Jumat, 05 Jun 2026 22:13 WIB

223 Pejabat Pemkot Surabaya Dilantik di Puncak HJKS ke-732, Jabatan Sekda Masih Kosong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 31 Mei 2025 12:11 WIB
Pelantikan struktural Pemkot Surabaya
Pelantikan struktural Pemkot Surabaya

selalu.id – Sebanyak 223 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi dilantik bertepatan dengan puncak peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732, Sabtu (31/5/2025).

 

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Pelantikan besar-besaran ini mencakup pejabat eselon II dan III, termasuk kepala bidang, kepala bagian, hingga kepala dinas.

 

Namun, posisi strategis Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya masih kosong dan akan segera diisi melalui seleksi terbuka.

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari evaluasi kinerja dan penataan birokrasi agar lebih dinamis dan profesional.

 

“Dari 223 pejabat ini, 55 orang naik jabatan berdasarkan proposal dan hasil asesmen. Sisanya bergeser dan berputar agar tidak terlalu lama berada di zona nyaman,” ujar Eri.

 

Ia menambahkan, pejabat yang telah menjabat lebih dari dua tahun akan digeser ke posisi lain untuk memperluas pengalaman lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mengasah kemampuan manajerial.

 

“Kalau seorang pejabat terlalu lama di satu tempat, kemampuan manajerialnya bisa stagnan. Dia harus merasakan beban kerja di tempat lain,” jelasnya.

 

Eri menekankan bahwa pelantikan ini telah melalui evaluasi ketat, termasuk rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan merupakan bagian dari peringatan HJKS ke-732.

 

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Sementara itu, jabatan Sekda Kota Surabaya masih belum terisi. Pemkot berencana segera membentuk panitia seleksi (pansel) dan membuka pendaftaran secara terbuka.

 

“Siapa pun boleh mendaftar, dari dalam maupun luar Surabaya. Tapi harus memahami visi-misi kota ini dan siap mengemban tanggung jawab,” tegasnya.

 

Ia menegaskan bahwa jabatan bukan hanya soal prestise, melainkan soal kesiapan menghadapi risiko dan tanggung jawab besar.

 

Dalam pidatonya, Eri kembali menekankan bahwa birokrasi harus menjadi mesin pelayanan publik, bukan alat kepentingan politik.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

“Birokrasi ini adalah mesin kota. Wali kota hanya dirijen. Maka siapa pun kepala daerahnya nanti, birokrasi harus tetap kuat dan berjalan dengan baik,” ucapnya.

 

Eri juga mengingatkan pentingnya penempatan pejabat berdasarkan kompetensi dan latar belakang keilmuan yang relevan, terutama untuk jabatan teknis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

 

Selain jabatan Sekda, lima posisi kepala dinas juga akan segera dibuka melalui seleksi terbuka. Eri berharap proses ini bisa berjalan cepat agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tidak terganggu.

 

“Kita kejar cepat. Setelah Sekda terisi, baru kita isi kepala dinas yang kosong. Mekanisme seleksinya tetap terbuka dan profesional,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.