Senin, 02 Feb 2026 01:00 WIB

Tanam Pohon Maja di IKN, Khofifah Tegaskan Peran Strategis Jatim

Gubernur Khofifah tanam pohon maja
Gubernur Khofifah tanam pohon maja

selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memimpin penanaman delapan pohon Maja di Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Senin (12/5/2025). Acara ini turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, serta jajaran Pengurus Pusat Muslimat NU.

 

Baca Juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

Penanaman pohon Maja yang identik dengan Kerajaan Majapahit menjadi simbol kuat kolaborasi Jawa Timur dalam pembangunan IKN. Khofifah menjelaskan, pemilihan pohon Maja bukan tanpa alasan.

 

“Pohon Maja identik dengan Majapahit, kerajaan yang melahirkan konsep Bhinneka Tunggal Ika dan Nusantara,” ujarnya.

 

Khofifah menyebut penanaman ini merepresentasikan semangat persatuan dalam keberagaman serta optimisme Jawa Timur untuk berperan sebagai “Gerbang Baru Nusantara”. Ia menegaskan, Jawa Timur bukan sekadar mitra, tetapi bagian integral dari pembangunan nasional.

 

Senada, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud yang turut menanam pohon Kayu Ulin—pohon endemik Kalimantan yang dikenal kuat dan tahan lama—juga menyampaikan dukungannya terhadap peran Jawa Timur.

 

“Ibu kota di Kalimantan Timur, gerbang barunya di Jawa Timur,” tegas Rudy.

 

Baca Juga: F Bagus Panuntun Jabat Plt Wali Kota Madiun, Khofifah Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu

Khofifah menambahkan, pohon Maja memiliki makna historis dan filosofis yang mendalam. Buah Maja diyakini menjadi asal mula nama Majapahit, yang melambangkan kejayaan peradaban Nusantara.

 

“Semangat Majapahit—kekuatan, persatuan, dan kearifan lokal—masih sangat relevan dalam membangun IKN,” ungkapnya.

 

Khofifah juga menyoroti posisi strategis Jawa Timur sebagai simpul logistik, perdagangan, dan pusat sumber daya manusia yang mendukung percepatan pembangunan IKN. Hal ini diperkuat dengan capaian Misi Dagang Pemprov Jatim ke Kalimantan Timur yang menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp1,053 triliun.

 

Baca Juga: Soal Kasus Nopol Alphard Gubernur Khofifah Bungkam, Penyelidikan Polisi Mandek, Kebal Hukum?

Menurut Khofifah, nilai tersebut bukan sekadar angka, tetapi bukti nyata sinergi dan kepercayaan antardaerah. Ia juga menekankan hubungan historis dan emosional antara Jawa Timur dan Kalimantan Timur, di mana banyak warga Jatim telah berkontribusi dalam kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi di Kaltim.

 

Ia berharap pembangunan IKN tak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kolaborasi dan rasa memiliki. Melalui penanaman pohon Maja, Khofifah menegaskan kesiapan Jawa Timur untuk terus berperan dalam mendukung pertumbuhan IKN yang inklusif dan berkelanjutan.

 

“Sinergi dan komitmen antarwilayah akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan IKN, dan Jawa Timur siap menjadi bagian penting dari proses itu,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.