Kamis, 04 Jun 2026 10:24 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Pemerataan Dokter Gigi di Puskesmas Jatim

Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

selalu.id – Sebanyak 45 Puskesmas di Jawa Timur masih belum memiliki dokter gigi, berdasarkan data Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) per 30 Maret 2025. Pemerataan tenaga medis, khususnya dokter gigi, menjadi tantangan serius di tengah upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan dasar di daerah.

 

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Sidak Pengambilan PIN SPMB di SMA Surabaya, Ini yang Ditemukan

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan komitmennya untuk mendorong pemerataan tenaga dokter gigi di seluruh Puskesmas di Jawa Timur. Hal ini disampaikannya usai menghadiri pembukaan Kongres Nasional Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) XXVIII di Grand City Surabaya, Kamis (15/5).

 

Khofifah mengaku telah melakukan komunikasi intensif dengan para bupati dan wali kota di Jawa Timur untuk menutup kekurangan tenaga dokter gigi tersebut. "Permasalahan kesehatan gigi dan mulut tidak bisa diabaikan. Peran dokter gigi sangat penting, baik dalam edukasi maupun perawatan," ujarnya.

 

Saat ini terdapat 8.031 dokter gigi yang tersebar di fasilitas pelayanan kesehatan di Jawa Timur. Namun, distribusi yang belum merata membuat sejumlah daerah masih mengalami kekosongan tenaga dokter gigi di Puskesmas.

 

Khofifah menekankan pentingnya pendekatan yang komprehensif dalam penanganan kesehatan gigi dan mulut, mulai dari edukasi, promosi perilaku hidup bersih dan sehat, hingga peningkatan akses dan kualitas layanan. Langkah ini sejalan dengan arah transformasi kesehatan nasional yang menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif.

Baca Juga: Kemiskinan di Jatim Kini Turun Signifikan, Berikut Rincian Lengkapnya

 

Gubernur juga mendorong PDGI untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan kesehatan gigi dan memperluas jangkauan edukasi ke masyarakat. Ia berharap Kongres Nasional PDGI XXVIII dapat menghasilkan langkah konkret untuk memajukan kedokteran gigi di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.

 

"Pemenuhan tenaga kesehatan, penguatan sistem jaminan kesehatan, dan pengembangan teknologi kesehatan menjadi fokus utama pemerintah dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan yang optimal dan berdaya saing," tambah Khofifah.

 

Baca Juga: Gubernur Khofifah Digugat KCB atas Polemik Pengangkatan Dirut PT PJU

Ia juga menyinggung pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan kesehatan masyarakat, termasuk isu stunting dan kesehatan ibu dan anak yang masih menjadi perhatian di Jawa Timur.

 

Sebagai informasi, Kongres Nasional PDGI XXVIII dihadiri oleh Menko Polhukam RI Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Ketua Umum PB PDGI Drg. Usman Sumantri, serta ratusan peserta dari seluruh Indonesia.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.