Kamis, 04 Jun 2026 06:14 WIB

Khofifah Desak Rekrutmen PMI Diperketat, Cegah Eksploitasi dan Perdagangan Organ

Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mendesak pengetatan proses rekrutmen Pekerja Migran Indonesia (PMI) guna mencegah maraknya eksploitasi dan praktik perdagangan organ.

 

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Sidak Pengambilan PIN SPMB di SMA Surabaya, Ini yang Ditemukan

Desakan itu disampaikan Khofifah menyusul temuan praktik rekrutmen ilegal yang melibatkan jaringan informal di tingkat desa. “Rekrutmen secara informal, antar tetangga atau keluarga, menjadi celah utama masuknya eksploitasi,” ujar Khofifah, Kamis (15/5/2025).

 

Ia menyebut telah berkoordinasi dengan Kapolda Jatim serta para bupati dan wali kota untuk membongkar jaringan tersebut. Namun, minimnya transparansi dan pengawasan masih menjadi kendala utama dalam pencegahan.

 

Khofifah mengungkapkan bahwa jumlah PMI yang dipulangkan dalam kondisi memprihatinkan terus meningkat. Selain eksploitasi kerja, terdapat pula kasus PMI yang dijadikan pekerja seks atau bahkan korban perdagangan organ.

 

“Ada yang awalnya dijanjikan kerja administratif, tapi justru dipaksa menjadi pekerja seks atau korban perdagangan organ,” tegasnya.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

 

Kabupaten Ponorogo menjadi perhatian khusus karena merupakan daerah penyumbang PMI terbesar di Jawa Timur. Khofifah menekankan, yang perlu diperbaiki bukan hanya jumlah pengiriman, melainkan sistem rekrutmen dan perlindungannya.

 

Ia mendorong penguatan pelatihan vokasional agar PMI memiliki keterampilan yang terstandarisasi dan mampu bersaing di pasar kerja internasional. Selain itu, ia menyerukan peningkatan kerja sama dengan negara-negara penempatan untuk memastikan perlindungan hak PMI.

 

Baca Juga: Kemiskinan di Jatim Kini Turun Signifikan, Berikut Rincian Lengkapnya

Langkah lainnya yakni koordinasi dengan Kementerian PUPR agar PMI bisa mengakses program rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Kami mencari format agar PMI juga bisa memperoleh rumah melalui skema MBR,” jelasnya.

 

Khofifah berharap seluruh elemen masyarakat ikut aktif mengawasi dan melaporkan indikasi praktik rekrutmen ilegal. “Perlindungan PMI adalah upaya bersama untuk mencegah pelanggaran HAM dan memastikan mereka bekerja secara aman dan bermartabat,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.