Kamis, 04 Jun 2026 16:42 WIB

Warga Surabaya Laporkan Anggota DPRD Jatim ke BK soal Kunker Luar Negeri

Kantor DPRD Jatim
Kantor DPRD Jatim

selalu.id – Seorang warga Pakal, Kota Surabaya, melaporkan sejumlah anggota DPRD Jawa Timur ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Jatim atas dugaan pelanggaran etika terkait kunjungan kerja ke luar negeri di tengah seruan efisiensi anggaran. Laporan disampaikan pada Jumat (16/5/2025) siang.

 

Baca Juga: Dorong Penguatan Mutu Pendidikan, DPRD Jatim Minta Pergub PSM Segera Disahkan

Pelapor bernama Shuhaeb mempertanyakan keputusan anggota dewan yang tetap melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, meski telah ada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja negara.

 

"Sebagai masyarakat biasa, saya heran. Ada Inpres soal efisiensi, tapi anggota DPRD malah berangkat ke luar negeri. Harusnya yang diprioritaskan itu kepentingan yang lebih mendesak," ujarnya.

 

Shuhaeb juga mengaku bingung setelah mengetahui kunjungan tersebut tidak menggunakan anggaran dari Sekretariat Dewan (Sekwan). Ia menduga keberangkatan dilakukan secara mendadak, sebab anggarannya tidak terpantau di situs Rencana Umum Pengadaan (RUP), baik sebagai penyedia maupun swakelola.

 

"Kalau tidak terlacak di RUP, apakah nanti pakai perubahan anggaran? Ini jelas janggal. Sebelum berangkat, semestinya dibahas dan diketahui semua anggota dewan agar tak terkesan seperti cuti liburan," tambahnya.

 

Baca Juga: DPRD Jatim Sebut UMKM Waktunya Naik Kelas di Tengah Rupiah Melemah

Ia menegaskan, Inpres 1/2025 mengatur pengurangan belanja perjalanan dinas hingga 50 persen, pembatasan kegiatan studi banding, serta larangan belanja tanpa output terukur. Shuhaeb juga merujuk pada pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang baru-baru ini melarang pejabat melakukan kunjungan luar negeri selama lima tahun demi penghematan.

 

Karena banyak kecurigaan, Shuhaeb yang juga anggota Banser Kecamatan Pakal ini mengajukan laporan secara pribadi ke BK DPRD Jatim. Ia berharap penggunaan anggaran bisa lebih transparan.

 

"Alhamdulillah, surat pengaduan direspons dengan baik. Saya akan dikabari soal hasilnya," katanya.

Baca Juga: Driver Online Malang Dukung Regulasi RUU dalam Demo di DPRD Jatim Besok

 

Ketua BK DPRD Jatim, H. Makin Abbas, menyambut baik laporan tersebut. Ia menyebut BK akan segera merapatkan pengaduan itu bersama seluruh anggotanya sebelum dilaporkan ke Ketua DPRD Jatim.

 

"Padahal sudah jelas, pimpinan DPRD juga telah melarang anggotanya melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Tapi masih saja ada yang berangkat," ujar politisi PKB itu.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.