Senin, 02 Feb 2026 16:35 WIB

Warga Surabaya Laporkan Anggota DPRD Jatim ke BK soal Kunker Luar Negeri

Kantor DPRD Jatim
Kantor DPRD Jatim

selalu.id – Seorang warga Pakal, Kota Surabaya, melaporkan sejumlah anggota DPRD Jawa Timur ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Jatim atas dugaan pelanggaran etika terkait kunjungan kerja ke luar negeri di tengah seruan efisiensi anggaran. Laporan disampaikan pada Jumat (16/5/2025) siang.

 

Baca Juga: Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Pelapor bernama Shuhaeb mempertanyakan keputusan anggota dewan yang tetap melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, meski telah ada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja negara.

 

"Sebagai masyarakat biasa, saya heran. Ada Inpres soal efisiensi, tapi anggota DPRD malah berangkat ke luar negeri. Harusnya yang diprioritaskan itu kepentingan yang lebih mendesak," ujarnya.

 

Shuhaeb juga mengaku bingung setelah mengetahui kunjungan tersebut tidak menggunakan anggaran dari Sekretariat Dewan (Sekwan). Ia menduga keberangkatan dilakukan secara mendadak, sebab anggarannya tidak terpantau di situs Rencana Umum Pengadaan (RUP), baik sebagai penyedia maupun swakelola.

 

"Kalau tidak terlacak di RUP, apakah nanti pakai perubahan anggaran? Ini jelas janggal. Sebelum berangkat, semestinya dibahas dan diketahui semua anggota dewan agar tak terkesan seperti cuti liburan," tambahnya.

 

Baca Juga: Gila! Ternyata Begini Alur Suap Dana Hibah Pokir DPRD Jatim

Ia menegaskan, Inpres 1/2025 mengatur pengurangan belanja perjalanan dinas hingga 50 persen, pembatasan kegiatan studi banding, serta larangan belanja tanpa output terukur. Shuhaeb juga merujuk pada pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang baru-baru ini melarang pejabat melakukan kunjungan luar negeri selama lima tahun demi penghematan.

 

Karena banyak kecurigaan, Shuhaeb yang juga anggota Banser Kecamatan Pakal ini mengajukan laporan secara pribadi ke BK DPRD Jatim. Ia berharap penggunaan anggaran bisa lebih transparan.

 

"Alhamdulillah, surat pengaduan direspons dengan baik. Saya akan dikabari soal hasilnya," katanya.

Baca Juga: Pengakuan Istri Siri Kusnadi dalam Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim: Dapat Rumah hingga Mobil Mewah

 

Ketua BK DPRD Jatim, H. Makin Abbas, menyambut baik laporan tersebut. Ia menyebut BK akan segera merapatkan pengaduan itu bersama seluruh anggotanya sebelum dilaporkan ke Ketua DPRD Jatim.

 

"Padahal sudah jelas, pimpinan DPRD juga telah melarang anggotanya melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Tapi masih saja ada yang berangkat," ujar politisi PKB itu.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Iwan menegaskan, upaya-upaya pada operasi keselamatan memfokuskan kepada penyiapan masyarakat lebih memahami aturan-aturan berlalu lintas, menjaga keselamatan.