Kamis, 22 Okt 2026 07:39 WIB

Ini Sosok Calon Kuat Sekda Surabaya yang Jadi Buah Bibir

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Jun 2025 17:20 WIB
Balai Kota Surabaya
Balai Kota Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bakal menggelar seleksi calon yang menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda) menggantikan M Ikhsan yang dimutasi kembali sebagai Kepala Inspektorat.

Informasi yang diterima selalu.id, Eri Cahyadi telah mengusulkan sejumlah nama ke Kemendagri diantaranya Irvan Wahyudrajat dan Lilik Arijanto.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Dari dua nama tersebut, Lilik yang masih menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya itu, disebutkan menjadi kandidat kuat lantaran memang mendapat 'lampu hijau' oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Disebutkan pula, penunjukan serta pelantikan sekda bakal dilakukan pekan depan.

"Informasinya sih Jumat depan," ujar sumber di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Wali Kota Eri Cahyadi menyebut kursi sekda akan diperebutkan lewat mekanisme terbuka alias sayembara jabatan.

“Kami akan pansel (panitia seleksi) jabatan Sekda secara terbuka. Mau dari dalam, mau dari luar, silakan daftar. Tapi saya minta, paham visi-misi kota Surabaya, bukan sekadar ngejar jabatan,” tegas Eri usai pelantikan, Sabtu (31/5/2025) kemarin.

Pemkot saat ini sedang mengurus izin pansel ke Kemendagri dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Jika izin sudah turun, pansel akan segera dibuka secara resmi.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

“Yang penting cepat. Sekda ini motor birokrasi. Saya ingin yang terpilih betul-betul siap kerja, paham sistem, dan kuat menjaga netralitas birokrasi,” tandas Eri.

Sementara itu, Pengamat hukum tata negara dari Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya, Jamil, menyayangkan Pemkot Surabaya yang tidak menyiapkan pengganti M. Ikhsan, Sekda sebelumnya, sebelum digeser kembali ke posisi lama sebagai Kepala Inspektorat.

“Kalau memang Pak Ikhsan mau dipindah, harusnya penggantinya sudah disiapkan dari awal. Ini menunjukkan Pemkot longgar dalam perencanaan pejabat struktural,” katanya.

Terkait santernya nama Lilik Arijanto sebagai calon kuat Sekda, Jamil tak menutup kemungkinan adanya nuansa subjektivitas dalam preferensi Wali Kota Eri Cahyadi.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

“Kalau ditanya kenapa kok kelihatannya Pak Eri ingin banget Pak Lilik yang maju, ya itu bisa saja karena kontribusi Pak Lilik dianggap besar, atau karena Pak Eri menilai beliau profesional, punya pengalaman. Pasti ada gabungan antara pertimbangan objektif dan subjektif,” jelas Jamil.

Namun ia mengingatkan bahwa penunjukan Sekda tetap harus melalui prosedur formal dan mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Bagaimanapun, mekanisme ini tetap harus mengikuti aturan. Kalau Pak Eri usul tapi Kemendagri tidak setuju, ya gak mungkin bisa dilantik. Gak mungkin juga wali kota berani membangkang perintah atasannya,” ujar Jamil.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).