Minggu, 06 Sep 2026 10:02 WIB

PGN 60 Tahun: Perluas Jaringan Gas Bumi dan Dukung Target NZE 2060

PGN
PGN

selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) genap berusia 60 tahun pada 13 Mei 2025. Dalam momentum ini, PGN menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan layanan pemanfaatan gas bumi demi mendukung masa depan energi bersih Indonesia.

Hingga saat ini, PGN telah melayani lebih dari 820.000 pelanggan di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota, dengan penguasaan 95% infrastruktur gas bumi nasional. Layanan mencakup sektor rumah tangga, industri, UMKM, kelistrikan, hingga transportasi. Volume penyaluran gas bumi PGN pada triwulan I 2025 tercatat sebesar 861 BBTUD, dengan volume transmisi mencapai 1.602 MMSCFD—mewakili 91% pangsa pasar gas bumi di Indonesia.

Baca Juga: Energi Bersih di Hari Kemerdekaan: Warga Semarang Nikmati Kepraktisan dan Hematnya Jargas PGN

Sebaran layanan PGN mencakup Aceh, Sumatera Utara, Riau, Batam, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan Timur. Gas bumi digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bahan bakar memasak, mesin industri dan pemanas, pembangkit listrik, bahan bakar kendaraan, hingga bahan baku pupuk.

Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, menegaskan bahwa 60 tahun perjalanan PGN menjadi pijakan untuk memperkuat layanan dan inovasi. Infrastruktur strategis seperti pipa transmisi South Sumatera–West Java (SSWJ), Arun–Belawan, West Java Area (WJA), Gresik–Semarang (Gresem), serta interkoneksi Cisem I dengan distribusi Jawa Tengah menjadi tulang punggung sistem gas nasional.

Selain gas pipa, PGN juga menyediakan layanan Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas (LNG) untuk menjangkau sektor rumah tangga, transportasi, dan industri di wilayah nonjaringan. Volume regasifikasi LNG saat ini telah mencapai 237 BBTUD, meningkat 39�n memperkuat keandalan pasokan kelistrikan serta industri.

Dalam upaya mendukung sektor kelistrikan, PGN tengah merancang penyaluran gas bumi untuk pembangkit di Papua. Melalui entitas anak, PGN menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra untuk proyek gasifikasi di Jayapura, Nabire, Biak, dan Manokwari.

Baca Juga: PGN Sabet Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menegaskan bahwa Holding Migas Pertamina mendorong PGN untuk terus meningkatkan perannya sebagai tulang punggung distribusi energi bersih nasional, sejalan dengan visi Presiden untuk mewujudkan swasembada energi.

“PGN memiliki peran strategis dalam agenda pembangunan nasional. Kami optimistis PGN mampu menjalankan amanah ini,” ujarnya saat perayaan HUT ke-60 PGN di Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menambahkan bahwa transformasi PGN harus terus didorong dengan semangat inovasi dan adaptasi terhadap dinamika energi global. “Pertamina dan PGN harus bahu-membahu menyalurkan gas bumi sebagai energi bersih yang berkelanjutan di tanah air,” kata Simon.

Baca Juga: Operasikan CISEM II, Cara PGN Group Perkuat Konektivitas Infrastruktur Gas Bumi Nasional

PGN juga terus mendorong pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga dan penguatan sistem transmisi-distribusi nasional. Guna mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060, PGN kini tengah mengembangkan biomethane melalui kerja sama dengan konsorsium Jepang.

“Masih banyak tantangan dan peluang yang akan kami tempuh. PGN akan terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat dan industri terhadap energi bersih,” pungkas Arief.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.