Senin, 19 Okt 2026 02:11 WIB

Surabaya Disebut Masuk 5 Terendah Anggaran Pendidikan, Ini Kata Pemkot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 16 Mei 2025 13:36 WIB
Isu anggaran APBD untuk pendidikan
Isu anggaran APBD untuk pendidikan

selalu.id – Sebuah video yang viral di akun Instagram @maulifikr menyebutkan bahwa Kota Surabaya termasuk lima besar daerah dengan anggaran pendidikan terendah di Pulau Jawa. Dalam video tersebut, disebutkan bahwa alokasi anggaran pendidikan dalam APBD Surabaya 2025 hanya mencapai sekitar 19 persen.

 

Baca Juga: Top 5 Berita: Pesan Fraksi PKB hingga Regenerasi Keroncong

Pernyataan itu menuai sorotan publik, mengingat pemerintah daerah diwajibkan mengalokasikan setidaknya 20 persen dari APBD untuk sektor pendidikan. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membantah keras klaim tersebut dan menyebut informasi dalam video itu tidak akurat serta menyesatkan.

 

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, M. Fikser, menyatakan bahwa narasi dalam video tersebut menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap sistem penganggaran daerah.

 

“Yang bersangkutan hanya melihat anggaran dari Dinas Pendidikan. Padahal, sesuai aturan, yang dihitung adalah belanja fungsi pendidikan secara keseluruhan, bukan hanya dari satu dinas,” ujar Fikser, Jumat (16/5/2025).

 

Ia menjelaskan, penghitungan anggaran pendidikan mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta Permendagri Nomor 15 Tahun 2024. Keduanya mengatur kewajiban alokasi minimal 20 persen APBD untuk fungsi pendidikan.

 

Baca Juga: Bupati Jember Sebut 7 Fraksi DPRD Sejalan dengan Arah APBD 2027

Menurut Fikser, anggaran pendidikan tersebar di berbagai perangkat daerah dan telah dikelompokkan secara otomatis dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) milik Kemendagri. “Masyarakat bisa langsung cek data tersebut di SIPD,” ujarnya.

 

Sementara itu, Plh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Surabaya, Rachmad Basari, menyebut bahwa total APBD Surabaya 2025 mencapai Rp12,3 triliun, dengan alokasi belanja fungsi pendidikan sebesar Rp2,588 triliun atau setara 20,96 persen.

 

“Anggaran ini tidak hanya ada di Dinas Pendidikan. Ada juga program pendidikan di perangkat daerah lain, seperti beasiswa, pelatihan, hingga pembangunan sarana pendidikan,” jelas Basari.

Baca Juga: Peduli Pendidikan di Ring Satu Kawasan, SIER Tebus Ijazah dan Bantu Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu

 

Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp2,335 triliun dikelola oleh Dinas Pendidikan, dan sisanya tersebar di kegiatan lain yang mendukung sektor pendidikan.

 

Basari menegaskan, saat ini metode penghitungan anggaran pendidikan telah diseragamkan secara nasional oleh Kemendagri dan Kemenkeu. “Pemkot Surabaya telah memenuhi kewajiban mandatory spending untuk sektor pendidikan dan infrastruktur,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.