Kamis, 03 Sep 2026 15:29 WIB

Embarkasi Haji Surabaya Siap Berangkatkan Kloter Pertama ke Tanah Suci  

Jemaah haji
Jemaah haji

selalu.id - Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menyatakan kesiapan penuh dalam melayani keberangkatan kloter pertama jemaah haji. Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, mengungkapkan bahwa berbagai persiapan telah dimaksimalkan, mulai dari kesiapan petugas pendukung di Asrama Haji Sukolilo hingga koordinasi dengan instansi terkait untuk kelancaran perjalanan menuju Bandara Juanda.

 

Baca Juga: Operasional Kepulangan Jemaah Haji Jatim di Debarkasi Surabaya Tuntas

"Semalam kami telah melakukan simulasi, mulai dari proses pengantaran jemaah dari Asrama Haji Sukolilo ke bandara. Alhamdulillah, pagi ini semua berjalan lancar," ujar As'adul Anam, yang juga menjabat sebagai Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jatim, saat ditemui di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Kamis (1/5/2025) pagi.

 

Kloter pertama terdiri dari 376 jemaah asal Kabupaten Tulungagung, dan dijadwalkan berangkat pukul 07.40 WIB menuju Madinah. Selama di asrama, jemaah menjalani pembinaan ibadah, pemeriksaan kesehatan, dan proses lainnya, dengan estimasi waktu sekitar dua jam per kloter.

 

As'adul Anam juga menekankan pentingnya pengawasan barang bawaan jemaah. "Tidak mungkin ada kloter yang benar-benar bersih dari barang terlarang," ujarnya.

 

Karena itu, pemeriksaan akan dilakukan secara ketat dengan alat X-ray dan pemeriksaan manual. Barang-barang yang dilarang, seperti korek api gas dan peralatan masak, akan disita.

Baca Juga: Hari ke-10, Debarkasi Surabaya Terima 14.781 Jemaah Haji

 

Terkait dokumen perjalanan, seluruh jemaah yang akan berangkat telah memiliki paspor. Namun, beberapa jemaah cadangan masih dalam proses. Data dan perkembangan jemaah cadangan akan diperbarui setiap pukul 15.00 WIB oleh pusat.

 

PPIH juga terus menghitung jumlah jemaah lanjut usia (di atas 65 tahun) untuk menyesuaikan proses keberangkatan. Untuk memastikan kelancaran menuju bandara, PPIH telah bekerja sama dengan kepolisian dalam pengaturan lalu lintas.

 

Baca Juga: Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Estimasi waktu tempuh dari asrama ke Bandara Juanda adalah maksimal satu jam, namun dengan jalur cepat (fast track), proses keseluruhan dapat memakan waktu hingga empat jam. Pengurusan koper juga mengikuti SOP ketat, termasuk pemeriksaan oleh Bea Cukai.

 

Sebagai informasi, setiap jemaah akan menerima uang saku sebesar 750 riyal yang pencairannya dilakukan melalui sistem one stop service. PPIH berharap seluruh jemaah dapat berangkat dengan lancar dan tiba selamat di Tanah Suci.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.