Rabu, 04 Feb 2026 03:21 WIB

Polda Jatim Bersama Unesa Deklarasi Wujudkan Ketahanan Pangan  

selalu.id – Polda Jawa Timur bersama Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten (Cabdindik) Lamongan, dan Sekolah Nasional Tangguh untuk Ketahanan Pangan Rakyat (Sentra) menggelar deklarasi sinergi ketahanan pangan di MTs Miftahul Ulum Solokuro, Lamongan.

 

Baca Juga: Aktivis 98 Tolak Wacana Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional ke Soeharto

Deklarasi ini dihadiri oleh Kabag Binkar Biro SDM Polda Jatim AKBP Warsono, Wakil Rektor 4 Unesa Dwi Cahyo Kartiko, serta Dekan Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) Unesa Nining Widyah Kusnanik.

 

Kabag Binkar Biro SDM Polda Jatim, AKBP Warsono, menyatakan bahwa sejumlah anggota Polisi, yang tergabung dalam Satgas Pangan Polda Jatim, dikerahkan untuk merealisasikan program ketahanan pangan bersama Unesa dan stakeholder pendidikan. “Ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan,” ujarnya.

 

Warsono berharap kolaborasi ini dapat mempercepat pencapaian ketahanan pangan nasional, dimulai dari Jawa Timur. Sementara itu, Dwi Cahyo Kartiko, Wakil Rektor 4 Unesa, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk membangun sinergi yang kuat antara Unesa, Kepolisian, dan mitra terkait, guna mewujudkan swasembada pangan dari daerah untuk Indonesia.

 

Menurut Dwi Cahyo, kerja sama ini dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani antara Unesa dan Polda Jatim pekan lalu. “Kami akan memperkuat sinergi dengan melibatkan cabdindik dan belasan sekolah menengah atas di Lamongan,” ungkap Dwi Cahyo.

 

Baca Juga: FH UNESA Gelar Pengabdian Masyarakat, Ajak UMKM Nglanggeran Pahami Merek Kolektif

Program kerja sama ini juga mencakup penguatan kurikulum ketahanan pangan di sekolah-sekolah di Lamongan. “Unesa melalui FKP akan mendampingi sekolah yang menjadikan ketahanan pangan sebagai bagian dari kurikulum, atau minimal sebagai program ekstrakurikuler,” jelasnya.

 

Dwi Cahyo menambahkan bahwa penguatan ketahanan pangan memerlukan komitmen semua pihak dan pendekatan yang komprehensif, yang dimulai dengan edukasi di sekolah dan menyentuh masyarakat luas.

 

Dekan FKP Unesa, Nining Widyah Kusnanik, menyampaikan bahwa pendidikan ketahanan pangan penting diterapkan sejak dini untuk menumbuhkan kesadaran dan peran generasi muda sebagai bagian dari modal ketahanan pangan nasional. “Merekalah yang akan menggenggam arah ketahanan pangan yang berkelanjutan di masa depan,” tegas Nining.

Baca Juga: DPRD Surabaya Apresiasi Mahasiswa Unesa Kembangkan Teknologi AI di Sektor Perikanan

 

Nining juga menyatakan bahwa inisiatif ini menjadi langkah awal reposisi gerakan ketahanan pangan, yang dimulai dari sekolah. “Unesa melalui FKP siap melaksanakan program kerja sama strategis ini bersama Polda Jatim dan mitra terkait,” tambahnya.

 

Selain deklarasi, kegiatan ini diisi dengan kunjungan ke lahan pertanian, penanaman pohon bersama, dan seminar bertema “Menjadi Petani Muda Itu Keren: Mengembalikan Kejayaan Sektor Pertanian Menuju Swasembada Pangan dari Sekolah”, yang dihadiri oleh Wakil Dekan 1 FKP Unesa, Isnawati.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.