Kamis, 23 Jul 2026 01:02 WIB

Dua Hari Duduki Grahadi, Ratusan Karyawan PT Pakerin Tuntut Upah Dibayar

selalu.id — Ratusan karyawan PT Pakerin kembali menduduki Gedung Istana Grahadi Surabaya selama dua hari berturut-turut, sejak Selasa (23/12/2025) hingga Rabu (24/12/2025). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut kejelasan ancaman pemutusan hubungan kerja terhadap 2.500 pekerja, pembayaran upah yang tertunda selama beberapa bulan, serta pembukaan pemblokiran Administrasi Hukum Umum (AHU) perusahaan.

Sebelumnya, para karyawan juga menggelar aksi di Kantor Gubernuran Jawa Timur di sekitar Tugu Pahlawan selama beberapa hari. Selain itu, massa sempat memblokade Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur di Jalan Kayoon selama tiga hari tiga malam.

Baca Juga: KontraS Sebut Ada Dua Mahasiswa yang Diamankan saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya

Sekitar 1.200 karyawan PT Pakerin dari Mojokerto turut bergabung dalam aksi di Grahadi pada Kamis (18/12/2025). Aksi tersebut juga diikuti anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan KAHUDTINDO.

Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Aneka Industri FSPMI PT Pakerin, Ipang Sugiasmoro, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus mengambil peran aktif dalam penyelesaian persoalan tersebut.

“Berbagai upaya sudah kami tempuh, mulai dari OJK, LPS, Kanwil Kemenkumham, hingga kepolisian. Saat ini, kami menunggu peran nyata Pemprov Jatim untuk menyelesaikan seluruh permasalahan,” tegas Ipang.

Baca Juga: Aktivis Perempuan yang Orasi saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya Turut Diamankan

Ia menambahkan, para pekerja akan tetap bertahan di lokasi aksi hingga ada langkah konkret dari pemerintah.

“Jika pemerintah tidak peduli, kami akan menginap di sini sampai persoalan kami selesai,” ujarnya.

Baca Juga: Polisi Amankan Belasan Provokator dalam Demo Ricuh di Grahadi Surabaya

Menanggapi aksi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Sekretaris Daerah dan Dinas Tenaga Kerja telah memfasilitasi tuntutan para pekerja. Berdasarkan berita acara koordinasi, pertemuan antara perwakilan karyawan, Sekda Jawa Timur, dan Kanwil Kemenkum Jawa Timur telah digelar pada Jumat (19/12/2025) untuk membahas upaya penyelesaian.

Massa aksi menegaskan akan mendirikan tenda perjuangan tanpa batas waktu dan menduduki instansi terkait apabila pertemuan lanjutan dibatalkan atau hasilnya tidak sesuai dengan tuntutan para pekerja.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.