Jumat, 23 Okt 2026 13:23 WIB

Komisi D DPRD Surabaya Dukung Mobile Legends Jadi Ekstrakurikuler Sekolah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 23 Mei 2025 10:59 WIB
Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir
Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir

selalu.id - Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Dinas Pendidikan Surabaya yang akan menjadikan Mobile Legends sebagai kegiatan ekstrakurikuler di jenjang SD dan SMP mulai tahun ajaran 2025/2026.

 

Baca Juga: Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Akmarawita menilai keterampilan yang diasah melalui permainan MLBB memiliki potensi besar dalam mengembangkan kemampuan digital siswa secara berkelanjutan hingga ke jenjang pendidikan menengah dan tinggi.

 

“Meski belum masuk kurikulum inti, teknik-teknik dalam Mobile Legends bisa digunakan sebagai bekal melanjutkan ke SMA bahkan perguruan tinggi,” kata Akmarawita, Jumat (23/5/2025).

 

Ia juga mendorong pemerintah pusat untuk melihat potensi permainan digital dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kapasitas teknologi anak muda.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

“Saya berharap pusat turut memperhatikan bagaimana Mobile Legends berfungsi di masyarakat, dan bagaimana ini bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan ke depan,” tambahnya.

 

Dinas Pendidikan Kota Surabaya sendiri telah menyiapkan pola ajar yang mengintegrasikan pendidikan karakter dengan elemen-elemen dari permainan MLBB. Program ini dianggap selaras dengan tren pengembangan kurikulum yang menekankan kecerdasan buatan (AI) dan keterampilan digital seperti coding.

 

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Namun, Akmarawita menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaan program agar tidak berdampak negatif bagi siswa.

 

“Dengan status ekstrakurikuler, tentu lebih mudah dikontrol. Ada batasan jelas mengenai apa yang boleh dan tidak boleh, sehingga bisa mencegah dampak negatif seperti penyalahgunaan atau konten yang tidak sesuai,” tegasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ngaku Imam Mahdi, Pria di Bangkalan Tipu Korban Miliaran Modus Jual Tiket Surga dan Top Up Umur

Hingga saat ini sudah ada empat orang korban yang melapor ke polisi.

Pemkab Mojokerto Gelontorkan Rp812 Juta Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Berprestasi

Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.