Selasa, 21 Jul 2026 06:44 WIB

May Day, Ribuan Buruh Diprediksi Bakal Geruduk Grahadi

Ilustrasi demo
Ilustrasi demo

selalu.id - Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja di Jawa Timur (Jatim) diprediksi akan menggelar demonstrasi besar-besaran di depan kantor Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, pada peringatan Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2025. Sekitar 10.000 buruh diperkirakan memadati kawasan Gedung Negara Grahadi, dengan titik kumpul utama di frontage road Jalan A. Yani dan Kejaksaan Tinggi Jatim.

 

Baca Juga: KontraS Sebut Ada Dua Mahasiswa yang Diamankan saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya

Wakil Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KFPI) Jatim, Nuruddin Hidayat, menegaskan kesiapan massa aksi. “Kami akan menyampaikan sejumlah tuntutan strategis, termasuk pengawasan terhadap penghapusan pajak kendaraan bermotor dan penghentian praktik penahanan ijazah,” ujarnya.

 

Aksi ini merupakan puncak dari serangkaian upaya buruh untuk menyuarakan aspirasi yang belum terpenuhi. Salah satu tuntutan utama adalah penghapusan pajak dan denda kendaraan bermotor hingga akhir 2025. Nuruddin menilai kebijakan ini penting, mengingat dampak pandemi Covid-19 yang memukul perekonomian buruh.

 

“Banyak buruh kesulitan membayar pajak selama pandemi. Kami menuntut penghapusan pajak dan denda sebagai bentuk keringanan,” jelasnya.

 

Baca Juga: Aktivis Perempuan yang Orasi saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya Turut Diamankan

Selain itu, buruh juga mendesak penyelesaian masalah upah minimum regional (UMR) yang dinilai belum layak. Penahanan ijazah oleh perusahaan turut menjadi sorotan. “Itu merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan harus segera dihentikan,” tegas Nuruddin.

 

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Sidoarjo juga akan bergabung, dengan mengerahkan sekitar 1.000 anggotanya. Sekretaris FSPMI PC Sidoarjo, Achmad Chikam, menyatakan sebelum berangkat ke Surabaya, pihaknya akan menyampaikan aspirasi terlebih dahulu ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

 

Baca Juga: Polisi Amankan Belasan Provokator dalam Demo Ricuh di Grahadi Surabaya

FSPMI Sidoarjo secara khusus menuntut peningkatan akses pendidikan bagi anak buruh. “Kami meminta Pemkab Sidoarjo mengeluarkan Perda pendidikan gratis untuk anak buruh tingkat SMP dengan kuota 5 persen, dan mendesak Pemprov Jatim menaikkan kuota afirmasi anak buruh di SMA/SMK negeri dari 5 persen menjadi 15 persen,” kata Chikam.

 

Mereka juga mendesak pengalokasian APBD untuk penerima bantuan iuran (PBI) serta penerbitan Perda terkait pesangon.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.