Jumat, 23 Okt 2026 14:29 WIB

Dua Hari Duduki Grahadi, Ratusan Karyawan PT Pakerin Tuntut Upah Dibayar

selalu.id — Ratusan karyawan PT Pakerin kembali menduduki Gedung Istana Grahadi Surabaya selama dua hari berturut-turut, sejak Selasa (23/12/2025) hingga Rabu (24/12/2025). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut kejelasan ancaman pemutusan hubungan kerja terhadap 2.500 pekerja, pembayaran upah yang tertunda selama beberapa bulan, serta pembukaan pemblokiran Administrasi Hukum Umum (AHU) perusahaan.

Sebelumnya, para karyawan juga menggelar aksi di Kantor Gubernuran Jawa Timur di sekitar Tugu Pahlawan selama beberapa hari. Selain itu, massa sempat memblokade Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur di Jalan Kayoon selama tiga hari tiga malam.

Baca Juga: Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Sekitar 1.200 karyawan PT Pakerin dari Mojokerto turut bergabung dalam aksi di Grahadi pada Kamis (18/12/2025). Aksi tersebut juga diikuti anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan KAHUDTINDO.

Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Aneka Industri FSPMI PT Pakerin, Ipang Sugiasmoro, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus mengambil peran aktif dalam penyelesaian persoalan tersebut.

“Berbagai upaya sudah kami tempuh, mulai dari OJK, LPS, Kanwil Kemenkumham, hingga kepolisian. Saat ini, kami menunggu peran nyata Pemprov Jatim untuk menyelesaikan seluruh permasalahan,” tegas Ipang.

Baca Juga: Demo di Grahadi Surabaya, Massa Tuntut Prabowo-Gibran Mundur dari Jabatannya

Ia menambahkan, para pekerja akan tetap bertahan di lokasi aksi hingga ada langkah konkret dari pemerintah.

“Jika pemerintah tidak peduli, kami akan menginap di sini sampai persoalan kami selesai,” ujarnya.

Baca Juga: BEM SI Jatim Gelar Aksi Simbolik di Grahadi Surabaya, Soroti Ketimpangan Anggaran Bencana

Menanggapi aksi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Sekretaris Daerah dan Dinas Tenaga Kerja telah memfasilitasi tuntutan para pekerja. Berdasarkan berita acara koordinasi, pertemuan antara perwakilan karyawan, Sekda Jawa Timur, dan Kanwil Kemenkum Jawa Timur telah digelar pada Jumat (19/12/2025) untuk membahas upaya penyelesaian.

Massa aksi menegaskan akan mendirikan tenda perjuangan tanpa batas waktu dan menduduki instansi terkait apabila pertemuan lanjutan dibatalkan atau hasilnya tidak sesuai dengan tuntutan para pekerja.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

Tilang manual akan difokuskan pada pelanggaran kasat mata, antara lain pengendara yang melawan arus, menggunakan knalpot brong.

Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

Kehilangan sarana itu sempat mengancam kelancaran pengangkutan sampah dari rumah warga ke Tempat Penampungan Sementara.

Ngaku Imam Mahdi, Pria di Bangkalan Tipu Korban Miliaran Modus Jual Tiket Surga dan Top Up Umur

Hingga saat ini sudah ada empat orang korban yang melapor ke polisi.

Pemkab Mojokerto Gelontorkan Rp812 Juta Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Berprestasi

Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.