Selasa, 03 Feb 2026 23:59 WIB

PGN 60 Tahun: Perluas Jaringan Gas Bumi dan Dukung Target NZE 2060

PGN
PGN

selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) genap berusia 60 tahun pada 13 Mei 2025. Dalam momentum ini, PGN menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan layanan pemanfaatan gas bumi demi mendukung masa depan energi bersih Indonesia.

Hingga saat ini, PGN telah melayani lebih dari 820.000 pelanggan di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota, dengan penguasaan 95% infrastruktur gas bumi nasional. Layanan mencakup sektor rumah tangga, industri, UMKM, kelistrikan, hingga transportasi. Volume penyaluran gas bumi PGN pada triwulan I 2025 tercatat sebesar 861 BBTUD, dengan volume transmisi mencapai 1.602 MMSCFD—mewakili 91% pangsa pasar gas bumi di Indonesia.

Baca Juga: Dukung Operasional 24 Jam, PGN Pastikan Pasokan Gas ke RSUP Dr. Sardjito

Sebaran layanan PGN mencakup Aceh, Sumatera Utara, Riau, Batam, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan Timur. Gas bumi digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bahan bakar memasak, mesin industri dan pemanas, pembangkit listrik, bahan bakar kendaraan, hingga bahan baku pupuk.

Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, menegaskan bahwa 60 tahun perjalanan PGN menjadi pijakan untuk memperkuat layanan dan inovasi. Infrastruktur strategis seperti pipa transmisi South Sumatera–West Java (SSWJ), Arun–Belawan, West Java Area (WJA), Gresik–Semarang (Gresem), serta interkoneksi Cisem I dengan distribusi Jawa Tengah menjadi tulang punggung sistem gas nasional.

Selain gas pipa, PGN juga menyediakan layanan Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas (LNG) untuk menjangkau sektor rumah tangga, transportasi, dan industri di wilayah nonjaringan. Volume regasifikasi LNG saat ini telah mencapai 237 BBTUD, meningkat 39�n memperkuat keandalan pasokan kelistrikan serta industri.

Dalam upaya mendukung sektor kelistrikan, PGN tengah merancang penyaluran gas bumi untuk pembangkit di Papua. Melalui entitas anak, PGN menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra untuk proyek gasifikasi di Jayapura, Nabire, Biak, dan Manokwari.

Baca Juga: Libur Nataru 2026, BPH Migas dan PGN Jamin Keandalan Gas Bumi di Jatim

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menegaskan bahwa Holding Migas Pertamina mendorong PGN untuk terus meningkatkan perannya sebagai tulang punggung distribusi energi bersih nasional, sejalan dengan visi Presiden untuk mewujudkan swasembada energi.

“PGN memiliki peran strategis dalam agenda pembangunan nasional. Kami optimistis PGN mampu menjalankan amanah ini,” ujarnya saat perayaan HUT ke-60 PGN di Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menambahkan bahwa transformasi PGN harus terus didorong dengan semangat inovasi dan adaptasi terhadap dinamika energi global. “Pertamina dan PGN harus bahu-membahu menyalurkan gas bumi sebagai energi bersih yang berkelanjutan di tanah air,” kata Simon.

Baca Juga: Infrastruktur Offtake Tandes Perkuat Layanan Gas Bumi Surabaya

PGN juga terus mendorong pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga dan penguatan sistem transmisi-distribusi nasional. Guna mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060, PGN kini tengah mengembangkan biomethane melalui kerja sama dengan konsorsium Jepang.

“Masih banyak tantangan dan peluang yang akan kami tempuh. PGN akan terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat dan industri terhadap energi bersih,” pungkas Arief.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.