Selasa, 21 Jul 2026 10:57 WIB

Guru Banting Siswa di Surabaya, Wali Kota Eri: Beri Sanksi Terberat!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 29 Apr 2025 13:42 WIB
Guru banting siswa di turnamen futsal
Guru banting siswa di turnamen futsal

selalu.id – Insiden kekerasan yang melibatkan seorang guru saat pertandingan futsal di SMP Labschool Unesa 1 Surabaya menjadi perhatian serius Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

Eri menegaskan bahwa tindakan guru yang membanting siswa hingga mengalami cedera serius tidak dapat ditoleransi.

 

“Saya sudah instruksikan Dinas Pendidikan dan Inspektorat untuk menangani kasus ini secara tuntas. Guru tersebut harus diberi sanksi terberat. Apalagi, laporan ke polisi juga sudah dilakukan,” tegas Eri, Selasa (29/4/2025).

 

Menurutnya, guru seharusnya menjadi contoh kasih sayang dan pelindung bagi murid, bukan justru menjadi sumber bahaya.

 

“Guru adalah orang tua di sekolah. Segala bentuk kekerasan, apalagi terhadap anak-anak, tidak bisa ditoleransi. Terima kasih untuk semua guru yang telah mengabdi dengan baik. Namun bagi yang melanggar, harus siap menerima sanksi,” tambahnya.

 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menjelaskan bahwa pihaknya telah bertindak cepat. Guru berinisial BAZ, yang mengajar di SDN Simolawang, telah dipanggil dan dijatuhi sanksi sementara berupa larangan mengajar hingga proses pemeriksaan selesai.

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

 

“Guru tersebut hari ini kembali kami panggil untuk pemeriksaan lanjutan. Prosesnya akan dilanjutkan oleh Inspektorat Kota Surabaya,” ungkap Yusuf.

 

Yusuf juga memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan.

 

“Orang tua korban sudah membuat laporan di Polrestabes Surabaya. Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk penanganan selanjutnya,” ujarnya.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

 

Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Turnamen olahraga di sekolah seharusnya menjadi ajang yang menyenangkan dan mendorong pengembangan potensi anak, bukan malah menjadi sumber trauma.

 

Sebelumnya, insiden ini terjadi pada Minggu (27/4/2025) setelah pertandingan futsal. Korban berinisial BAI, siswa MI Al Hidayah, dibanting oleh pelatih futsal SDN Simolawang, BAZ, yang juga guru di sekolah tersebut. Akibat kejadian itu, BAI mengalami retak pada tulang ekor dan harus mendapatkan perawatan medis.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.