Rabu, 04 Feb 2026 08:07 WIB

Curanmor Spontan Marak di Surabaya Raya, Polda Jatim Catat 529 Kasus dalam 3 Bulan

Kasubdit Jatanras III Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur
Kasubdit Jatanras III Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur

selalu.id – Polda Jawa Timur mencatat 529 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Surabaya Raya yang meliputi Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik sepanjang Maret hingga Mei 2025. Rata-rata lima unit sepeda motor hilang setiap hari.

 

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Kasubdit Jatanras III Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan maraknya tren curanmor spontan. Berbeda dengan curanmor terorganisir yang melibatkan jaringan pelaku berpengalaman, tren ini dilakukan oleh pelaku dadakan yang bertindak tanpa perencanaan.

 

“Pelaku seringkali tidak memiliki persiapan khusus atau peralatan canggih,” kata Jumhur kepada selalu.id, Senin (9/6/2025).

 

Ia mencontohkan kasus di Sidoarjo, ketika seorang pelaku yang awalnya berniat menagih utang justru membawa kabur motor yang kuncinya tertinggal di sebuah apotek, karena tidak menemukan orang yang dituju.

Baca Juga: Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

 

Data kepolisian mencatat peningkatan jumlah kasus dari 141 kasus pada Maret menjadi 194 kasus masing-masing pada April dan Mei. Lokasi paling rawan adalah rumah atau tempat kos (37–39 persen), disusul warung, kafe, dan toko (14,9–17,7 persen).

 

Meskipun rekaman CCTV kerap membantu identifikasi, polisi menghadapi tantangan karena banyaknya pelaku baru yang bertindak spontan.

Baca Juga: Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Dukung Reformasi Polri

 

“Ini menjadi perhatian serius. Kami imbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mengunci ganda kendaraan dan memilih lokasi parkir yang aman dan terpantau CCTV,” ujar Jumhur.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.