Minggu, 15 Feb 2026 12:27 WIB

Dua Hari Duduki Grahadi, Ratusan Karyawan PT Pakerin Tuntut Upah Dibayar

selalu.id — Ratusan karyawan PT Pakerin kembali menduduki Gedung Istana Grahadi Surabaya selama dua hari berturut-turut, sejak Selasa (23/12/2025) hingga Rabu (24/12/2025). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut kejelasan ancaman pemutusan hubungan kerja terhadap 2.500 pekerja, pembayaran upah yang tertunda selama beberapa bulan, serta pembukaan pemblokiran Administrasi Hukum Umum (AHU) perusahaan.

Sebelumnya, para karyawan juga menggelar aksi di Kantor Gubernuran Jawa Timur di sekitar Tugu Pahlawan selama beberapa hari. Selain itu, massa sempat memblokade Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur di Jalan Kayoon selama tiga hari tiga malam.

Baca Juga: Terdakwa Bom Molotov Demo Grahadi Wafat, Proses Hukum Gugur

Sekitar 1.200 karyawan PT Pakerin dari Mojokerto turut bergabung dalam aksi di Grahadi pada Kamis (18/12/2025). Aksi tersebut juga diikuti anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan KAHUDTINDO.

Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Aneka Industri FSPMI PT Pakerin, Ipang Sugiasmoro, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus mengambil peran aktif dalam penyelesaian persoalan tersebut.

“Berbagai upaya sudah kami tempuh, mulai dari OJK, LPS, Kanwil Kemenkumham, hingga kepolisian. Saat ini, kami menunggu peran nyata Pemprov Jatim untuk menyelesaikan seluruh permasalahan,” tegas Ipang.

Baca Juga: Pembuat Molotov untuk Demo Grahadi Terancam UU Darurat, Pelaku Belajar dari Internet

Ia menambahkan, para pekerja akan tetap bertahan di lokasi aksi hingga ada langkah konkret dari pemerintah.

“Jika pemerintah tidak peduli, kami akan menginap di sini sampai persoalan kami selesai,” ujarnya.

Baca Juga: Demo Grahadi: Sinergi TNI, Pemprov, dan Damkar Redakan Kericuhan

Menanggapi aksi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Sekretaris Daerah dan Dinas Tenaga Kerja telah memfasilitasi tuntutan para pekerja. Berdasarkan berita acara koordinasi, pertemuan antara perwakilan karyawan, Sekda Jawa Timur, dan Kanwil Kemenkum Jawa Timur telah digelar pada Jumat (19/12/2025) untuk membahas upaya penyelesaian.

Massa aksi menegaskan akan mendirikan tenda perjuangan tanpa batas waktu dan menduduki instansi terkait apabila pertemuan lanjutan dibatalkan atau hasilnya tidak sesuai dengan tuntutan para pekerja.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemulihan Dampak Banjir, Pemkab Jember Utamakan Kerja Lapangan 

Jembatan terdampak serta jalan provinsi yang melintasi wilayah Gumukmas, Kencong dan Jombang jadi perhatian.

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Pemkot Surabaya mengajak pelajar yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang pembentukan karakter.

Target Suara Golkar Naik 20 Persen, Arif Fathoni Gelar Ziarah Wali Lima di Dapil 3 Surabaya

Ziarah dipilih karena memiliki makna spiritual sekaligus mempererat komunikasi langsung antara wakil rakyat dan warga.

Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

Seleksi terbuka bagi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, pengusaha, hingga aktvis organisasi masyarakat dan agama.

Lebaran Idul Fitri Tahun Ini, Penjahit Padat Karya Surabaya Cairkan Tabungan Rp50,4 Juta

Uci menjelaskan, skema tabungan dilakukan dengan menyisihkan sebagian ongkos jahit setiap kali menerima pekerjaan.

Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

Peserta donor berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari karyawan aktif SIER, para pensiunan, tenant kawasan industri, hingga masyarakat umum.