Jumat, 05 Jun 2026 22:26 WIB

May Day, Ribuan Buruh Diprediksi Bakal Geruduk Grahadi

Ilustrasi demo
Ilustrasi demo

selalu.id - Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja di Jawa Timur (Jatim) diprediksi akan menggelar demonstrasi besar-besaran di depan kantor Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, pada peringatan Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2025. Sekitar 10.000 buruh diperkirakan memadati kawasan Gedung Negara Grahadi, dengan titik kumpul utama di frontage road Jalan A. Yani dan Kejaksaan Tinggi Jatim.

 

Baca Juga: Hasil May Day di Jatim, Berikut 7 Tuntutan Buruh yang di ACC Gubernur Khofifah

Wakil Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KFPI) Jatim, Nuruddin Hidayat, menegaskan kesiapan massa aksi. “Kami akan menyampaikan sejumlah tuntutan strategis, termasuk pengawasan terhadap penghapusan pajak kendaraan bermotor dan penghentian praktik penahanan ijazah,” ujarnya.

 

Aksi ini merupakan puncak dari serangkaian upaya buruh untuk menyuarakan aspirasi yang belum terpenuhi. Salah satu tuntutan utama adalah penghapusan pajak dan denda kendaraan bermotor hingga akhir 2025. Nuruddin menilai kebijakan ini penting, mengingat dampak pandemi Covid-19 yang memukul perekonomian buruh.

 

“Banyak buruh kesulitan membayar pajak selama pandemi. Kami menuntut penghapusan pajak dan denda sebagai bentuk keringanan,” jelasnya.

 

Baca Juga: May Day di Jember Berlangsung Khidmat, Buruh dan Pengusaha Perkuat Kolaborasi

Selain itu, buruh juga mendesak penyelesaian masalah upah minimum regional (UMR) yang dinilai belum layak. Penahanan ijazah oleh perusahaan turut menjadi sorotan. “Itu merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan harus segera dihentikan,” tegas Nuruddin.

 

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Sidoarjo juga akan bergabung, dengan mengerahkan sekitar 1.000 anggotanya. Sekretaris FSPMI PC Sidoarjo, Achmad Chikam, menyatakan sebelum berangkat ke Surabaya, pihaknya akan menyampaikan aspirasi terlebih dahulu ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

 

Baca Juga: Momen Wawali Surabaya Armuji Turun dalam May Day, Janjikan Perlindungan Buruh dan Ojol

FSPMI Sidoarjo secara khusus menuntut peningkatan akses pendidikan bagi anak buruh. “Kami meminta Pemkab Sidoarjo mengeluarkan Perda pendidikan gratis untuk anak buruh tingkat SMP dengan kuota 5 persen, dan mendesak Pemprov Jatim menaikkan kuota afirmasi anak buruh di SMA/SMK negeri dari 5 persen menjadi 15 persen,” kata Chikam.

 

Mereka juga mendesak pengalokasian APBD untuk penerima bantuan iuran (PBI) serta penerbitan Perda terkait pesangon.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.