Minggu, 20 Sep 2026 18:08 WIB

Arus Peti Kemas TPS Pada Catur Wulan Pertama 2025 Meningkat  

PT Terminal Petikemas Surabaya
PT Terminal Petikemas Surabaya

selalu.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) membukukan pertumbuhan arus peti kemas sebesar 1,4 persen pada periode Januari hingga April 2025 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year). Sepanjang empat bulan pertama tahun 2024, volume arus peti kemas tercatat mencapai 491.994 Twenty-foot Equivalent Units (TEUs), dan meningkat menjadi 498.727 TEUs pada periode yang sama di tahun 2025.

 

Baca Juga: Genapi Rehabilitasi Kawasan Pesisir, TPS Serahkan Tiga Ribu Bibit Mangrove ke DLH Surabaya

Pencapaian positif ini terutama didorong oleh pertumbuhan arus peti kemas internasional, yang pada Catur Wulan (Cawu) I 2025 mencapai 476.008 TEUs, meningkat 3,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 461.506 TEUs. Di sisi lain, arus peti kemas domestik mengalami koreksi sebesar 25 persen, dari 30.488 TEUs pada Januari–April 2024 menjadi 22.719 TEUs pada periode yang sama tahun 2025.

 

Selama ini, TPS mengoperasikan fasilitas terminal yang terdiri dari dermaga internasional sepanjang 1.000 meter dan dermaga domestik sepanjang 450 meter. Operasional bongkar muat didukung oleh 12 unit Container Crane (CC) yang siap melayani kegiatan kepelabuhanan secara efisien dan andal.

 

Dari total arus peti kemas internasional, segmen ekspor mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,98 persen, dari 222.281 TEUs pada Catur Wulan (Cawu) I 2024 menjadi 231.134 TEUs pada Cawu I 2025. Sementara itu, arus peti kemas impor juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan sebesar 2,36 persen, dari 239.225 TEUs menjadi 244.874 TEUs pada periode yang sama.

Baca Juga: Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

 

Pada Catur Wulan (Cawu) I 2024, komposisi arus peti kemas internasional terdiri dari 48 persen ekspor (222.281 TEUs) dan 52 persen impor (239.225 TEUs). Sementara pada periode yang sama di tahun 2025, terjadi pergeseran proporsi, di mana arus peti kemas ekspor meningkat sebesar 1 persen menjadi 49 persen dengan volume mencapai 231.134 TEUs. Sebaliknya, kontribusi arus peti kemas impor terkoreksi 1 persen, meskipun secara volume tetap mengalami kenaikan menjadi 244.874 TEUs.

 

Baca Juga: Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengungkapkan bahwa selama Catur Wulan (Cawu) I tahun 2025, TPS mencatat pertumbuhan arus peti kemas yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini menjadi indikator positif atas kinerja operasional perusahaan di tengah dinamika industri logistik nasional. "Peningkatan arus peti kemas ini mencerminkan tingkat kepercayaan yang terus meningkat dari para pelanggan terhadap layanan TPS yang andal dan efisien," ujar Erika.

 

Dari aspek kinerja operasional, TPS mencatat peningkatan signifikan dalam produktivitas bongkar muat, dengan capaian 52 box/ship/hour. Angka ini melampaui standar kinerja yang ditetapkan Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, yaitu 48 box/ship/hour. Selain itu, TPS juga berhasil mempertahankan dominasinya di pasar internasional dengan penguasaan pangsa pasar (market share) sebesar 83 persen di Pelabuhan Tanjung Perak.

Editor : Ading
Berita Terbaru

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.

Cara Dishub Cegah Jukir Liar di Surabaya, Hasilnya juga Merata

Transparansi jadi salah satu tujuan digitalisasi parkir di Surabaya. Sistem itu tidak hanya berkaitan dengan cara pembayaran, tetapi juga pengawasan transaksi.

Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto: Sopir Truk Alpukat Tewas Penumpang Luka Berat

Korban meninggal dan luka dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.

Pengukuhan dan Muskercab I, PC GP Ansor Kraksaan Minta Pengurus Eksis dan Ayomi Masyarakat

Rahman juga berpesan agar seluruh anggota tidak menyalahi aturan dan koridor yang telah di tentukan sebagai anggota PC GP Ansor Kraksaan.

Proyek Drainase Kelurahan Ancam Pasokan Air Bersih di Surabaya

DPRD Surabaya meminta Pemkot Surabaya memperkuat koordinasi antara kontraktor, kecamatan, kelurahan, dan PDAM Surya Sembada.