Sabtu, 06 Jun 2026 04:08 WIB

Forensik Digital dan Analitik Bisnis Jadi Pilar Bidang Minat Mahasiswa Sistekin Untag Surabaya

  • Penulis : Ading
  • | Senin, 26 Mei 2025 18:02 WIB
Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA,
Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA,

selalu.id - Memilih bidang minat yang tepat sangat krusial dalam membangun karier di era digital. Untuk itu, Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar Sosialisasi Bidang Minat pada 24 Mei 2025. Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa semester 4 untuk mengenal lebih dalam dua bidang minat utama, yaitu Cyber Systems and Business Analytics (CSBA) dan Security and Digital Forensics (SDF).

 

Baca Juga: Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Dalam sosialisasi ini, mahasiswa diajak merefleksikan potensi dan minat diri serta mengeksplorasi peluang karier yang relevan. Langkah ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan kompetensi dan perencanaan karier mahasiswa.

 

Prodi Sistekin membagi bidang minat menjadi dua kelompok utama. Kelompok CSBA dikelola oleh dosen Yusrida Muflihah, S.Kom., M.Kom., Intan Drikria, S.Kom., M.M., Ph.D., Anis Amna, S.Kom., M.Kom., MBA., Ph.D., Siti Mutrofin, S.Kom., M.Kom., dan Luvia Friska Narulita, S.ST., M.T. Fokus bidang ini mencakup pengembangan sistem bisnis siber berbasis web dan mobile, analitik data bisnis, interaksi manusia-komputer, serta manajemen sistem dan teknologi informasi. Pendekatan berbasis data menjadi kunci dalam mendukung pengambilan keputusan organisasi.

 

Sementara itu, bidang SDF dikelola oleh tim yang melibatkan Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA, Agus Hermanto, S.Kom., M.MT., ITIL., COBIT., SFC, dan Ardy Januantoro, S.Kom., M.MT. Riset di bidang ini berfokus pada keamanan jaringan, perlindungan data pribadi, dan forensika digital dalam sistem informasi, dengan penekanan kuat pada etika pemanfaatan teknologi.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia

 

Supangat, salah satu anggota tim, memiliki latar belakang riset yang meliputi penanggulangan insiden darurat komputer, pengembangan forensika digital, manajemen pengetahuan, dan pemrosesan data. Ia menegaskan pentingnya integritas dalam keamanan siber. “Keamanan siber harus dijalankan dengan tanggung jawab moral dan profesional,” ujarnya kepada Warta 17 Agustus (24/5).

 

Lebih lanjut, riset SDF mencakup subbidang seperti tata kelola keamanan TI, pengamanan jaringan, pengujian keamanan perangkat lunak, dan analisis forensik digital. Semua ini ditujukan untuk menciptakan solusi yang meningkatkan perlindungan data serta mencegah pelanggaran yang merugikan organisasi dan pengguna.

Baca Juga: Penipuan Lewat HP Kini Kian Canggih, Ini Cara Mencegahnya Kata Pakar TI Untag

 

Mahasiswa Sistekin Untag Surabaya diharapkan mampu menjadi profesional yang beretika, menjunjung nilai kebangsaan, serta ahli dalam perekayasaan sistem informasi siber yang mengutamakan keamanan dan integritas. Pembelajaran berkelanjutan menjadi kunci untuk menjaga relevansi lulusan di tengah perkembangan teknologi yang pesat.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.