung lama, bahkan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota.

Jember Resmi Launching FORPROV Jatim III 2026, KORMI Siap Berikan yang Terbaik

KORMI Jember optimistis FORPROV III Jawa Timur 2026 akan berjalan sukses serta menjadi salah satu festival olahraga rekreasi terbaik di tingkat provinsi.

Sekjen: Kemenag Terus Perjuangkan Guru Swasta Bisa Diangkat PPPK

Selain soal PPPK, Sekjen Kemenag juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan akselerasi dalam program sertifikasi guru.

Balita 2 Tahun di Probolinggo yang Hilang Misterius Belum Ditemukan

Sebelum dikabarkan hilang, korban terlihat berada di depan teras rumahnya. Tak berselang lama, korban dikabarkan hilang.