Senin, 07 Sep 2026 00:45 WIB

Dua Hari Duduki Grahadi, Ratusan Karyawan PT Pakerin Tuntut Upah Dibayar

selalu.id — Ratusan karyawan PT Pakerin kembali menduduki Gedung Istana Grahadi Surabaya selama dua hari berturut-turut, sejak Selasa (23/12/2025) hingga Rabu (24/12/2025). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut kejelasan ancaman pemutusan hubungan kerja terhadap 2.500 pekerja, pembayaran upah yang tertunda selama beberapa bulan, serta pembukaan pemblokiran Administrasi Hukum Umum (AHU) perusahaan.

Sebelumnya, para karyawan juga menggelar aksi di Kantor Gubernuran Jawa Timur di sekitar Tugu Pahlawan selama beberapa hari. Selain itu, massa sempat memblokade Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur di Jalan Kayoon selama tiga hari tiga malam.

Baca Juga: BEM SI Jatim Gelar Aksi Simbolik di Grahadi Surabaya, Soroti Ketimpangan Anggaran Bencana

Sekitar 1.200 karyawan PT Pakerin dari Mojokerto turut bergabung dalam aksi di Grahadi pada Kamis (18/12/2025). Aksi tersebut juga diikuti anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan KAHUDTINDO.

Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Aneka Industri FSPMI PT Pakerin, Ipang Sugiasmoro, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus mengambil peran aktif dalam penyelesaian persoalan tersebut.

“Berbagai upaya sudah kami tempuh, mulai dari OJK, LPS, Kanwil Kemenkumham, hingga kepolisian. Saat ini, kami menunggu peran nyata Pemprov Jatim untuk menyelesaikan seluruh permasalahan,” tegas Ipang.

Baca Juga: KontraS Sebut Ada Dua Mahasiswa yang Diamankan saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya

Ia menambahkan, para pekerja akan tetap bertahan di lokasi aksi hingga ada langkah konkret dari pemerintah.

“Jika pemerintah tidak peduli, kami akan menginap di sini sampai persoalan kami selesai,” ujarnya.

Baca Juga: Aktivis Perempuan yang Orasi saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya Turut Diamankan

Menanggapi aksi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Sekretaris Daerah dan Dinas Tenaga Kerja telah memfasilitasi tuntutan para pekerja. Berdasarkan berita acara koordinasi, pertemuan antara perwakilan karyawan, Sekda Jawa Timur, dan Kanwil Kemenkum Jawa Timur telah digelar pada Jumat (19/12/2025) untuk membahas upaya penyelesaian.

Massa aksi menegaskan akan mendirikan tenda perjuangan tanpa batas waktu dan menduduki instansi terkait apabila pertemuan lanjutan dibatalkan atau hasilnya tidak sesuai dengan tuntutan para pekerja.

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.