Senin, 02 Feb 2026 21:45 WIB

Tren Iduladha 1446 H: Pemotongan di RPH Meningkat, Penjualan Sapi Turun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 06 Jun 2025 12:25 WIB
Direktur Utama PD RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnuroho
Direktur Utama PD RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnuroho

selalu.id – Jumlah jasa pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Surabaya pada Hari Raya Iduladha 1446 H mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, penjualan sapi kurban justru mengalami penurunan.

 

Baca Juga: Demo Jagal RPH Pegirian Memanas, Emak-Emak Geruduk Ruang Ketua DPRD Surabaya

Direktur Utama PD RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnuroho, menyampaikan bahwa hingga Kamis (6/6/2025), jumlah jasa potong mencapai 189 ekor sapi, naik dari 172 ekor pada Iduladha tahun lalu.

 

"Alhamdulillah, tahun ini jasa potong mengalami peningkatan. Data terakhir yang saya lihat sudah 189, dan masih ada slot tersisa di hari Minggu dan Senin. Kemungkinan bisa tembus di angka 190-an ekor," ujar Fajar saat ditemui selalu.id di RPH Surabaya.

 

Fajar menilai peningkatan ini sebagai sinyal positif bahwa kesadaran masyarakat untuk memotong hewan kurban di tempat yang higienis dan sesuai standar terus meningkat.

 

Menurutnya, kenyamanan dan minimnya gangguan lingkungan menjadi alasan masyarakat lebih memilih memotong di RPH ketimbang di permukiman.

 

“Mungkin karena faktor kebersihan, gangguan lingkungan, dan keterbatasan tempat pencucian jerohan, sehingga orang merasa lebih aman di RPH. Apalagi tahun ini Iduladha jatuh pada hari Jumat, yang biasanya cukup merepotkan jika harus memotong sendiri,” jelasnya.

 

Baca Juga: Tolakan Jagal Tak Mengubah Sikap Pemkot, RPH Pegirian Pindah Setelah Lebaran

Meski demikian, RPH mencatat penurunan dalam penjualan sapi kurban. Jika tahun lalu pihaknya menjual 137 ekor sapi, tahun ini hanya sekitar 75 ekor yang terjual.

 

“Tahun ini memang turun. Kami tidak tahu pasti penyebabnya. Tapi kalau bicara penjualan, masyarakat punya banyak alternatif selain RPH,” kata Fajar.

 

Ia juga menduga penurunan penjualan bisa dipengaruhi faktor non-teknis, seperti tahun politik pada 2024 lalu, yang kemungkinan mendorong lonjakan permintaan.

 

Baca Juga: Aksi Jagal RPH Pegirian Ricuh, Sapi Dibawa Masuk Halaman DPRD

Kendati demikian, Fajar menyebut peningkatan jasa potong tetap menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat terhadap hewan kurban masih stabil.

 

RPH Surabaya sendiri menargetkan mampu memotong hingga 70 ekor sapi per hari, dengan distribusi daging dilakukan sebelum sore hari.

 

“Hari ini sudah 50 ekor. Harapannya maksimal sampai jam 3 sore, dan jam 4 daging sudah bisa dinikmati masyarakat,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.