Kamis, 04 Jun 2026 20:54 WIB

Guru Banting Siswa di Surabaya, Wali Kota Eri: Beri Sanksi Terberat!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 29 Apr 2025 13:42 WIB
Guru banting siswa di turnamen futsal
Guru banting siswa di turnamen futsal

selalu.id – Insiden kekerasan yang melibatkan seorang guru saat pertandingan futsal di SMP Labschool Unesa 1 Surabaya menjadi perhatian serius Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

 

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

Eri menegaskan bahwa tindakan guru yang membanting siswa hingga mengalami cedera serius tidak dapat ditoleransi.

 

“Saya sudah instruksikan Dinas Pendidikan dan Inspektorat untuk menangani kasus ini secara tuntas. Guru tersebut harus diberi sanksi terberat. Apalagi, laporan ke polisi juga sudah dilakukan,” tegas Eri, Selasa (29/4/2025).

 

Menurutnya, guru seharusnya menjadi contoh kasih sayang dan pelindung bagi murid, bukan justru menjadi sumber bahaya.

 

“Guru adalah orang tua di sekolah. Segala bentuk kekerasan, apalagi terhadap anak-anak, tidak bisa ditoleransi. Terima kasih untuk semua guru yang telah mengabdi dengan baik. Namun bagi yang melanggar, harus siap menerima sanksi,” tambahnya.

 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menjelaskan bahwa pihaknya telah bertindak cepat. Guru berinisial BAZ, yang mengajar di SDN Simolawang, telah dipanggil dan dijatuhi sanksi sementara berupa larangan mengajar hingga proses pemeriksaan selesai.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

 

“Guru tersebut hari ini kembali kami panggil untuk pemeriksaan lanjutan. Prosesnya akan dilanjutkan oleh Inspektorat Kota Surabaya,” ungkap Yusuf.

 

Yusuf juga memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan.

 

“Orang tua korban sudah membuat laporan di Polrestabes Surabaya. Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk penanganan selanjutnya,” ujarnya.

Baca Juga: Dianggap Ganggu Estetika Kota, Fasad Eks Toko Nam Akan Dibongkar Pemkot Surabaya

 

Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Turnamen olahraga di sekolah seharusnya menjadi ajang yang menyenangkan dan mendorong pengembangan potensi anak, bukan malah menjadi sumber trauma.

 

Sebelumnya, insiden ini terjadi pada Minggu (27/4/2025) setelah pertandingan futsal. Korban berinisial BAI, siswa MI Al Hidayah, dibanting oleh pelatih futsal SDN Simolawang, BAZ, yang juga guru di sekolah tersebut. Akibat kejadian itu, BAI mengalami retak pada tulang ekor dan harus mendapatkan perawatan medis.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.