Minggu, 01 Feb 2026 23:44 WIB

KPK Panggil Gubernur Khofifah Soal Kasus Dana Hibah 7,8 Triliun

Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

selalu.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur senilai Rp7,8 triliun yang terjadi pada periode 2019–2022. Nama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kembali disebut dalam penyidikan.

 

Baca Juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

Pernyataan tersebut muncul setelah mantan Ketua DPRD Jatim, Kusnadi, menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (19/6). Ia menjelaskan bahwa proses penganggaran dana hibah melibatkan pembahasan antara legislatif dan eksekutif.

 

Ia menegaskan, Gubernur sebagai pihak yang menandatangani Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dipastikan mengetahui proses tersebut.

 

“Yang membuat NPHD itu kepala daerah, jadi pasti tahu,” kata Kusnadi kepada wartawan.

 

Baca Juga: KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi ke Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto: Ada Jetski, Mobil hingga Tanah

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak, pada akhir 2022. Dari OTT tersebut, KPK menemukan indikasi penyimpangan dana hibah dalam jumlah besar.

 

Kusnadi menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan pemanggilan Gubernur Khofifah.

 

Baca Juga: KPK Panggil 10 Saksi Kasus Dugaan Suap di Pemkab Ponorogo  

Pihak KPK menyatakan bahwa penyidikan masih berlangsung dan informasi terkait peran berbagai pihak terus dikembangkan. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Gubernur Khofifah menanggapi namanya yang disebut dalam kasus tersebut.

 

Kasus ini menjadi perhatian publik karena besarnya nilai dana yang diduga diselewengkan dan dugaan keterlibatan aktor dari unsur eksekutif dan legislatif. KPK memastikan akan menindaklanjuti seluruh temuan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.