Senin, 19 Okt 2026 01:55 WIB

Tren Iduladha 1446 H: Pemotongan di RPH Meningkat, Penjualan Sapi Turun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 06 Jun 2025 12:25 WIB
Direktur Utama PD RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnuroho
Direktur Utama PD RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnuroho

selalu.id – Jumlah jasa pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Surabaya pada Hari Raya Iduladha 1446 H mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, penjualan sapi kurban justru mengalami penurunan.

 

Baca Juga: Idul Adha di Surabaya, DKPP Temukan Kasus Cacing Pita di Puluhan Lokasi Kurban

Direktur Utama PD RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnuroho, menyampaikan bahwa hingga Kamis (6/6/2025), jumlah jasa potong mencapai 189 ekor sapi, naik dari 172 ekor pada Iduladha tahun lalu.

 

"Alhamdulillah, tahun ini jasa potong mengalami peningkatan. Data terakhir yang saya lihat sudah 189, dan masih ada slot tersisa di hari Minggu dan Senin. Kemungkinan bisa tembus di angka 190-an ekor," ujar Fajar saat ditemui selalu.id di RPH Surabaya.

 

Fajar menilai peningkatan ini sebagai sinyal positif bahwa kesadaran masyarakat untuk memotong hewan kurban di tempat yang higienis dan sesuai standar terus meningkat.

 

Menurutnya, kenyamanan dan minimnya gangguan lingkungan menjadi alasan masyarakat lebih memilih memotong di RPH ketimbang di permukiman.

 

“Mungkin karena faktor kebersihan, gangguan lingkungan, dan keterbatasan tempat pencucian jerohan, sehingga orang merasa lebih aman di RPH. Apalagi tahun ini Iduladha jatuh pada hari Jumat, yang biasanya cukup merepotkan jika harus memotong sendiri,” jelasnya.

 

Baca Juga: Pelindo Regional 3 Sebar 209 Hewan Kurban untuk Warga Ring 1 Pelabuhan

Meski demikian, RPH mencatat penurunan dalam penjualan sapi kurban. Jika tahun lalu pihaknya menjual 137 ekor sapi, tahun ini hanya sekitar 75 ekor yang terjual.

 

“Tahun ini memang turun. Kami tidak tahu pasti penyebabnya. Tapi kalau bicara penjualan, masyarakat punya banyak alternatif selain RPH,” kata Fajar.

 

Ia juga menduga penurunan penjualan bisa dipengaruhi faktor non-teknis, seperti tahun politik pada 2024 lalu, yang kemungkinan mendorong lonjakan permintaan.

 

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Bagikan Puluhan Hewan Kurban di Surabaya dan Sidoarjo

Kendati demikian, Fajar menyebut peningkatan jasa potong tetap menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat terhadap hewan kurban masih stabil.

 

RPH Surabaya sendiri menargetkan mampu memotong hingga 70 ekor sapi per hari, dengan distribusi daging dilakukan sebelum sore hari.

 

“Hari ini sudah 50 ekor. Harapannya maksimal sampai jam 3 sore, dan jam 4 daging sudah bisa dinikmati masyarakat,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.