Siap Kerahkan Massa, Ini Tuntutan Buruh untuk Gubernur Jatim di May Day 2025
- Penulis : Dony Maulana
- | Rabu, 30 Apr 2025 16:52 WIB
selalu.id - Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2025, serikat buruh di Jawa Timur (Jatim) bersiap menggelar aksi demonstrasi dengan dua tuntutan utama: penghapusan pajak dan denda kendaraan bermotor hingga akhir tahun, serta penghentian praktik penahanan ijazah oleh perusahaan.
Baca Juga: KontraS Sebut Ada Dua Mahasiswa yang Diamankan saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya
Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno, merespons positif aspirasi tersebut. Ia menegaskan bahwa penahanan ijazah setelah masa kerja berakhir merupakan pelanggaran hak pekerja.
“Penahanan ijazah sebagai jaminan hutang adalah tindakan tidak adil dan harus dihentikan,” ujar Untari, Rabu (30/4/2025).
Baca Juga: Aktivis Perempuan yang Orasi saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya Turut Diamankan
Terkait penghapusan pajak, Untari menyebut hal itu menjadi kewenangan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Namun, ia menyambut baik usulan buruh dan menyatakan pentingnya kajian bersama Bappeda untuk melihat dampaknya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), terlebih dengan adanya pengurangan anggaran pusat sebesar Rp 5 triliun.
“Jika bisa meningkatkan kepatuhan pajak tanpa menggerus PAD secara signifikan, kebijakan ini patut dipertimbangkan,” tambahnya.
Baca Juga: Polisi Amankan Belasan Provokator dalam Demo Ricuh di Grahadi Surabaya
Ia mendorong adanya dialog langsung antara Gubernur dan perwakilan buruh guna menemukan solusi bersama yang mengakomodasi kebutuhan pekerja.
Editor : Ading