Jumat, 05 Jun 2026 19:40 WIB

Cegah Banjir, Gubernur Khofifah Tinjau Normalisasi Sungai di Pamekasan

Khofifah Indar Parawangsa
Khofifah Indar Parawangsa

selalu.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau proyek normalisasi sejumlah sungai di Kabupaten Pamekasan, Sabtu (24/5/2025). Peninjauan difokuskan pada Sungai Jombang di Jalan Trunojoyo, Kali Klampar di sekitar Jembatan Gurem, dan Kali Klowang di kawasan Gladak Anyar — seluruhnya merupakan anak Sungai Semajid.

 

Baca Juga: Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Proyek normalisasi yang dimulai sejak Kamis, 22 Mei 2025 ini bertujuan memulihkan daya tampung sungai yang berkurang akibat sedimentasi, sekaligus mencegah banjir yang kerap melanda Desa Laden dan sebagian Jalan Raya Trunojoyo saat musim hujan.

 

“Hal ini penting untuk mengembalikan daya tampung air ke kondisi normal. Saat hujan lebat, banyak permukiman dan akses warga yang terdampak, termasuk Desa Laden dan Jalan Trunojoyo,” ujar Khofifah.

 

Pengerjaan dilakukan dengan pengerukan menggunakan ekskavator dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan (Pemkab Pamekasan). Pemprov juga menurunkan armada truk untuk mengangkut hasil sedimentasi. Jumlah ekskavator direncanakan akan ditambah saat musim kemarau untuk memperluas cakupan normalisasi.

 

Proyek ini merupakan tindak lanjut atas usulan Pemkab Pamekasan yang mencakup 14 item pekerjaan, antara lain pengerukan, perbaikan pintu air, parapet, dan aliran sungai. Gubernur memperkirakan waktu pengerjaan sekitar dua setengah bulan, dengan pelaksanaan simultan.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

 

Sungai Jombang, salah satu lokasi yang dinormalisasi, memiliki lebar awal 20–30 meter dan kedalaman 5 meter, namun mengalami penyempitan hingga hanya tersisa 5–10 meter. Akibatnya, daya tampung air sangat menurun.

 

Khofifah juga menekankan perlunya solusi jangka panjang seperti pembangunan waduk. Namun proyek tersebut membutuhkan lahan luas dan dana besar sehingga umumnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.

 

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Sidak Pengambilan PIN SPMB di SMA Surabaya, Ini yang Ditemukan

“Solusi yang lebih strategis adalah pembangunan waduk. Tapi itu membutuhkan lahan puluhan hektare dan anggaran lebih dari Rp1 triliun, sehingga biasanya dibiayai pusat,” ujarnya.

 

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah juga berdialog dengan warga terdampak dan memberikan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang kerap dilanda banjir.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.