Kamis, 04 Jun 2026 09:23 WIB

Tren Iduladha 1446 H: Pemotongan di RPH Meningkat, Penjualan Sapi Turun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 06 Jun 2025 12:25 WIB
Direktur Utama PD RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnuroho
Direktur Utama PD RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnuroho

selalu.id – Jumlah jasa pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Surabaya pada Hari Raya Iduladha 1446 H mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, penjualan sapi kurban justru mengalami penurunan.

 

Baca Juga: Idul Adha di Surabaya, DKPP Temukan Kasus Cacing Pita di Puluhan Lokasi Kurban

Direktur Utama PD RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnuroho, menyampaikan bahwa hingga Kamis (6/6/2025), jumlah jasa potong mencapai 189 ekor sapi, naik dari 172 ekor pada Iduladha tahun lalu.

 

"Alhamdulillah, tahun ini jasa potong mengalami peningkatan. Data terakhir yang saya lihat sudah 189, dan masih ada slot tersisa di hari Minggu dan Senin. Kemungkinan bisa tembus di angka 190-an ekor," ujar Fajar saat ditemui selalu.id di RPH Surabaya.

 

Fajar menilai peningkatan ini sebagai sinyal positif bahwa kesadaran masyarakat untuk memotong hewan kurban di tempat yang higienis dan sesuai standar terus meningkat.

 

Menurutnya, kenyamanan dan minimnya gangguan lingkungan menjadi alasan masyarakat lebih memilih memotong di RPH ketimbang di permukiman.

 

“Mungkin karena faktor kebersihan, gangguan lingkungan, dan keterbatasan tempat pencucian jerohan, sehingga orang merasa lebih aman di RPH. Apalagi tahun ini Iduladha jatuh pada hari Jumat, yang biasanya cukup merepotkan jika harus memotong sendiri,” jelasnya.

 

Baca Juga: Pelindo Regional 3 Sebar 209 Hewan Kurban untuk Warga Ring 1 Pelabuhan

Meski demikian, RPH mencatat penurunan dalam penjualan sapi kurban. Jika tahun lalu pihaknya menjual 137 ekor sapi, tahun ini hanya sekitar 75 ekor yang terjual.

 

“Tahun ini memang turun. Kami tidak tahu pasti penyebabnya. Tapi kalau bicara penjualan, masyarakat punya banyak alternatif selain RPH,” kata Fajar.

 

Ia juga menduga penurunan penjualan bisa dipengaruhi faktor non-teknis, seperti tahun politik pada 2024 lalu, yang kemungkinan mendorong lonjakan permintaan.

 

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Bagikan Puluhan Hewan Kurban di Surabaya dan Sidoarjo

Kendati demikian, Fajar menyebut peningkatan jasa potong tetap menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat terhadap hewan kurban masih stabil.

 

RPH Surabaya sendiri menargetkan mampu memotong hingga 70 ekor sapi per hari, dengan distribusi daging dilakukan sebelum sore hari.

 

“Hari ini sudah 50 ekor. Harapannya maksimal sampai jam 3 sore, dan jam 4 daging sudah bisa dinikmati masyarakat,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.