Rabu, 22 Jul 2026 03:25 WIB

Arus Peti Kemas TPS Pada Catur Wulan Pertama 2025 Meningkat  

PT Terminal Petikemas Surabaya
PT Terminal Petikemas Surabaya

selalu.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) membukukan pertumbuhan arus peti kemas sebesar 1,4 persen pada periode Januari hingga April 2025 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year). Sepanjang empat bulan pertama tahun 2024, volume arus peti kemas tercatat mencapai 491.994 Twenty-foot Equivalent Units (TEUs), dan meningkat menjadi 498.727 TEUs pada periode yang sama di tahun 2025.

 

Baca Juga: Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Pencapaian positif ini terutama didorong oleh pertumbuhan arus peti kemas internasional, yang pada Catur Wulan (Cawu) I 2025 mencapai 476.008 TEUs, meningkat 3,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 461.506 TEUs. Di sisi lain, arus peti kemas domestik mengalami koreksi sebesar 25 persen, dari 30.488 TEUs pada Januari–April 2024 menjadi 22.719 TEUs pada periode yang sama tahun 2025.

 

Selama ini, TPS mengoperasikan fasilitas terminal yang terdiri dari dermaga internasional sepanjang 1.000 meter dan dermaga domestik sepanjang 450 meter. Operasional bongkar muat didukung oleh 12 unit Container Crane (CC) yang siap melayani kegiatan kepelabuhanan secara efisien dan andal.

 

Dari total arus peti kemas internasional, segmen ekspor mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,98 persen, dari 222.281 TEUs pada Catur Wulan (Cawu) I 2024 menjadi 231.134 TEUs pada Cawu I 2025. Sementara itu, arus peti kemas impor juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan sebesar 2,36 persen, dari 239.225 TEUs menjadi 244.874 TEUs pada periode yang sama.

Baca Juga: Perkuat Budaya K3, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Ngobras  

 

Pada Catur Wulan (Cawu) I 2024, komposisi arus peti kemas internasional terdiri dari 48 persen ekspor (222.281 TEUs) dan 52 persen impor (239.225 TEUs). Sementara pada periode yang sama di tahun 2025, terjadi pergeseran proporsi, di mana arus peti kemas ekspor meningkat sebesar 1 persen menjadi 49 persen dengan volume mencapai 231.134 TEUs. Sebaliknya, kontribusi arus peti kemas impor terkoreksi 1 persen, meskipun secara volume tetap mengalami kenaikan menjadi 244.874 TEUs.

 

Baca Juga: Perkuat Daya Saing Global, PT Terminal Petikemas Surabaya Dukung Logistik Multimoda dan Transhipment

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengungkapkan bahwa selama Catur Wulan (Cawu) I tahun 2025, TPS mencatat pertumbuhan arus peti kemas yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini menjadi indikator positif atas kinerja operasional perusahaan di tengah dinamika industri logistik nasional. "Peningkatan arus peti kemas ini mencerminkan tingkat kepercayaan yang terus meningkat dari para pelanggan terhadap layanan TPS yang andal dan efisien," ujar Erika.

 

Dari aspek kinerja operasional, TPS mencatat peningkatan signifikan dalam produktivitas bongkar muat, dengan capaian 52 box/ship/hour. Angka ini melampaui standar kinerja yang ditetapkan Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, yaitu 48 box/ship/hour. Selain itu, TPS juga berhasil mempertahankan dominasinya di pasar internasional dengan penguasaan pangsa pasar (market share) sebesar 83 persen di Pelabuhan Tanjung Perak.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.