Sabtu, 06 Jun 2026 16:46 WIB

Seleksi Bakal Disiarkan Langsung, Begini Kriteria Sekda Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Jun 2025 16:34 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera membuka seleksi terbuka untuk mengisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang kosong pasca dimutasinya Ikhsan sebagai Kepala Inspektorat.

 

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara transparan dan terbuka bagi seluruh aparatur sipil negara yang memenuhi syarat.

 

“Permohonan lelang jabatan Sekda sudah kami ajukan ke Gubernur Jawa Timur hari ini. Kami harap minggu ini sudah bisa dibuka seleksinya,” kata Eri usai upacara Hari Lahir Pancasila di Balai Kota Surabaya, Senin (2/6/2025).

 

Eri menjelaskan bahwa pengisian jabatan Sekda maupun kepala perangkat daerah lainnya harus melalui prosedur sesuai regulasi, yakni memastikan posisi tersebut kosong sebelum dilelang.

 

“Kalau masih ada yang menjabat, tidak boleh dilakukan lelang. Harus dikosongkan dulu,” jelasnya.

 

Terkait kriteria calon Sekda, Eri menegaskan dibutuhkan sosok yang tegas, berani, dan siap bekerja langsung di lapangan bersama dirinya menghadapi persoalan strategis kota, terutama premanisme dan parkir liar.

 

“Saya butuh Sekda yang tidak hanya kuat di balik meja, tapi juga turun langsung menggempur premanisme, jukir liar, dan segala bentuk ketidakamanan di Surabaya,” tegasnya.

 

Menurut Eri, Sekda berperan sebagai motor utama penggerak birokrasi, sehingga loyalitas dan kemampuan mengeksekusi kebijakan menjadi syarat mutlak.

 

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Proses seleksi akan dilakukan secara terbuka, dapat diikuti oleh pejabat dari internal maupun luar Pemkot Surabaya. Untuk menjamin transparansi, wawancara dengan panitia seleksi (pansel) akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Pemkot Surabaya.

 

“Semua orang bisa melihat langsung bagaimana para calon menjawab pertanyaan dari pansel, termasuk dari saya. Masyarakat bisa ikut menilai,” ujar Eri.

 

Ia mengingatkan bahwa peserta harus siap mental dan tidak hanya mengandalkan portofolio. Berdasarkan pengalaman sebelumnya dalam seleksi kepala dinas, sejumlah peserta mengundurkan diri saat sesi wawancara karena tak mampu menjawab pertanyaan substantif.

 

“Proposalnya ditarik semua, mundur semua. Ternyata tidak semua orang berani tampil terbuka,” katanya.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

Selain posisi Sekda, Eri menyampaikan bahwa Pemkot juga akan melelang sejumlah jabatan kepala perangkat daerah yang saat ini masih kosong karena keterbatasan pejabat eselon II untuk rotasi.

 

“Kalau sesuai hasil asesmen, bisa kami rotasi. Tapi untuk jabatan yang kosong, akan kami isi lewat seleksi terbuka,” tandasnya.

 

Eri berharap seleksi ini menghasilkan sosok Sekda yang tidak hanya kompeten secara administratif, tetapi juga memiliki kepemimpinan dan keberanian mengambil keputusan untuk kepentingan warga Surabaya.

 

“Sekda bukan hanya jabatan administratif. Ia harus mampu menggerakkan seluruh organisasi untuk menghadirkan perubahan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

pPristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.