Senin, 02 Feb 2026 21:09 WIB

Guru Banting Siswa di Turnamen, AFP Jatim: Penyelenggara Ceroboh, Ilegal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 29 Apr 2025 15:30 WIB
Sekretaris Jenderal AFP Jatim, Azhar
Sekretaris Jenderal AFP Jatim, Azhar

selalu.id – Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Timur menanggapi insiden guru yang membanting pelajar hingga mengalami retak tulang ekor dalam turnamen futsal pelajar di SMP Labschool Unesa 1 Surabaya. Insiden tersebut terjadi setelah pelatih berinisial BAZ yang juga seorang guru di SDN Simolawang, melakukan selebrasi kemenangan setelah timnya berhasil meraih kemenangan.

 

Baca Juga: Turnamen Futsal PWI, SMPN 1 Kota Mojokerto Raih Juara Pertama

Sekretaris Jenderal AFP Jatim, Azhar mengutuk keras insiden tersebut dan menilai penyebab utamanya adalah kelalaian penyelenggara turnamen yang tidak melakukan koordinasi dengan federasi futsal sebagai otoritas resmi.

 

“Ini perbuatan yang tidak terpuji. Baik secara pribadi maupun sebagai federasi, saya mengutuk keras. Penyelenggara lalai karena tidak berkoordinasi dengan Asosiasi Futsal Kota Surabaya maupun kami di tingkat provinsi,” tegas Azhar, saat ditemui selalu.id, di Kantor DPRD Surabaya.

 

Menurutnya, sebuah turnamen olahraga termasuk di tingkat pelajar seharusnya memenuhi sejumlah persyaratan standar, seperti adanya izin kepolisian, perangkat pertandingan resmi, wasit tersertifikasi, hingga pelatih yang memiliki lisensi. Namun dalam kasus ini, semua prosedur tersebut diabaikan.

 

“Pelatih yang melakukan tindakan kekerasan itu juga tidak punya lisensi. Harusnya ini tidak bisa terjadi jika ada koordinasi sejak awal,” jelasnya.

 

Anggota Komisi A DPRD Surabaya fraksi Gerindra itu juga menambahkan bahwa banyak event olahraga pelajar di Surabaya yang selama ini digelar tanpa melibatkan federasi, sehingga rawan menabrak regulasi.

Baca Juga: SMP Labschool Unesa 3 Surabaya Gelar ANSARA 2025, Gen Z Didorong jadi Pahlawan Bahasa

 

Ia mendorong Dispora dan Dinas Pendidikan lebih aktif mengedukasi penyelenggara agar melibatkan asosiasi resmi dalam setiap pelaksanaan event.

 

“Kalau federasi tahu, kami bisa turunkan pengawas pertandingan, wasit resmi, dan bantu pengamanan dengan koordinasi ke polisi. Sederhana sebenarnya, hanya butuh komunikasi dan ketertiban administrasi,” lanjutnya.

 

Baca Juga: Guru Banting Siswa di Surabaya, Wali Kota Eri: Beri Sanksi Terberat!

Azhar juga menegaskan bahwa penyelenggara turnamen harus bertanggung jawab, dan oknum pelatih harus diusut tuntas. Federasi juga siap mendorong Dewan dan pihak berwenang lain untuk memastikan kasus ini jadi pembelajaran keras bagi semua penyelenggara ke depan.

 

“Jangan sampai anak-anak yang punya potensi masa depan justru takut bertanding karena pengalaman traumatis seperti ini. Kita ingin event olahraga jadi ajang tumbuh kembang, bukan ajang kekerasan,” tutupnya.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, pelatih berinisial BAZ yang juga guru di SDN Simolawang, membanting seorang siswa MI Al Hidayah berinisial BAI usai pertandingan futsal pada Minggu (27/4/2025). Akibat aksi tersebut, korban mengalami retak tulang ekor dan saat ini masih dalam perawatan medis.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.